
Strava kembali memperluas fungsi aplikasinya agar tidak hanya berguna untuk lari dan bersepeda. Memasuki bulan Juni 2026, platform ini merilis deretan fitur baru yang menyentuh pemulihan cedera, latihan kekuatan, hingga navigasi rute yang lebih aman.
Pembaruan ini penting bagi pengguna yang ingin memantau olahraga secara lebih menyeluruh. Data aktivitas kini tidak lagi berhenti pada kardio luar ruangan, tetapi juga merangkum proses pemulihan dan latihan di gym dengan indikator yang lebih presisi.
Pemulihan cedera ikut tercatat rapi
Salah satu fitur baru yang paling menonjol adalah menu Terapi Fisik. Fitur ini hadir sebagai jenis olahraga resmi di Strava dan ditujukan untuk pengguna yang sedang menjalani rehabilitasi cedera.
Melalui menu itu, progres latihan seperti heel slides, latihan rentang gerak sendi, hingga sesi fisioterapi berat bisa terekam sebagai bagian dari aktivitas harian. Strava menempatkan fitur ini sebagai cara untuk memvalidasi proses pemulihan yang selama ini kerap tidak terdokumentasi dengan baik di aplikasi kebugaran.
Latihan kekuatan kini tersinkron otomatis
Strava juga mulai memberi perhatian lebih besar kepada pengguna angkat beban. Perusahaan menggandeng 14 kemitraan baru, termasuk Garmin, WHOOP, Amazfit, COROS, dan jaringan 24 Hour Fitness, untuk mengintegrasikan data latihan kekuatan secara real-time.
Integrasi ini membuat set, repetisi, dan total beban yang diangkat bisa masuk otomatis tanpa input manual. Profil pengguna juga akan menampilkan peta otot atau muscle map yang terisi otomatis untuk menunjukkan intensitas latihan kepada komunitas.
Lima format berbagi visual baru
Pembaruan ini tidak hanya fokus pada data, tetapi juga pada cara pengguna membagikan progresnya. Strava menghadirkan lima format berbagi visual baru yang dibuat lebih menarik secara tampilan.
Salah satunya adalah muscle map transparan yang bisa dibagikan ke platform media sosial lain di luar ekosistem Strava. Pendekatan ini memberi ruang bagi pengguna yang ingin menampilkan progres latihan secara lebih estetik dan mudah dibaca.
Program latihan premium jadi lebih personal
Untuk pengguna premium, Strava mengklaim pengalaman latihan kini terasa lebih bernilai. Sistem akan menyusun rekomendasi latihan harian dan informasi gizi berdasarkan target utama yang dimasukkan pengguna.
Model ini membuat program latihan terasa lebih personal karena penyesuaian dilakukan otomatis oleh algoritma. Bagi pengguna yang mengejar target tertentu, fitur ini dirancang untuk memberi panduan yang lebih terarah dari hari ke hari.
Peringatan keluar rute untuk pelari dan pesepeda
Bagi yang sering menjajal rute baru, Strava merilis Route Deviation Alerts. Fitur ini dibuat untuk membantu pengguna tetap berada di jalur awal saat berlari atau bersepeda.
Saat sistem mendeteksi pengguna mulai melenceng dari rute, perangkat pelacak akan memberi sinyal berupa getaran kuat. Fitur ini sudah tersedia melalui Apple Watch, Mobile Record, dan tampilan interaktif Live Activity.
Sudah tersedia untuk pengguna global
Seluruh pembaruan fitur premium tersebut sudah resmi meluncur dan bisa dinikmati oleh pengguna global. Untuk mengaksesnya, pengguna cukup memperbarui aplikasi Strava ke versi terbaru melalui Google Play Store atau Apple App Store.
Strava juga mendorong pengguna memantau pembaruan dan tips fitur lewat Strava Stories. Dengan rangkaian fitur baru ini, aplikasi tersebut semakin bergerak ke arah pemantauan olahraga yang lebih lengkap, dari latihan, pemulihan, sampai cara berbagi progres ke komunitas.
Source: id.mashable.com








