Harga Smart Dashcam Motor 2026 Makin Menggoda, Rp370 Ribuan Sudah WiFi dan Full HD

Harga smart dashcam motor kini masuk fase yang jauh lebih terjangkau. Di pasar aksesori roda dua, perangkat ini sudah tersedia mulai kisaran Rp370 ribuan dengan fitur yang sebelumnya identik dengan produk lebih mahal, seperti konektivitas WiFi dan perekaman HD.

Perubahan ini penting karena dashcam motor tidak lagi diposisikan sebagai aksesori tambahan untuk kalangan terbatas. Pilihan produk kini membentang dari perangkat perekam perjalanan sederhana sampai smart monitor premium berbasis AI dengan harga lebih dari Rp5 juta.

Pasar aksesori sepeda motor sendiri terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan pengendara terhadap perangkat keamanan dan navigasi yang lebih modern. Smart dashcam menjadi salah satu produk yang banyak diminati karena menggabungkan fungsi dokumentasi perjalanan dan fitur pintar untuk mendukung aktivitas berkendara.

Di segmen paling terjangkau, paket smart dashcam standar mengisi rentang harga sekitar Rp370.000 hingga Rp500.000. Kategori ini berfokus pada fungsi utama sebagai kamera perekam perjalanan berbasis WiFi untuk penggunaan harian.

Meski berada di kelas entry-level, fitur yang dibawa sudah tergolong memadai. Pengguna umumnya sudah mendapatkan resolusi perekaman Full HD 1080P yang mampu menghasilkan gambar cukup tajam dalam berbagai kondisi.

Kemampuan Night Vision juga banyak ditemukan pada perangkat di kelas harga ini. Fitur tersebut membantu kamera merekam situasi jalan dengan lebih jelas saat malam hari atau ketika melewati area dengan pencahayaan minim.

Aspek ketahanan juga ikut diperhatikan pada produk murah. Sebagian besar perangkat sudah mengantongi sertifikasi tahan air dari IP65 hingga IP67, sehingga lebih siap dipakai untuk kebutuhan berkendara harian.

Salah satu nilai praktis yang paling dicari ada pada konektivitas WiFi. Dengan fitur ini, pengguna bisa mengakses dan mengunduh rekaman langsung melalui smartphone tanpa perlu melepas kartu memori dari perangkat.

Model seperti Acroder Dashcam Motor L9 dan JETE DC1 menjadi nama yang cukup populer di kategori terjangkau. Keduanya banyak dilirik oleh pengendara yang menginginkan fitur dasar dengan harga relatif ramah di kantong.

Perangkat di kelas ini umumnya cocok untuk dokumentasi perjalanan. Selain itu, rekaman juga bisa dipakai sebagai bukti pendukung ketika terjadi insiden di jalan.

Pilihan menengah mulai naik kelas

Bagi pengguna yang membutuhkan fitur lebih lengkap, tersedia kategori Riding System atau Smart Monitor. Rentang harganya berada di kisaran Rp1,26 juta hingga Rp4,28 juta dengan pendekatan fungsi yang lebih luas daripada sekadar kamera perekam.

Di kelas ini, perangkat biasanya dibekali layar sentuh sekitar 5 inci yang dipasang pada area setang motor. Layar tersebut berfungsi sebagai pusat kendali sekaligus menampilkan hasil tangkapan kamera depan dan belakang secara real time.

Dukungan split screen menjadi salah satu pembeda penting. Fitur ini memungkinkan pengendara memantau dua sudut pandang sekaligus dalam satu tampilan.

Sejumlah produk pada segmen ini juga sudah memakai kamera AHD 1080P depan dan belakang. Selain itu, beberapa model dibekali GPS untuk merekam data perjalanan secara lebih akurat.

Fitur tambahan lain yang mulai muncul adalah Tire Pressure Monitoring System atau TPMS. Sistem ini membantu memantau tekanan ban selama berkendara, sesuatu yang relevan bagi pengguna harian maupun motor touring.

Kehadiran Wireless Apple CarPlay dan Android Auto juga menjadi daya tarik tersendiri. Fitur ini makin dicari oleh pengguna yang menginginkan akses lebih mudah ke fungsi navigasi dan konektivitas saat berkendara.

Nama yang cukup dikenal di kelas menengah ini antara lain Retouch Riding System Sprite S1, Sprite S2, dan HyperDash V01 PRO. Produk-produk tersebut menawarkan kombinasi monitor, kamera ganda, dan fitur konektivitas yang lebih lengkap.

Segmen premium bawa teknologi AI

Pada kelas yang lebih tinggi, smart monitor premium menawarkan pengalaman berkendara yang jauh lebih canggih. Harga paket di segmen ini umumnya berada di kisaran Rp3,75 juta hingga Rp5 juta.

Pengguna di kelas premium bisa mendapatkan sistem multi-kamera yang mampu merekam hingga tiga sudut pandang secara bersamaan. Cakupan visual yang lebih luas ini ditujukan untuk meningkatkan keamanan selama perjalanan.

Beberapa produk premium juga telah dilengkapi fitur Parking Guardian. Fitur tersebut memungkinkan pemantauan kendaraan selama 24 jam, sehingga motor tetap bisa diawasi meski sedang diparkir.

Konektivitas 4G bawaan menjadi pembeda lain yang menonjol. Dengan dukungan ini, pemilik kendaraan dapat mengakses kondisi motor secara real time dari jarak jauh melalui aplikasi.

Di level ini, teknologi Advanced Driver Assistance System atau ADAS juga mulai hadir. Sistem tersebut memberikan peringatan dini terhadap potensi tabrakan maupun risiko keluar jalur, teknologi yang sebelumnya lebih banyak ditemukan pada kendaraan roda empat premium.

Kehadiran fitur tersebut menunjukkan bahwa dashcam motor kini berkembang menjadi sistem pemantauan berkendara yang jauh lebih cerdas. Beberapa produk yang menjadi sorotan di kategori ini adalah Senpai M8.1 dan Dr. Cam+ Dashcam Apex 3.

Dengan pilihan harga yang semakin lebar, konsumen kini bisa menyesuaikan perangkat dengan kebutuhan dan gaya berkendara masing-masing. Dari perekam perjalanan sederhana hingga sistem pemantauan berbasis AI, teknologi keamanan berkendara semakin mudah dijangkau oleh pengendara motor.

Berita Terkait

Back to top button