Daya tahan baterai bisa menjadi sorotan terbesar pada Galaxy Watch Ultra generasi berikutnya. Laporan SamMobile menyebut Galaxy Watch Ultra 2 akan membawa baterai 784mAh, jauh lebih besar dibanding 590mAh pada Galaxy Watch Ultra saat ini.
Kenaikan kapasitas itu berpotensi memberi dampak besar pada pemakaian harian. Jika angka tersebut akurat, Galaxy Watch Ultra 2 bisa menjadi salah satu peningkatan paling penting Samsung di lini jam pintar premium, bukan karena desain atau fitur baru, melainkan karena ketahanan daya.
Baterai jadi titik jual utama
Galaxy Watch Ultra generasi pertama dipasarkan dengan klaim daya tahan hingga 60 jam saat mode always-on display aktif. Dengan baterai yang naik dari 590mAh ke 784mAh, ruang bagi peningkatan masa pakai terasa jauh lebih terbuka.
Laporan yang sama menilai Samsung berpeluang mengklaim daya tahan lebih dari tiga hari untuk model baru ini. Angka resmi tentu masih harus menunggu pengumuman perusahaan, tetapi lonjakan kapasitas baterai memberi dasar yang kuat untuk ekspektasi tersebut.
Peningkatan ini juga menjadi penting karena jam pintar kelas atas semakin sering dipakai untuk pelacakan kesehatan, olahraga, navigasi, dan notifikasi sepanjang hari. Dalam penggunaan seperti itu, kapasitas baterai yang lebih besar bisa berarti pengisian daya yang tidak terlalu sering.
Selain kapasitas baterai, perangkat ini juga disebut akan dipasangkan dengan Snapdragon Wear Elite SoC. Kombinasi baterai yang lebih besar dan chipset tersebut dinilai dapat membawa lompatan besar pada efisiensi dan daya tahan.
Bukan hanya Ultra 2
Informasi yang beredar tidak hanya menyentuh model Ultra. Varian Galaxy Watch 9 ukuran 40mm juga disebut akan mendapat baterai lebih besar, yakni 382mAh.
Angka itu naik dari 325mAh yang digunakan Galaxy Watch 8 40mm. Artinya, Samsung tampaknya tidak membatasi peningkatan daya tahan hanya untuk model paling mahal.
Namun, gambaran peningkatan ini tidak merata di seluruh lini. Bocoran sebelumnya menyebut Galaxy Watch 9 ukuran 44mm akan tetap memakai baterai 435mAh yang sama seperti Galaxy Watch 8 44mm.
Perbedaan ini menunjukkan Samsung mungkin memilih pendekatan yang lebih selektif dalam peningkatan hardware. Model yang sebelumnya memiliki ruang baterai lebih kecil tampaknya justru mendapat perhatian lebih besar.
Konteks persaingan smartwatch
Di pasar smartwatch, baterai masih menjadi keluhan yang paling sering muncul, terutama pada perangkat dengan layar besar dan fitur kesehatan aktif sepanjang waktu. Karena itu, peningkatan kapasitas baterai sering kali lebih terasa manfaatnya bagi pengguna dibanding perubahan minor pada desain.
Untuk segmen Ultra, ekspektasi pengguna juga lebih tinggi. Perangkat dalam kelas ini umumnya dipilih oleh pengguna yang menginginkan jam pintar tangguh untuk penggunaan intensif, sehingga daya tahan yang lebih lama menjadi faktor penting.
Jika Samsung benar-benar membawa baterai 784mAh, perubahan ini akan menempatkan Galaxy Watch Ultra 2 dalam posisi yang lebih menarik. Fokusnya bukan sekadar spesifikasi di atas kertas, tetapi pengalaman penggunaan yang lebih praktis dari hari ke hari.
Kapasitas baterai yang lebih besar juga bisa memberi keleluasaan untuk menyalakan lebih banyak fitur tanpa terlalu cepat menguras daya. Ini relevan untuk pengguna yang mengaktifkan always-on display atau memakai jam untuk pelacakan aktivitas dalam durasi panjang.
Jadwal peluncuran yang disebut
Galaxy Watch 9, Galaxy Watch 9 Classic, dan Galaxy Watch Ultra 2 diperkirakan meluncur pada 22 Juli. Ketiganya disebut akan diperkenalkan bersama Galaxy Z Fold 8 Ultra, Galaxy Z Fold 8, dan Galaxy Z Flip 8.
Sampai saat itu, informasi soal baterai ini tetap berada di ranah laporan dan bocoran. Meski begitu, detail kapasitas yang muncul sudah cukup untuk memicu perhatian karena menyentuh satu aspek yang paling mudah dipahami pengguna, yakni seberapa lama jam bisa bertahan tanpa perlu diisi ulang.
Bila laporan ini terbukti akurat, Galaxy Watch Ultra 2 tidak hanya hadir sebagai penerus biasa. Perangkat itu bisa datang dengan perubahan yang langsung terasa dalam penggunaan sehari-hari, terutama bagi pengguna yang selama ini menginginkan smartwatch Samsung dengan baterai yang lebih meyakinkan.
Source: www.androidauthority.com