Lenovo kembali mendorong batas seri Yoga Pro dengan varian baru yang jauh lebih kencang dan jauh lebih mahal. Laptop 16 inci ini membawa GPU Nvidia RTX 5070 ber-VRAM 12 GB, RAM 64 GB, dan SSD 2 TB, sehingga jelas dibidik untuk pengguna kreatif yang butuh tenaga grafis lebih besar.
Harga menjadi cerita utama dari model ini. Lenovo menjualnya langsung di China dengan banderol setara $4,865 atau 32,999 yuan, meski harga itu bisa turun menjadi $4,350 atau 24,999 yuan berkat subsidi nasional untuk perangkat digital.
Naik kelas dari sisi grafis
Kunci pembeda terbesar ada pada GPU. Lenovo sebelumnya menawarkan RTX 5060 dan RTX 5070 laptop GPU dengan VRAM 8 GB, tetapi varian baru ini memakai RTX 5070 dengan 12 GB VRAM.
Perbedaan itu penting untuk beban kerja yang lebih berat. Lenovo juga menilai selisih performa antara RTX 5060 dan RTX 5070 versi 8 GB di benchmark hanya sekitar 20%, sehingga kapasitas 12 GB memberi ruang yang lebih relevan untuk kebutuhan tertentu.
Spesifikasi inti tetap premium
Di luar grafis, konfigurasi lain tetap serupa dengan trim Yoga Pro yang dijual di pasar Amerika Serikat. Laptop ini memakai prosesor Core Ultra 9 386H, memori LPDDR5X, dan SSD PCIe 4.0.
Lenovo menyebut penyimpanan mendukung dua drive, tetapi salah satunya harus berukuran lebih pendek, yakni 22 x 42. Ini berarti tata letak internalnya tetap dibatasi oleh desain yang ringkas.
Layar OLED dan bodi tipis
Bagian layar masih menjadi salah satu daya tarik utama. Panel yang dipakai adalah 16 inci tandem OLED touchscreen dengan puncak kecerahan HDR 1.600 nits, cakupan warna luas, refresh rate dinamis 120 Hz, dan dukungan sentuhan 10 titik.
Meski membawa hardware kelas atas, bodinya tetap tipis. Bobotnya sedikit di atas 4 pon atau 1,9 kg, dengan ketebalan 0,68 inci atau 17,3 mm, serta baterai besar 92,5 Wh yang diklaim sanggup bertahan hingga 18,5 jam.
Didesain untuk kreator, dipoles seperti laptop kerja premium
Lenovo juga memberi perhatian khusus pada pendinginan. Untuk varian ini, perusahaan menyebut pendekatan ala laptop gaming dengan lebih banyak bukaan dan peningkatan area efektif pembuangan panas pada heat pipe.
Sektor audio ikut dibuat lebih serius. Ada dukungan Dolby Atmos, enam speaker dengan desain dua tweeter dan empat woofer, serta empat mikrofon surround-sound.
Port lengkap dan fitur penunjang kerja
Soal konektivitas, laptop ini menawarkan 2x Thunderbolt 4, 2x USB-A, HDMI 2.1, jack audio 3,5 mm, dan pembaca kartu SD. Kombinasi ini membuatnya masih cocok untuk pengguna yang sering memindahkan data, menghubungkan monitor eksternal, atau memakai aksesori lama.
Ada pula touchpad Wacom yang bisa dipakai seperti tablet tulis 7 inci. Fitur itu mendukung 4.096 level tekanan pena dan umpan balik motor linear untuk meniru goresan menulis atau menggambar yang lebih realistis.
Pasar terbatas, tapi targetnya jelas
Lenovo tampaknya melihat masih ada pasar untuk kreator yang mau membayar lebih demi tenaga grafis ekstra. Namun, belum ada kepastian apakah varian ini akan dirilis secara global, dan jika masuk ke Amerika Serikat, harganya diperkirakan bisa melampaui $4.000.
Untuk saat ini, Yoga Pro 16 RTX 5070 12 GB tampil sebagai versi paling bertenaga di lini premium Lenovo. Harga tinggi, RAM besar, penyimpanan lega, dan fitur kreatif yang lengkap membuatnya menonjol, terutama bagi pengguna yang memang membutuhkan performa grafis lebih dari sekadar angka benchmark biasa.
Source: www.notebookcheck.net