Google mulai menggulirkan fitur baru bernama Wardrobe di Google Photos, sebuah alat yang memungkinkan pengguna mencoba pakaian secara digital. Fitur ini menarik perhatian karena mengubah aplikasi penyimpanan foto menjadi ruang untuk melihat kombinasi busana tanpa perlu benar-benar mengenakannya.
Bagi sebagian pengguna, Wardrobe bisa menjadi alat yang praktis untuk mengatur koleksi pakaian dan mencoba padu padan sebelum memutuskan outfit. Kehadirannya juga menandai langkah baru Google Photos yang terus menambah fungsi di luar penyimpanan dan pengeditan gambar.
Wardrobe mulai hadir untuk pengguna tertentu
Fitur ini kini mulai tersedia untuk pengguna, sebagaimana terpantau oleh 9to5Google. Namun aksesnya tidak terbuka untuk semua orang karena saat ini Wardrobe mensyaratkan langganan Google AI Pro atau AI Ultra.
Google juga membatasi peluncuran awalnya ke sejumlah wilayah dan perangkat tertentu. Untuk sekarang, Wardrobe hanya tersedia bagi pengguna Android di Brasil, India, dan Amerika Serikat.
Google sudah menyatakan rencana untuk menghadirkan fitur yang sama ke iOS dan iPadOS. Meski begitu, belum ada rincian lebih lanjut tentang kapan ekspansi tersebut akan dimulai.
Selain pelanggan berbayar di wilayah yang didukung, Google menyebut Wardrobe juga akan tersedia untuk pengguna “terpilih” lainnya. Perusahaan belum menjelaskan siapa saja yang masuk dalam kategori tersebut atau bagaimana kriteria kelayakannya.
Cara kerja yang membedakan dari aplikasi serupa
Wardrobe bukan konsep yang benar-benar baru di dunia aplikasi mode digital. Namun pendekatan Google Photos berbeda karena pengguna tidak perlu memotret satu per satu pakaian mereka untuk membangun inventaris virtual.
Fitur ini dapat mengambil data dengan memindai foto-foto lama yang sudah diunggah ke layanan. Dengan begitu, koleksi pakaian dapat dikenali dari arsip gambar yang sudah ada di Google Photos.
Keunggulan ini berpotensi memangkas langkah yang biasanya merepotkan di aplikasi sejenis. Pengguna tidak harus menyiapkan sesi foto khusus hanya untuk memasukkan isi lemari ke dalam sistem.
Setelah pakaian dikenali, Wardrobe memungkinkan pengguna melihat tampilan item tersebut pada versi virtual diri mereka di dalam aplikasi. Mekanisme ini dirancang agar proses mencoba kombinasi pakaian terasa lebih cepat dan lebih visual.
Google juga memberi ruang bagi pengguna untuk menambahkan item baru yang bahkan belum dimiliki. Langkah ini memungkinkan seseorang melihat apakah sebuah potongan pakaian akan cocok dengan koleksi yang sudah ada di rotasi sehari-hari.
Bukan sekadar katalog pakaian digital
Fungsi utama Wardrobe tidak berhenti pada penyimpanan inventaris busana. Fitur ini juga diarahkan untuk membantu pengguna mengambil keputusan soal gaya, terutama ketika ingin mencocokkan item lama dengan item baru.
Dalam praktiknya, ini bisa membantu pengguna yang ingin menata ulang pakaian yang sudah dimiliki. Wardrobe juga dapat berguna untuk mengecek apakah kombinasi tertentu tampak serasi sebelum membeli atau mengenakannya.
Karena itu, fitur ini punya potensi menjadi alat bantu yang relevan bagi pengguna yang aktif mendokumentasikan keseharian mereka di Google Photos. Semakin banyak foto yang tersimpan, semakin besar kemungkinan sistem memiliki bahan untuk mengenali pakaian yang pernah digunakan.
Tetap saja, tingkat kegunaan nyatanya belum bisa diukur sepenuhnya pada tahap awal peluncuran ini. Pengalaman pengguna di wilayah yang lebih dulu mendapat akses akan menjadi penentu seberapa efektif Wardrobe dalam penggunaan sehari-hari.
Google Photos terus memperluas fungsinya
Hadirnya Wardrobe memperlihatkan bagaimana Google Photos berkembang jauh dari fungsi awalnya yang cenderung sederhana. Dulu aplikasi ini dikenal terutama sebagai tempat menyimpan dan mengedit foto.
Seiring waktu, Google terus menambahkan fitur baru untuk menjaga layanannya tetap relevan. Wardrobe menjadi salah satu contoh terbaru dari upaya tersebut, dengan fokus yang kini menyentuh area gaya hidup dan personalisasi.
Penambahan ini juga bukan satu-satunya perubahan baru di Google Photos dalam periode belakangan. Pekan lalu, Google menghadirkan rumah khusus untuk stiker kustom agar pengguna lebih mudah mengakses kreasi yang sedang dibuat maupun yang sudah pernah dibuat sebelumnya.
Bagi pengguna yang sering memanfaatkan fitur kreatif di Google Photos, langkah ini menunjukkan bahwa aplikasi tersebut makin diposisikan sebagai pusat aktivitas visual, bukan sekadar galeri foto. Wardrobe kini menjadi bagian dari arah pengembangan itu, meski untuk sementara baru bisa dicoba oleh kelompok pengguna yang terbatas.
Source: www.androidpolice.com