NotebookLM Naik Kelas, Kini Bisa Menulis Kode dan Mengolah Data untuk Riset yang Jauh Lebih Rumit

NotebookLM mendapat pembaruan besar yang mendorongnya lebih jauh dari sekadar alat riset berbasis AI. Google kini menambahkan kemampuan untuk menulis dan menjalankan kode, menganalisis data, serta membantu proyek riset yang lebih kompleks secara langsung.

Perubahan ini penting karena NotebookLM tidak lagi hanya merangkum sumber dan menjawab pertanyaan. Dengan pembaruan terbaru, alat ini mulai berperan sebagai asisten kerja yang bisa menelusuri sumber, mengolah informasi, membuat visualisasi, hingga menyiapkan beragam output file.

Fokus baru pada analisis dan otomasi

Google menyebut pembaruan ini membawa kemampuan agentic dan penalaran tingkat lanjut ke NotebookLM. Tujuannya adalah menangani proyek riset yang lebih rumit dengan respons yang lebih akurat, detail, dan konsisten.

Peningkatan itu datang setelah debut Gemini 3.5 di I/O 2026 bulan lalu. Google juga menghadirkan Antigravity ke NotebookLM, yang diklaim membantu meningkatkan kualitas jawaban dan cara alat ini menyusun hasil akhirnya.

Salah satu perubahan paling menonjol adalah NotebookLM kini dapat menampilkan langkah-langkah pemikirannya secara lebih rinci. Fitur ini memberi pengguna gambaran lebih jelas tentang bagaimana sistem sampai pada jawaban tertentu.

Bagi pengguna yang perlu memeriksa proses analisis, transparansi ini bisa menjadi nilai tambah penting. Dalam konteks riset dan pengolahan data, kemampuan melihat alur penalaran dapat membantu memvalidasi hasil dan memahami konteks temuan.

Kini bisa menulis kode dan menjalankannya

Setiap notebook di NotebookLM sekarang memperoleh akses ke komputer berbasis cloud yang aman. Dengan cara ini, alat tersebut dapat menulis sekaligus mengeksekusi kode atas nama pengguna.

Kemampuan ini membuka jalan bagi analisis yang lebih dalam dan alur kerja riset yang lebih canggih. Google mengatakan NotebookLM dapat memanfaatkan lebih dari 100 perangkat lunak dan kapabilitas untuk menganalisis data, membuat visualisasi, dan menjalankan tugas kompleks lainnya.

Fitur ini menempatkan NotebookLM pada level yang lebih praktis untuk pekerjaan analitis. Pengguna tidak hanya menerima jawaban teks, tetapi juga bisa memperoleh hasil olahan data yang diwujudkan lewat proses komputasi nyata.

Google juga memperluas cara NotebookLM menyajikan hasil kerja tersebut. Selain membantu menganalisis, sistem kini lebih siap menghasilkan materi yang dapat langsung dipakai untuk pelaporan dan presentasi.

Ekspor file makin luas dan bisa disesuaikan

NotebookLM kini mendukung lebih banyak format ekspor. Hasil kerja bisa dikeluarkan sebagai visualisasi dan grafik dalam format PNG dan SVG.

Dokumen juga dapat diekspor sebagai PDF, DOCX, markdown, dan file teks. Untuk keluaran gambar dengan Nano Banana, format yang tersedia mencakup PNG, JPG, dan GIF.

Untuk data terstruktur, NotebookLM mendukung CSV dan JSON. Pengguna juga dapat mengekspor file ke format Microsoft Excel XLSX serta Microsoft PowerPoint PPTX.

Google menambahkan bahwa pengguna kini bisa memberi instruksi ekspor yang lebih spesifik. Setelah file dibuat, perubahan juga masih dapat dilakukan untuk menyesuaikan hasil akhir dengan kebutuhan.

Kemampuan ini membuat NotebookLM lebih berguna untuk alur kerja yang tidak berhenti di tahap riset. Informasi dari sebuah notebook kini dapat diubah menjadi laporan PDF dengan tabel dan grafik, laporan anggaran yang rinci, dan bentuk keluaran lain yang lebih siap digunakan.

Lebih berguna sejak tahap awal riset

Perubahan lain yang tak kalah penting ada pada tahap memulai proyek baru. Sebelumnya, NotebookLM paling efektif ketika pengguna sudah memiliki kumpulan sumber yang siap diunggah.

Kini pengguna bisa memulai hanya dari ide kasar atau sebuah pertanyaan. NotebookLM kemudian akan membantu menemukan dan mengatur sumber yang relevan untuk membangun notebook tersebut.

Google menyebut sistem akan menyarankan materi terkait dan menarik informasi yang relevan dari web. Pengguna lalu diberi opsi untuk menambahkan sumber-sumber itu langsung ke dalam notebook.

Pendekatan ini membuat NotebookLM lebih ramah bagi pengguna yang belum punya bahan awal yang rapi. Dalam praktiknya, proses dari pencarian sumber hingga analisis kini menjadi lebih menyatu di dalam satu layanan.

Ketersediaan masih terbatas

Untuk saat ini, gelombang pembaruan terbaru NotebookLM baru diluncurkan di web. Akses awal diberikan kepada pelanggan Google AI Ultra dan pelanggan bisnis Workspace.

Google mengatakan akses akan diperluas ke pengguna di tingkatan lain dalam beberapa minggu mendatang. Artinya, fitur-fitur seperti analisis berbasis kode, penelusuran sumber dari web, dan ekspor yang lebih fleksibel masih hadir bertahap.

Arah pembaruan ini menunjukkan NotebookLM berkembang menjadi alat riset yang lebih lengkap. Bukan hanya membantu membaca dan merangkum, tetapi juga ikut mengolah data, menjalankan tugas teknis, dan mengemas hasilnya ke format yang lebih siap dipakai.

[crp] Source: www.androidpolice.com

Terkait