Polytron Luxia Series Tampil Ringkas dan Ringan, Harga Mulai Rp 5 Jutaan Malah Menggoda

Polytron Luxia Series kembali menarik perhatian setelah sempat diperkenalkan sebagai laptop perdana Polytron pada 2025. Sorotan itu menguat lagi saat lini ini tampil di ajang Polytron Indonesia Open 2026, memicu rasa ingin tahu publik terhadap spesifikasi dan posisi produknya di pasar laptop tipis.

Daya tarik utama Luxia Series ada pada kombinasi desain ringkas, bobot ringan, dan fitur modern yang dibagi ke tiga model berbeda. Polytron menyiapkan Luxia i3, Luxia Pro i5, dan Luxia Pro Ultra 5 untuk menjangkau kebutuhan pengguna kasual, produktif, hingga profesional.

Tiga model untuk segmen berbeda

Luxia i3 ditempatkan sebagai model entry-level yang menyasar pelajar, mahasiswa, dan pengguna kasual. Sementara itu, Luxia Pro i5 dan Luxia Pro Ultra 5 diarahkan untuk pengguna yang membutuhkan perangkat lebih bertenaga untuk aktivitas produktif dan pekerjaan profesional.

Pendekatan ini membuat Luxia Series tidak hanya mengandalkan nama baru di pasar laptop, tetapi juga mencoba memecah kebutuhan pengguna berdasarkan kelas performa. Dari spesifikasi yang dibawa, tiap model punya pembeda yang cukup jelas pada prosesor, memori, material, dan fitur pendukung.

Fokus pada bodi tipis dan ringan

Salah satu aspek yang menonjol dari seri ini adalah desain portabel yang tetap mengedepankan fungsi. Luxia i3 hadir dengan bodi metal dan engsel yang bisa dibuka hingga 180 derajat, sedangkan Luxia Pro Ultra 5 memakai material magnesium yang dikenal kokoh namun ringan.

Pada Luxia Pro i5, Polytron bahkan menekankan bobot kurang dari 1 kilogram. Ini menjadikannya menarik bagi pengguna yang sering membawa laptop untuk kuliah, kerja mobile, atau berpindah lokasi sepanjang hari.

Ketiga model sama-sama memakai layar 14 inci dengan panel IPS. Untuk Luxia i3, layar tersebut juga menggunakan rasio 16:10, memberi area kerja yang lebih lega dibanding rasio standar.

Spesifikasi Luxia i3

Luxia i3 dibekali prosesor Intel Core i3-1215U. Laptop ini dipasangkan dengan RAM 8GB dan SSD 256GB PCIe Gen 3.

Untuk kebutuhan jangka panjang, RAM pada model ini masih bisa ditingkatkan hingga 32GB. Penyimpanannya juga dapat diperluas hingga 2TB, memberi fleksibilitas lebih bagi pengguna yang ingin menambah kapasitas di kemudian hari.

Di sisi daya, Luxia i3 membawa baterai 55Wh. Fitur lain yang ikut disematkan antara lain USB-C full function, Wi-Fi 5.0, Bluetooth 5.0, serta tombol Copilot Key yang terintegrasi dengan Windows.

Spesifikasi Luxia Pro i5

Naik ke kelas menengah, Luxia Pro i5 menggunakan prosesor Intel Core i5-1235U. Konfigurasinya memadukan RAM 16GB dengan penyimpanan NVMe 256GB atau 512GB.

Penyimpanan pada model ini masih dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan pengguna. Namun RAM menggunakan tipe soldered, sehingga tidak mendukung upgrade.

Luxia Pro i5 juga dibekali baterai 55Wh dan mendukung power delivery 65W. Polytron menambahkan fitur E-Shutter Camera Switch dan one-hand opening, dua detail yang menunjang kepraktisan dan privasi saat digunakan sehari-hari.

Spesifikasi Luxia Pro Ultra 5

Sebagai varian tertinggi, Luxia Pro Ultra 5 membawa prosesor Intel Core Ultra 5. Laptop ini dipadukan dengan RAM 16GB, SSD 512GB, serta grafis ganda Intel Iris Xe dan Intel Arc Graphics.

Penyimpanannya masih dapat ditingkatkan, sementara RAM tetap memakai tipe soldered. Untuk mendukung performa, model ini sudah dilengkapi sistem pendingin dual-fan dengan TDP 28W.

Pengisian dayanya mendukung USB-C 65W. Dengan layar IPS 14 inci dan material magnesium, model ini menjadi representasi paling premium dalam keluarga Luxia Series.

Harga dan garansi

Polytron menawarkan ketiga model Luxia Series dengan rentang harga yang berbeda sesuai kelasnya. Seluruh lini ini juga disertai garansi dan ADP selama dua tahun.

Berikut daftar harganya:

ModelHarga
Luxia i3Rp 5.499.000
Luxia Pro i5Rp 7.599.000
Luxia Pro Ultra 5Rp 10.999.000

Dengan komposisi tersebut, Luxia Series mencoba masuk ke beberapa lapisan pasar sekaligus. Luxia i3 menonjol di kelas awal, Luxia Pro i5 menawarkan bobot sangat ringan untuk produktivitas, sementara Luxia Pro Ultra 5 menjadi opsi tertinggi dengan material magnesium, Core Ultra 5, dan sistem pendingin dual-fan.

Terkait