Google mulai membuat speaker dan layar pintar Google Home lebih paham terhadap cara bicara pengguna sehari-hari. Lewat pembaruan aplikasi Google Home versi 4.18, integrasi Gemini untuk Home kini membawa respons yang lebih natural, lebih visual, dan lebih kontekstual.
Perubahan ini penting karena kehadiran awal Gemini di Google Home sebelumnya belum terasa sebagai lompatan besar. Kini, Google menambah kemampuan yang langsung menyentuh penggunaan harian, mulai dari cuaca, pencarian video, kontrol volume, hingga ringkasan berita yang lebih interaktif.
Salah satu peningkatan paling terasa ada pada cara perangkat menjawab pertanyaan cuaca. Gemini untuk Home kini memberikan prakiraan yang lebih akurat dan lebih detail, sekaligus menyesuaikan tampilan serta ucapan berdasarkan satuan suhu pilihan pengguna, baik Celsius maupun Fahrenheit.
Pembaruan ini juga membuat prakiraan cuaca di smart display tampil lebih kontekstual. Pengguna kini bisa menanyakan kondisi pada jam tertentu, lalu perangkat akan menampilkan prakiraan per jam lengkap dengan grafik yang disorot sesuai waktu yang ditanyakan.
Contohnya, pengguna bisa bertanya apakah akan turun hujan pada pukul 3 sore. Di layar pintar, jawaban itu tidak hanya disampaikan lewat suara, tetapi juga lewat visual prakiraan per jam yang relevan dengan pertanyaan.
Google juga memperluas kemampuan Gemini dalam menelusuri dan memutar video di smart display. Fokusnya ada pada cara bicara alami, sehingga pengguna tidak harus memberi perintah yang kaku atau sangat spesifik.
Pencarian video jadi lebih natural
Untuk penelusuran video, pengguna kini bisa meminta konten dengan kalimat yang lebih percakapan. Google mencontohkan pencarian video musik di YouTube dengan pertanyaan seperti apa yang sedang populer di K-Pop, lalu dilanjutkan dengan perintah untuk langsung memutar videonya.
Pola ini menunjukkan bahwa Gemini semakin memahami konteks lanjutan dari percakapan yang sama. Setelah pertanyaan awal diajukan, pengguna dapat memberi instruksi lanjutan tanpa harus mengulang konteks dari awal.
Kemampuan serupa juga diterapkan untuk film dan acara TV di smart display. Pengguna bisa memutar film atau serial dari layanan berlangganan yang didukung dengan perintah suara alami, lalu melanjutkan dengan permintaan berikutnya seperti memutar episode selanjutnya.
Contoh yang diberikan Google mencakup pemutaran episode terbaru dari kanal Made by Google di YouTube. Setelah itu, pengguna bisa langsung mengatakan untuk memutar yang berikutnya, dan perangkat akan memahami kesinambungan perintah tersebut.
Kontrol volume lebih fleksibel
Peningkatan lain yang terlihat sederhana tetapi penting ada pada kontrol volume. Gemini kini dapat memahami ungkapan kasual seperti meminta suara diturunkan sedikit atau dinaikkan sedikit, tanpa perlu menyebut angka atau level volume tertentu.
Pendekatan ini membuat interaksi dengan speaker dan layar pintar terasa lebih alami. Alih-alih berbicara seperti memberi instruksi ke mesin, pengguna bisa berbicara dengan gaya yang lebih mendekati percakapan biasa.
Di sisi lain, Google juga memperbarui pengalaman News Briefs pada perangkat Nest dan speaker pintar yang sudah mendukung Gemini. Format ringkasan berita harian tradisional kini diganti dengan pengalaman yang bersifat interaktif.
Ringkasan berita tidak lagi satu arah
Google menyebut pengalaman baru ini mirip dengan Gemini Live. Saat sesi ringkasan berita berjalan, mikrofon perangkat akan tetap aktif sehingga pengguna bisa memotong pembacaan ketika ada topik yang menarik perhatian.
Jika ada berita tertentu yang ingin diketahui lebih dalam, pengguna bisa langsung meminta penjelasan lanjutan. Ini mengubah ringkasan berita dari format dengar pasif menjadi percakapan dua arah yang lebih responsif.
Rangkaian pembaruan ini datang tidak lama setelah Google Home mendapat fitur otomasi baru berbasis Gemini. Bulan lalu, Google menambahkan kemampuan yang memungkinkan rumah pintar bereaksi terhadap apa yang dilihat kamera keamanan di rumah.
Langkah terbaru ini memperlihatkan arah pengembangan Gemini di ekosistem rumah pintar Google. Fokusnya bukan hanya menambah fitur AI, tetapi juga membuat perangkat lebih memahami konteks, niat, dan bahasa alami pengguna dalam situasi sehari-hari.
Seluruh peningkatan tersebut mulai digulirkan lewat Google Home versi 4.18. Bagi pengguna speaker pintar, smart display, dan perangkat Nest yang sudah mendukung Gemini, pembaruan ini berpotensi membuat interaksi suara terasa jauh lebih intuitif dibanding sebelumnya.
