WhatsApp mulai menggulirkan desain ulang menu pesan di Android, sebuah perubahan yang bisa memangkas langkah saat pengguna ingin meneruskan, mengedit, atau mengelola pesan. Pembaruan ini menghadirkan menu kontekstual yang muncul langsung di samping pesan yang dipilih, sehingga akses ke aksi penting menjadi lebih cepat.
Perubahan ini menarik karena selama ini pengguna Android kerap harus masuk ke menu tambahan di bagian atas aplikasi untuk menjalankan tindakan tertentu pada pesan. Dengan tata letak baru, WhatsApp mencoba membuat interaksi terasa lebih ringkas sekaligus lebih mirip dengan pengalaman di iPhone.
Menurut WABetaInfo, fitur ini sudah lama dikembangkan dan pertama kali terdeteksi sejak 2023. Kini, setelah proses pengembangan yang panjang, WhatsApp disebut mulai menyalurkannya kepada pengguna beta Android.
Fitur tersebut saat ini tersedia untuk sebagian pengguna yang menjalankan WhatsApp beta untuk Android versi 2.26.23.8. Distribusinya masih terbatas, tetapi disebut akan menjangkau lebih banyak penguji dalam beberapa pekan mendatang.
Menu pesan kini lebih dekat ke isi chat
Desain baru ini menggantikan menu aksi pesan lama dengan tampilan yang lebih modern dan kontekstual. Saat sebuah pesan dipilih, opsi tindakan tidak lagi mengandalkan pola lama yang tersebar di area atas aplikasi, melainkan muncul tepat di dekat pesan tersebut.
Perubahan ini menyasar salah satu kendala utama di Android, yakni letak kontrol yang terpencar. Selama ini, opsi seperti meneruskan dan mengedit berada terpisah di bilah atas aplikasi, sehingga pengguna perlu memindahkan perhatian ke sudut layar yang berbeda untuk menyelesaikan tugas sederhana.
Dengan desain terbaru, aksi yang paling sering digunakan diletakkan di bagian depan agar lebih mudah dijangkau. Sementara itu, opsi yang lebih jarang dipakai disimpan dalam bagian “More”, sehingga tampilan tetap rapi dan tidak terasa penuh.
Pendekatan ini membuat navigasi dalam chat menjadi lebih alami. Pengguna tidak perlu lagi terlalu sering berpindah fokus dari isi percakapan ke menu di bagian lain layar hanya untuk menjalankan aksi dasar pada pesan.
Cara kerja tetap familiar
Meski tampilannya berubah, cara mengakses menu baru ini tetap sama seperti sebelumnya. Pengguna cukup menekan dan menahan sebuah pesan, lalu menu yang telah didesain ulang akan muncul di samping pesan yang dipilih.
Karena gesturnya tidak berubah, pengguna tidak perlu mempelajari kontrol baru. WhatsApp juga akan menggantikan menu lama secara otomatis ketika fitur tersebut sudah tersedia di perangkat.
Pembaruan ini berlaku untuk chat pribadi maupun grup. Artinya, perubahan pengalaman penggunaan tidak dibatasi pada jenis percakapan tertentu, tetapi diterapkan secara luas di area inti aplikasi.
Membuat Android dan iPhone lebih konsisten
Salah satu dampak paling jelas dari pembaruan ini adalah meningkatnya konsistensi antara WhatsApp di Android dan iPhone. Meski keduanya tetap mengikuti prinsip desain sistem operasi masing-masing, pola interaksi baru di Android dibuat lebih dekat dengan pendekatan yang sudah dikenal pengguna iPhone.
Langkah ini dapat membantu pengguna yang sering berpindah perangkat antara Android dan iOS. Dengan pengalaman yang lebih seragam, proses beradaptasi saat berganti platform bisa menjadi lebih mudah.
WhatsApp memang belum mengumumkan kapan fitur ini akan dirilis untuk seluruh pengguna. Namun, jika tahap pengujian berjalan lancar, perluasan distribusi disebut bisa terjadi dalam beberapa pekan ke depan.
Untuk saat ini, menu pesan baru tersebut masih menjadi bagian dari pengujian terbatas. Pengguna Android di luar saluran beta kemungkinan perlu menunggu sampai WhatsApp memperluas peluncurannya setelah fase uji coba selesai.
