Google Fi mengumumkan perluasan layanan ke 22 wilayah baru menjelang musim perjalanan yang sibuk. Ekspansi ini membuat cakupan layanan operator virtual milik Google itu kini tersedia di lebih dari 110 negara.
Langkah ini datang bersama sejumlah peningkatan lain yang berfokus pada pengalaman roaming internasional. Bagi pengguna yang sering bepergian, kombinasi cakupan baru, Wi-Fi otomatis, dan perpindahan jaringan yang lebih mulus menjadi sorotan utama.
Google menyoroti Maroko dan Kolombia sebagai bagian dari perluasan terbaru tersebut. Tambahan wilayah ini memperkuat posisi Google Fi sebagai layanan yang memang dirancang untuk tetap bisa dipakai lintas negara.
Di saat banyak pengguna khawatir ponsel tidak akan berfungsi saat tiba di negara tujuan, Google juga menekankan proses verifikasi proaktif. Layanan ini disebut akan memastikan ponsel pengguna dapat bekerja dengan Google Fi bahkan sebelum perjalanan dimulai.
Fokus pada pengalaman saat bepergian
Selain memperluas cakupan, Google juga memperluas fitur Wi-Fi Auto-Connect+. Fitur ini kini hadir di lebih banyak lokasi, termasuk titik-titik baru di Eropa dan Asia.
Wi-Fi Auto-Connect+ memungkinkan pelanggan Google Fi tersambung ke jaringan Wi-Fi lokal tepercaya secara otomatis. Fungsi ini penting karena dapat mengurangi pemakaian data seluler, terutama saat berada di dalam ruangan atau ketika sedang berada di luar negeri.
Peningkatan lain menyasar pengguna ponsel Pixel. Google Fi kini dapat berpindah secara otomatis antarjaringan internasional untuk menghadirkan layanan yang dinilai paling baik di lokasi pengguna.
Perubahan ini membuat pengalaman memakai Fi di luar negeri menjadi lebih mulus, terutama ketika kualitas jaringan berbeda-beda di tiap negara atau operator mitra. Bagi pengguna Pixel, perpindahan jaringan yang lebih cerdas bisa mengurangi gangguan koneksi saat berpindah tempat.
VPN kini aktif di lebih banyak tempat
Google juga memperluas jangkauan layanan VPN miliknya. Dalam pengumuman terbaru, Korea dan Jepang disebut sebagai destinasi baru yang kini mendapat perlindungan koneksi tersebut.
Perluasan VPN ini melengkapi orientasi Google Fi yang semakin kuat ke arah pengguna internasional. Saat pengguna bergantung pada jaringan publik atau Wi-Fi lokal, lapisan keamanan tambahan menjadi nilai jual yang cukup penting.
Google Fi sendiri memang bukan operator seluler paling populer di pasar. Namun, layanan ini kerap menarik perhatian karena menawarkan fitur yang tidak umum untuk operator virtual, terutama dalam hal roaming internasional dan fleksibilitas penggunaan.
Sebagai MVNO, Google Fi memanfaatkan beberapa jaringan seluler untuk mendukung cakupan 5G dan Wi-Fi di area perkotaan maupun pedesaan. Pendekatan itu ikut menopang reputasinya sebagai layanan yang menargetkan pengguna Android, khususnya mereka yang menginginkan koneksi lintas negara tanpa banyak pengaturan tambahan.
Promo untuk pelanggan baru
Di tengah pembaruan layanan ini, Google juga menghadirkan promosi untuk menarik pelanggan baru. Pelanggan baru dan pengguna yang berpindah dari operator lain bisa mendapatkan diskon 50% untuk paket Unlimited Premium selama 12 bulan.
Promo ini memberi insentif tambahan bagi pengguna yang sedang mempertimbangkan pindah operator sebelum musim liburan dan perjalanan dimulai. Paket Unlimited Premium juga menjadi salah satu penawaran yang paling relevan untuk pengguna yang membutuhkan konektivitas internasional.
Pada materi produk Google Fi, paket Unlimited Premium mendukung panggilan internasional dan SMS internasional. Layanan ini juga mendukung 5G serta hotspot data sebesar 25GB atau 50GB, tergantung paket yang dipilih.
Google menegaskan bahwa Google Fi dapat digunakan sebagai layanan utama sehari-hari sekaligus dipakai saat bepergian ke luar wilayah asal pengguna. Pendekatan dua fungsi ini menjadi salah satu pembeda utama Fi dibanding layanan yang lebih berfokus pada penggunaan domestik.
Bagi pengguna yang sering berpindah negara, nilai utama Google Fi bukan hanya pada hadirnya sinyal di lebih banyak tempat. Yang ditawarkan adalah paket pengalaman yang lebih lengkap, mulai dari verifikasi perangkat sebelum berangkat, akses ke Wi-Fi lokal tepercaya, perpindahan jaringan otomatis di Pixel, hingga perlindungan VPN di destinasi tambahan seperti Korea dan Jepang.
