Microsoft Edge Dipercepat, Update Makin Sering Tanpa Tambahan Fitur Baru

Microsoft Edge akan menerima pembaruan lebih sering, tetapi itu bukan berarti pengguna akan melihat lonjakan fitur baru. Microsoft mengalihkan jadwal rilis Edge dari bulanan menjadi dua mingguan, dengan Edge 152 sebagai versi pertama yang dijadwalkan hadir pada 27 Agustus.

Perubahan ini membuat Edge mengikuti ritme Google Chrome, yang sudah lebih dulu memakai siklus dua minggu sejak Maret. Bagi sebagian besar pengguna, dampaknya diperkirakan terasa mulus karena pembaruan otomatis akan datang lebih sering dengan ukuran perubahan yang lebih kecil.

Microsoft menegaskan bahwa pergantian jadwal ini tidak akan menggandakan jumlah fitur baru yang diterima pengguna. Setiap rilis baru akan memuat sekitar setengah dari isi pembaruan bulanan saat ini, sehingga volume perubahan secara keseluruhan tetap kurang lebih sama.

Dengan pola itu, manfaat utamanya bukan pada banyaknya fitur, melainkan pada distribusi pembaruan yang lebih rapat. Microsoft menilai pendekatan ini membuat perbaikan keamanan dan platform bisa sampai lebih cepat ke pengguna.

Perusahaan juga melihat langkah ini sebagai keuntungan bagi pelanggan konsumen maupun enterprise. Paket perubahan yang lebih kecil disebut lebih mudah divalidasi oleh tim IT sebelum diterapkan di lingkungan kerja.

Ada satu pengecualian penting dalam perubahan ini. Jadwal dua mingguan hanya berlaku untuk pengguna di channel Stable standar.

Pengguna di Stable Extended channel tidak ikut berpindah ke ritme baru. Kanal yang ditujukan untuk organisasi yang menginginkan pembaruan lebih jarang itu tetap memakai jadwal setiap dua bulan.

Kebijakan baru ini memberi waktu beberapa bulan bagi pengguna dan admin IT untuk bersiap sebelum jadwal baru benar-benar berjalan. Setelah itu, pembaruan Edge akan datang lebih sering, tetapi tanpa perubahan besar pada jumlah fitur yang dibawa tiap rilis.

Terkait