Microsoft sedang menyiapkan pembaruan besar untuk aplikasi bawaan Windows 11, dan pengguna Windows Insider sudah bisa melihat arah perubahan itu lebih awal. Bukan satu aplikasi saja yang disentuh, melainkan deretan alat inti yang selama ini jadi bagian paling dasar dari pengalaman Windows.
Fokus utamanya ada pada aplikasi yang memang sudah lama menempel di sistem, seperti Calculator, Camera, Clock, Media Player, Paint, Photos, dan Sound Recorder. Microsoft juga mulai menata halaman Microsoft Learn agar punya bagian khusus untuk aplikasi-aplikasi ini, lengkap dengan menu dropdown dan pintasan ke halaman seperti Calculator, Camera, dan Media Player.
Langkah ini datang di tengah aktivitas Windows Insider yang makin padat. Microsoft sudah merombak kanal Program Windows Insider dan kini merilis build dengan tempo cepat, sementara pada akhir pekan lalu perusahaan itu juga mengirim enam build baru sekaligus.
Di Calculator, pembaruan yang diuji mencakup hasil akar kuadrat yang lebih akurat, perbaikan tampilan teks di tema High Contrast Aquatic dan Desert, serta tata letak yang lebih rapi untuk bahasa kanan-ke-kiri seperti Arab dan Ibrani. Aplikasi ini juga kini lebih andal dibuka setelah proses upgrade dari versi lama yang sebelumnya bisa meninggalkan pengaturan usang.
Camera dan Clock ikut mendapat banyak sentuhan
Camera menerima sejumlah perbaikan yang langsung menyentuh fungsi harian. Slider zoom kini bekerja di lebih banyak kamera, mengikuti pengaturan zoom sistem, lalu langsung menyesuaikan saat pengaturan itu berubah.
Microsoft juga memperbaiki masalah yang membuat slider zoom hanya menampilkan tiga langkah di sejumlah perangkat. Selain itu, kamera depan kini berjalan di lebih banyak perangkat wide-angle, pilihan resolusi video yang sebelumnya disembunyikan kini tampil lagi dengan peringatan, dan hasil pemindaian QR bisa tetap berguna lewat salinan tautan ke clipboard jika tidak ada aplikasi yang cocok.
Clock menjadi salah satu pembaruan paling padat fitur. Timer yang habis kini terus menghitung ke atas agar pengguna bisa melihat seberapa jauh lewat dari waktu yang ditetapkan, Focus Sessions mendapat opsi “Off”, dan alarm kini punya snooze 15 menit.
Ada juga dukungan hingga tiga countdown sekaligus di Countdown Widget, notifikasi timer yang kini muncul saat timer dijalankan dari widget, serta perbaikan untuk Focus Sessions, World Clock, dan pengaturan alarm. Microsoft juga membenahi pembacaan screen reader, tampilan High Contrast, perilaku tombol kembali, hingga timezone Newfoundland yang kini memakai zona waktu yang benar.
Media Player, Paint, Photos, dan Sound Recorder juga bergerak maju
Media Player mendapat peningkatan yang menonjol di bagian caption dan stabilitas. Pengguna kini bisa menyesuaikan tampilan closed captions lewat pengaturan caption Windows, sementara banner “Indexing” membantu menjelaskan kenapa sebagian item belum muncul saat perpustakaan media masih dipindai.
Aplikasi ini juga memperbaiki deteksi tipe file agar lebih banyak media bisa diputar tanpa gagal. Microsoft turut menutup celah yang memungkinkan playlist tersimpan tanpa nama, memperjelas pesan codec yang hilang, dan mengurangi crash saat play queue diubah di tengah perpindahan sesi.
Paint ikut naik kelas lewat kontrol yang lebih presisi dan perbaikan stabilitas. Pengguna kini bisa mengatur transparansi penghapus, sementara masalah pada stamp brush, penyimpanan JPEG yang diputar, crash saat membuka file gambar rusak, dan crash saat aplikasi ditutup juga dibenahi.
Photos mendapat tambahan yang paling menarik untuk urusan AI dan navigasi. Gambar hasil AI kini bisa diberi watermark Copilot yang terlihat, dengan pilihan Never, Always, atau Ask Every Time di Settings, dan fitur itu nonaktif secara default.
Photos juga membuat gambar kecil dan pixel art tampil lebih tajam, memberi navigasi keyboard yang lebih rapi saat teks terdeteksi di gambar, serta memperbaiki crash saat proses text recognition. Di sisi lain, Sound Recorder memperbaiki waveform untuk mikrofon Bluetooth, menghapus scrollbar yang tak berguna, menonaktifkan marker pada file WAV, dan menutup memory leak yang muncul setiap kali perekaman dimulai.
Arah besar Microsoft mulai terlihat
Pembaruan ini memang tidak muncul sebagai lompatan tunggal yang dramatis, tetapi polanya jelas. Microsoft tampak memberi perhatian lebih besar pada aplikasi bawaan Windows 11 agar lebih native, lebih stabil, dan lebih selaras dengan sistem.
Itu juga penting karena Windows 11 masih sering dibandingkan dengan pengalaman aplikasi web yang dianggap kurang ideal. Dengan memperbarui aplikasi in-box seperti ini, Microsoft menunjukkan bahwa aplikasi inti Windows masih menjadi bagian yang ingin terus dirapikan, bukan sekadar dipertahankan apa adanya.







