Microsoft menghabiskan enam bulan pertama 2026 untuk membenahi Teams, dan hasilnya kini mulai terasa pada hal yang paling sering dilakukan pengguna: berpindah antar chat. Perusahaan menyebut latensi perpindahan chat turun 20%, membuat aplikasi terasa lebih responsif di berbagai perangkat.
Perbaikan ini menonjol karena datang saat Microsoft sedang mengalihkan fokus kembali ke kualitas perangkat lunak inti. Setelah dorongan besar pada Copilot menjelang akhir 2025 tidak sepenuhnya memenangkan hati pengguna, perusahaan juga menghadapi sorotan atas masalah pada software lain, termasuk Windows 11.
Fokus baru pada kualitas software
Perubahan arah itu terlihat jelas sepanjang 2026. Microsoft sebelumnya sudah menghabiskan dua bulan untuk merombak Windows 11, dan kini giliran Teams yang dipamerkan sebagai contoh hasil pembenahan tersebut.
Bagi pengguna, dampaknya paling mudah dirasakan pada respons aplikasi sehari-hari. Teams adalah alat kerja yang dipakai terus-menerus untuk percakapan, rapat, dan kolaborasi, sehingga peningkatan kecil pada kecepatan bisa terasa besar dalam penggunaan harian.
Microsoft menjelaskan bahwa perpindahan antar chat merupakan salah satu tindakan yang paling sering dilakukan di Teams. Karena itu, area ini dijadikan fokus utama optimasi performa selama paruh pertama 2026.
Hasilnya, pengalaman berpindah percakapan disebut menjadi lebih mulus dan cepat. Microsoft juga menekankan bahwa manfaatnya akan lebih terasa bagi pengguna yang memakai jaringan lambat atau perangkat yang lebih tua.
Apa yang diperbaiki di Teams
Selain angka peningkatan 20% pada perpindahan chat, Microsoft juga mengaitkan hasil ini dengan fondasi yang sudah dibangun lewat desain ulang chat dan channels pada tahun sebelumnya. Artinya, perbaikan saat ini bukan perubahan tunggal, melainkan lanjutan dari upaya optimasi yang sudah berjalan.
Perusahaan juga mengungkap bahwa ada sejumlah hambatan teknis yang sebelumnya membuat Teams tidak secepat yang seharusnya. Setelah menemukan sumber masalahnya, Microsoft menerapkan perbaikan yang disebut mampu meningkatkan kecepatan secara signifikan.
Meski perbaikan berlaku lintas perangkat, pengguna Apple disebut akan merasakan dampak yang lebih besar. Microsoft menemukan masalah hang atau aplikasi macet pada perangkat Apple, lalu memasang perbaikan yang menurunkan kejadian itu hingga 35%.
Di iOS, ada tambahan peningkatan lain yang cukup spesifik. Fitur pencarian orang dibuat 25% lebih cepat, yang penting bagi pengguna yang rutin mencari rekan kerja atau kontak di dalam aplikasi.
Mengapa pembaruan ini penting
Performa sering kali lebih menentukan pengalaman pengguna dibanding penambahan fitur baru. Aplikasi kolaborasi yang lambat dapat mengganggu ritme kerja, terutama ketika pengguna harus membuka banyak percakapan dalam waktu singkat.
Dalam konteks itu, langkah Microsoft menunjukkan perubahan prioritas yang lebih praktis. Alih-alih hanya menonjolkan fitur berbasis AI, perusahaan kini berusaha memperbaiki aspek dasar yang langsung memengaruhi kenyamanan penggunaan.
Konteks ini juga penting karena Teams merupakan salah satu produk utama Microsoft untuk pasar kerja modern. Ketika aplikasi inti seperti ini terasa lambat, persepsi terhadap ekosistem Microsoft secara keseluruhan ikut terpengaruh.
Perbaikan pada Teams juga datang saat Microsoft sedang mencoba memulihkan kepercayaan lewat kualitas software yang lebih konsisten. Sinyal itu terlihat dari keputusan perusahaan untuk memusatkan energi pada pembenahan produk yang sudah dipakai luas, bukan sekadar memperluas fitur baru.
Dampak bagi pengguna lintas perangkat
Bagi pengguna umum, peningkatan 20% mungkin tidak selalu terlihat sebagai angka besar di atas kertas. Namun pada aplikasi yang dibuka berulang-ulang sepanjang hari, pengurangan jeda sekecil apa pun dapat membuat interaksi terasa lebih ringan.
Manfaat itu juga relevan untuk lingkungan kerja yang tidak selalu punya koneksi ideal. Microsoft secara khusus menyebut peningkatan respons ini membantu pengguna di jaringan yang lebih lambat dan perangkat lama, dua kondisi yang masih umum di banyak organisasi.
Sementara itu, pembenahan untuk macOS dan iOS menyoroti bahwa optimasi tidak dilakukan secara seragam. Microsoft tampaknya memprioritaskan titik-titik friksi yang paling mengganggu, termasuk hang pada perangkat Apple dan lambatnya pencarian orang di iPhone atau iPad.
Dengan kata lain, perombakan Teams selama enam bulan ini bukan sekadar penyegaran kosmetik. Microsoft mencoba membuat aplikasi bekerja sebagaimana mestinya: cepat saat membuka chat, lebih stabil di perangkat Apple, dan lebih sigap ketika pengguna mencari orang di iOS.
Source: www.xda-developers.com






