Google mulai menyalurkan Android 17 QPR1 Beta 4 ke pengguna program beta publik, dan pembaruan ini membawa satu tambahan yang paling menarik perhatian: Screen Reactions. Fitur ini memudahkan pengguna merekam layar Pixel sambil menampilkan wajah mereka sendiri dalam overlay yang bisa dipindah dan diubah ukurannya.
Bagi kreator konten, fitur itu membuka cara yang lebih sederhana untuk membuat video reaksi dan tutorial langsung dari ponsel. Alih-alih mengandalkan pengaturan yang lebih rumit, pengguna bisa merekam diri dan isi layar secara bersamaan dalam satu proses.
Screen Reactions sebelumnya sudah sempat didemonstrasikan Google saat I/O 2026. Dalam implementasinya di beta terbaru ini, wajah pengguna muncul pada lapisan kecil di bagian bawah layar dan bisa ditempatkan di area mana pun sesuai kebutuhan.
Fitur tersebut dirancang untuk kebutuhan yang sangat spesifik tetapi makin umum dipakai, terutama untuk penjelasan aplikasi, walkthrough gim, dan video respons singkat. Kehadirannya juga menjadi satu-satunya penambahan fitur baru yang benar-benar menonjol di Beta 4.
Berbeda dari beta sebelumnya yang disebut lebih kaya perubahan, Android 17 QPR1 Beta 4 lebih berfokus pada perbaikan bug dan peningkatan stabilitas. Dengan kata lain, pembaruan ini lebih diarahkan untuk merapikan sistem menjelang rilis yang lebih matang.
Konteks ini penting karena beta ketiga yang dirilis saat I/O 2026 membawa cukup banyak perubahan visual dan antarmuka. Saat itu, Google menyertakan penyesuaian animasi, efek blur pada UI sistem, dan desain ulang shortcut menu aplikasi.
Karena itu, Beta 4 terasa seperti langkah konsolidasi. Google mempertahankan fokus pada penyempurnaan pengalaman, sambil tetap menyelipkan satu fitur baru yang punya daya tarik tinggi bagi pengguna umum.
Di sisi perbaikan, Google mencatat sejumlah masalah yang kini ditangani dalam build terbaru ini. Salah satunya menyangkut pointer mouse yang menjadi tidak terlihat di layar eksternal ketika profil kerja atau aplikasi dengan FLAG_SECURE sedang aktif.
Masalah lain yang diperbaiki adalah crash pada aplikasi Settings saat pengguna membuka pengaturan credential provider dari Private Space. Ada pula perbaikan untuk isu suara screenshot yang sebelumnya mengikuti volume dering, sehingga menyulitkan pengguna yang ingin mengambil tangkapan layar secara senyap tanpa memengaruhi notifikasi panggilan.
Google juga memperbaiki gangguan pada perekaman video dengan zoom 5x yang sebelumnya menimbulkan lompatan frame dan jitter saat kamera digerakkan. Untuk pengguna yang mengandalkan ponsel Pixel sebagai alat dokumentasi, perbaikan ini bisa berdampak langsung pada hasil rekaman.
Perbaikan lain menyasar gestur Back Tap yang sempat gagal bekerja di lock screen interaktif. Selain itu, Google mengatasi regresi driver grafis yang menyebabkan penurunan performa 3D secara signifikan pada aplikasi OpenGL ES di perangkat keras yang lebih baru.
Aspek konektivitas juga ikut disentuh dalam pembaruan ini. Google menyebut telah memperbaiki regresi yang membuat Wireless ADB dan aplikasi yang bergantung pada jaringan lokal gagal terhubung.
Satu bug yang cukup mengganggu pengguna layar utama juga masuk daftar perbaikan. Widget home screen sebelumnya dapat hilang atau tidak tersedia di widget picker setelah perangkat direstart, dan masalah itu kini ikut ditangani dalam Beta 4.
Untuk distribusinya, pembaruan ini tersedia lewat OTA bagi pengguna yang sudah berada di kanal Android public beta dan menjalankan build QPR sebelumnya. Artinya, pengguna yang memenuhi syarat tidak perlu melakukan langkah khusus selain menunggu pembaruan muncul di perangkat.
Google menyebut Beta 4 tersedia untuk seluruh perangkat kompatibel mulai dari Pixel 6a hingga keluarga Pixel 10. Pengecualian berlaku untuk Pixel 6 dan Pixel 6 Pro, meski Google mengatakan kedua model itu akan menerima rilis beta berikutnya.
Posisi Beta 4 juga penting dalam peta rilis Android 17 yang lebih luas. Ini adalah beta keempat dari Quarterly Platform Release pertama untuk Android 17, dengan rilis stabil QPR1 diperkirakan hadir sekitar September.
Sementara itu, rilis stabil Android 17 sendiri disebut tampak sudah semakin dekat. Informasi itu mengemuka berdasarkan unggahan Mishaal Rahman di X, yang menandakan fase pengembangan sistem operasi utama tersebut sudah memasuki tahap akhir sebelum peluncuran stabil.
