Model AI Paling Canggih Anthropic Dibekukan Mendadak, Kini Dijanjikan Segera Kembali

Author: Qoo Media

Anthropic membuka peluang bahwa model AI paling canggihnya akan segera kembali tersedia setelah dibekukan secara mendadak akibat arahan darurat keamanan nasional dari pemerintah AS. Sinyal pemulihan itu muncul di tengah kekhawatiran besar tentang akses ke sistem yang dinilai sangat kuat untuk pekerjaan keamanan siber berisiko tinggi.

Pernyataan ini penting karena pembekuan tersebut tidak hanya menghentikan akses di satu negara, tetapi memaksa Anthropic menarik model Fable 5 dan Mythos 5 secara global. Bagi pelanggan berbayar yang sebelumnya mengandalkan sistem itu, beberapa hari ke depan menjadi penentu apakah layanan dapat kembali normal.

Chris Ciauri, Managing Director of International Anthropic, mengatakan dalam konferensi pers di Seoul bahwa perusahaan “sangat yakin” model-model tersebut akan tersedia lagi dalam beberapa hari mendatang. Pernyataan itu dilaporkan Korea JoongAng Daily.

Acara di Korea Selatan itu awalnya disiapkan untuk menandai ekspansi Anthropic di kawasan tersebut. Namun, pembahasan justru didominasi pertanyaan soal kontrol ekspor terbaru dan Project Glasswing, program Anthropic yang memberi akses Mythos 5 hanya kepada entitas tertentu.

Ciauri menolak mengomentari sebagian besar pertanyaan terkait penghentian akses tersebut. Meski begitu, komentarnya memberi indikasi pertama bahwa Anthropic melihat jalur pemulihan yang realistis dalam waktu dekat.

Mengapa Mythos 5 jadi sorotan

Pusat kecemasan pemerintah AS disebut bertumpu pada Mythos 5. Berbeda dari model yang lebih berorientasi ke konsumen, Mythos 5 dijaga ketat karena kemampuannya untuk memindai, mengidentifikasi, dan memperbaiki kerentanan parah pada basis kode yang sangat kompleks dan dianggap sulit ditembus.

Kemampuan itu dipandang bernilai tinggi untuk pertahanan siber. Namun, dalam tangan pihak yang salah, kemampuan yang sama juga bisa dipakai untuk menemukan dan mengeksploitasi celah pada infrastruktur kritis.

Karena risiko tersebut, Anthropic membatasi akses Mythos melalui inisiatif keamanan siber korporat eksklusif bernama Project Glasswing. Program ini menjadi pagar utama perusahaan untuk mengendalikan siapa yang bisa menggunakan model tersebut.

Menurut Anthropic, Project Glasswing memiliki sekitar 150 mitra. Daftar itu mencakup perusahaan besar seperti Google, NVIDIA, Microsoft, dan Apple.

Sumber ketegangan dengan Washington

Laporan Wired menyebut kontrol ekspor dari AS mengeras setelah perselisihan dengan Anthropic terkait masuknya SK Telecom ke Project Glasswing. Operator telekomunikasi asal Korea Selatan itu disebut memperoleh akses ke Claude Mythos 5.

Mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, Wired melaporkan pejabat AS khawatir terhadap dugaan hubungan SK Telecom dengan China. Kekhawatiran inilah yang disebut mendorong pembekuan darurat terhadap model-model canggih Anthropic.

Anthropic menolak berkomentar atas laporan Wired itu. Gedung Putih dan SK Telecom juga disebut tidak memberikan tanggapan.

Namun, perwakilan SK Telecom mengatakan kepada The Chosun Daily bahwa pernyataan narasumber anonim di media asing tidak memiliki fakta yang terverifikasi. Perwakilan itu juga menegaskan bahwa perusahaan tidak memiliki hubungan dengan China.

Dampak bagi pelanggan dan langkah berikutnya

Pembekuan ini menempatkan pelanggan berbayar Anthropic dalam posisi sulit karena mereka kehilangan akses ke sistem yang paling mumpuni milik perusahaan. Fokus kini bergeser pada apakah pagar pengaman regional dan tambalan keamanan yang sedang disiapkan Anthropic cukup untuk meredakan kekhawatiran Washington.

Belum ada rincian teknis resmi yang dipublikasikan soal bentuk pengamanan tambahan itu. Namun, arah pembahasannya menunjukkan bahwa jalan menuju pemulihan akses kemungkinan bergantung pada kombinasi kontrol wilayah dan lapisan keamanan baru.

Kasus ini juga menunjukkan bagaimana model AI canggih kini dinilai bukan sekadar produk komersial, melainkan aset strategis yang bisa memicu intervensi keamanan nasional. Saat kemampuan AI makin dalam menyentuh keamanan siber, batas antara inovasi, ekspor teknologi, dan geopolitik menjadi semakin tipis.

Bagi Anthropic, momen ini datang saat perusahaan berupaya memperluas jejak internasionalnya. Karena itu, pernyataan optimistis dari pejabat seniornya di Seoul menjadi sinyal penting bahwa perusahaan ingin meyakinkan mitra dan pelanggan bahwa gangguan ini tidak akan berlangsung lama.

Sementara itu, perhatian pasar tetap tertuju pada kapan tepatnya Fable 5 dan Mythos 5 kembali aktif. Jika pemulihan benar terjadi dalam beberapa hari seperti yang diyakini Anthropic, maka langkah itu akan menjadi ujian pertama apakah solusi pengamanan baru perusahaan mampu menjawab keberatan pemerintah AS.

Source: www.androidauthority.com
Terbaru