Ultrahuman memperluas layanan kesehatan metabolik di Amerika Serikat lewat peluncuran M2 Live, sebuah platform yang menghadirkan pemantauan glukosa real-time dan analisis berbasis AI. Produk ini menarik perhatian karena memanfaatkan sensor continuous glucose monitor (CGM) Abbott Lingo yang bisa digunakan tanpa resep dokter.
Langkah ini menempatkan pemantauan glukosa bukan hanya untuk kebutuhan medis tertentu, tetapi juga untuk membantu pengguna memahami dampak kebiasaan harian terhadap tubuh. M2 Live ditujukan bagi orang dewasa berusia 18 tahun ke atas yang tidak menggunakan insulin.
Fokus pada data glukosa real-time
Inti dari M2 Live adalah pemantauan glukosa secara langsung sepanjang hari. Melalui sensor over-the-counter Lingo dari Abbott, pengguna bisa melihat perubahan kadar glukosa dan memahami bagaimana makanan, olahraga, tidur, serta stres memengaruhi regulasi glukosa.
Pendekatan ini dirancang untuk memberi gambaran yang lebih dalam tentang kesehatan metabolik sehari-hari. Dengan begitu, pengguna tidak hanya melihat angka, tetapi juga kaitannya dengan pola hidup yang dijalani.
Ultrahuman juga menyertakan fitur Metabolic Score, yakni metrik harian untuk mengukur regulasi glukosa. Perusahaan menyebut skor ini telah divalidasi secara klinis melalui riset di berbagai pusat klinis.
Selain itu, ada sistem biointelligence bernama Jade AI yang mengolah data kesehatan menjadi rekomendasi yang bisa ditindaklanjuti. Rekomendasi ini ditujukan untuk membantu pengguna membuat keputusan yang lebih tepat terkait nutrisi, aktivitas, dan pemulihan.
Fitur tambahan untuk nutrisi dan aktivitas
M2 Live tidak hanya menampilkan data dasar glukosa. Platform ini juga membawa glucose spike alerts, Food Score, dan Fueling Score untuk memberikan saran yang lebih personal terkait pola makan dan olahraga.
Fitur-fitur tersebut bertujuan membantu pengguna mengenali respons tubuh terhadap makanan tertentu atau rutinitas aktivitas tertentu. Hasilnya, pengguna dapat menyesuaikan kebiasaan harian berdasarkan pola yang terlihat dari data mereka sendiri.
Ultrahuman juga membuka akses ke OGDb, basis data terbuka yang berisi informasi anonim terkait respons makanan dan glukosa dari komunitas Ultrahuman. Kehadiran database ini menambah konteks bagi pengguna saat membandingkan pola pribadi dengan kumpulan data yang lebih luas.
Terhubung dengan ring dan data biomarker darah
Platform ini dapat terhubung dengan Ultrahuman Ring untuk menggabungkan lebih banyak parameter kesehatan dalam satu tampilan. Data yang bisa dihimpun meliputi pola tidur, tingkat aktivitas, metrik pemulihan, heart rate variability atau HRV, dan suhu kulit.
Integrasi ini membuat pembacaan glukosa tidak berdiri sendiri. Pengguna dapat melihat hubungan antara lonjakan atau penurunan glukosa dengan kualitas tidur, intensitas aktivitas, atau kondisi pemulihan tubuh.
Bagi peserta program Blood Vision dari Ultrahuman, analisis dapat diperluas lebih jauh. Mereka bisa melihat data glukosa berdampingan dengan lebih dari 100 biomarker darah untuk mendapatkan gambaran kesehatan yang lebih menyeluruh.
Dukungan riset dan landasan ilmiah
Ultrahuman menyatakan platform ini didukung kolaborasi riset dengan sejumlah institusi. Di antaranya Stanford University, Bangor University, La Trobe University, dan Mayo Clinic, dengan beberapa studi yang masih berlangsung.
Kolaborasi tersebut disebut dimaksudkan untuk memperkuat dasar ilmiah dari insight kesehatan metabolik yang dihasilkan platform. Ini menjadi salah satu poin penting di tengah meningkatnya minat terhadap perangkat kesehatan konsumen yang menawarkan analisis berbasis data biologis.
Harga, masa pakai sensor, dan ketersediaan
Untuk pasar Amerika Serikat, harga M2 Live dipatok $129 untuk satu sensor. Sementara itu, biaya langganan bulanan berada di angka $99.
Platform ini kompatibel dengan biosensor Abbott Lingo. Setiap sensor yang didukung dapat dipakai hingga 14 hari sebelum perlu diganti, sehingga pengguna bisa memantau tren glukosa secara berkelanjutan selama dua minggu.
Ultrahuman menyebut M2 Live akan tersedia di Amerika Serikat melalui situs resminya dalam beberapa minggu ke depan. Untuk saat ini, peluncurannya masih terbatas di pasar AS.
Perusahaan juga menandai bahwa layanan tersebut baru dirilis untuk Amerika Serikat saja. Meski begitu, ada kemungkinan platform ini akan diperluas ke wilayah lain pada tahap berikutnya.
Source: sundayguardianlive.com






