ASUS ROG Zephyrus Duo Tembus Rp129 Juta, Inovatif Tapi Nyaris Mustahil Dibeli Sembarangan

Author: Qoo Media

Harga Rp129.799.000 untuk ASUS ROG Zephyrus Duo langsung memancing pertanyaan besar: wajar atau terlalu mahal. Di satu sisi, angka itu terdengar ekstrem untuk sebuah laptop, tetapi di sisi lain ASUS mencoba membenarkannya lewat konsep yang sangat berbeda dari laptop gaming kebanyakan.

ROG Zephyrus Duo tidak diposisikan sebagai perangkat umum. ASUS menargetkannya ke gamer kompetitif, streamer, dan kreator konten yang membutuhkan multitasking ekstrem saat bekerja atau bermain.

Dua layar jadi pembeda utama

Daya tarik terbesar laptop ini ada pada dua layar sentuh OLED 16 inci. ASUS menyebut perangkat ini sebagai laptop gaming pertama di dunia dengan konfigurasi tersebut, dan masing-masing layar mendukung resolusi 3K serta refresh rate 120Hz.

Bagi pengguna yang sering membuka Discord, streaming, dan browser sambil bermain, konsep itu terasa relevan. ASUS bahkan menyebut sekitar 80% gamer melakukan multitasking saat bermain, sehingga layar tambahan bukan sekadar gimmick, melainkan alat kerja yang dirancang untuk alur penggunaan modern.

Namun, kebutuhan seperti itu tidak dimiliki semua orang. Banyak pengguna gaming masih akan merasa satu layar sudah cukup, terutama jika pemakaian hanya sebatas bermain game atau menjalankan aplikasi kreatif standar.

Performa kelas atas, bukan kelas biasa

Di balik desainnya yang unik, Zephyrus Duo juga membawa spesifikasi yang sangat tinggi. Laptop ini dibekali Intel Core Ultra 9 dan GPU NVIDIA RTX 5090 Laptop dengan TGP hingga 150W.

Kombinasi itu menempatkannya di kelas performa yang sangat serius. ASUS juga melengkapinya dengan sistem pendingin ROG Intelligent Cooling, Liquid Metal, dan Vapor Chamber agar performa tetap stabil saat dipaksa bekerja berat.

Dengan bekal seperti itu, harga Rp129 juta mulai terlihat lebih masuk akal bagi segmen pengguna tertentu. Terutama jika kebutuhan utamanya memang rendering, AI, gaming kompetitif, dan streaming tingkat tinggi secara bersamaan.

Layak untuk siapa, mahal untuk siapa

Nilai sebuah laptop seperti ini sangat bergantung pada kebutuhan. Untuk profesional yang memanfaatkan semua fitur ekstremnya setiap hari, perangkat ini bisa dipandang sebagai investasi kerja, bukan sekadar barang konsumsi.

Sebaliknya, untuk pengguna yang hanya ingin laptop gaming kencang atau perangkat kreatif biasa, harga tersebut akan terasa berlebihan. Dalam skenario itu, Zephyrus Duo masuk kategori overkill, karena banyak kemampuan premiumnya tidak akan benar-benar terpakai.

Itulah yang membuat perdebatan soal harga laptop ini menarik. Dari sisi inovasi, ASUS ROG Zephyrus Duo tampil sebagai salah satu laptop paling futuristik di pasar saat ini.

Dari sisi value for money, jawabannya jauh lebih subjektif. Laptop ini jelas bukan untuk semua orang, dan pada akhirnya pertanyaannya kembali ke kebutuhan nyata pengguna, bukan sekadar teknologi yang terlihat mengesankan.

Source: id.mashable.com
Terbaru