Framework Turunkan Harga Laptopnya, Tapi Keringanan Ini Tak Akan Lama

Framework baru saja menurunkan harga beberapa konfigurasi Laptop 13 Pro, dan langkah itu datang di saat pasar PC masih dibayangi kenaikan biaya komponen. Kabar ini menarik karena pemotongan harga tersebut tidak akan bertahan lama, sebab perusahaan sendiri sudah memberi sinyal bahwa penyesuaian harga sistem lain bisa terjadi dalam beberapa minggu ke depan.

Pendorong utamanya ada pada perubahan komponen penyimpanan. Framework mengatakan berhasil mendapatkan SSD baru dari mitra ADATA yang menawarkan performa dan keandalan lebih baik, tetapi harganya lebih rendah.

SSD baru, harga lebih rendah

SSD anyar itu tersedia dalam pilihan 1TB dan 2TB. Framework menyebut varian 1TB kini dipasang dengan harga lebih rendah daripada SSD 500GB yang sebelumnya sudah lolos validasi untuk laptop tersebut.

Dampaknya langsung terasa pada pesanan yang sudah masuk. Karena Framework Laptop 13 Pro pre-order belum mulai dikirim, setiap pesanan yang sudah dibuat akan di-upgrade ke SSD baru dan disesuaikan harganya.

Perusahaan juga menjelaskan bahwa pesanan 500GB akan dialihkan ke drive 1TB dengan harga yang lebih rendah. Artinya, pembeli awal justru mendapat kapasitas penyimpanan lebih besar tanpa kenaikan biaya di titik ini.

Namun, Framework belum menampilkan harga baru di situsnya saat pernyataan itu dibuat. Jadi, rincian biaya untuk konfigurasi baru belum bisa disebutkan secara pasti.

Relevan, tapi hanya sementara

Meski kabar ini menguntungkan calon pembeli, Framework menegaskan bahwa keringanan tersebut hanya bersifat terbatas. Perusahaan memperingatkan bahwa harga keseluruhan sistem untuk Framework Laptop 13 Pro kemungkinan harus disesuaikan lagi dalam beberapa minggu mendatang untuk pesanan baru.

Peringatan itu sejalan dengan kondisi industri yang memang sedang menekan banyak produsen laptop. Microsoft, Dell, Lenovo, HP, dan sejumlah merek lain disebut sudah menaikkan harga lebih dulu.

Apple sempat lolos dari gelombang kenaikan karena stok komponen yang cukup, tetapi situasi itu kini tidak lagi berlaku. Framework juga merespons kenaikan harga Apple pada hari yang sama dengan menurunkan harga beberapa konfigurasi Laptop 13 Pro, meski kemudian menjelaskan bahwa waktunya hanya kebetulan.

Tekanan biaya belum mereda

Masalah utamanya bukan sekadar satu komponen. Framework menilai tekanan harga juga berkaitan dengan kenaikan biaya CPU, yang bisa memaksa penyesuaian harga sistem secara keseluruhan.

Kondisi ini membuat pemotongan harga yang baru diumumkan terlihat lebih sebagai jeda singkat daripada perubahan arah pasar. Bahkan, situasi di sektor lain memberi gambaran yang sama: ketika Microsoft mengumumkan gelombang kenaikan harga pada konsol Xbox, perusahaan itu juga memperkirakan harga penyimpanan dan memori konsol bisa naik dua kali lipat pada musim gugur 2027.

Framework tidak menyebut bahwa laptop akan mengalami kenaikan setajam itu, tetapi perusahaan menegaskan faktor yang mendorong lonjakan harga komponen pada konsol juga akan memengaruhi suku cadang PC. Dengan kata lain, ruang untuk harga yang lebih murah masih ada, tetapi jendelanya tampak sempit.

Bagi pembeli yang mengincar laptop modular ini, momentum sekarang bisa menjadi salah satu kesempatan paling menarik dalam waktu dekat. Tetapi karena Framework sudah memberi sinyal perubahan harga lanjutan, nilai terbaik dari penurunan ini berpotensi berubah lagi saat pesanan baru dibuka berikutnya.

Terkait