Setelah King Seiko Kembali, Seiko Kini Mengisyaratkan Kebangkitan Queen Seiko

Seiko tampaknya sedang menyiapkan langkah berikutnya untuk menghidupkan kembali salah satu nama historisnya. Setelah King Seiko kembali hadir, kemunculan aplikasi merek dagang “Queen Seiko” di Jepang, Amerika Serikat, dan beberapa pasar Amerika Selatan memunculkan dugaan bahwa lini jam tangan wanita dari 1962 itu bisa saja menyusul.

Langkah ini menarik perhatian karena Queen Seiko bukan nama baru dalam sejarah perusahaan. Lini tersebut pertama kali diperkenalkan pada 1962, setahun setelah King Seiko, dan sejak awal diposisikan sebagai rangkaian kelas atas untuk perempuan.

Aplikasi merek dagang di tiga wilayah

Seiko Group Corporation diketahui telah mengajukan permohonan merek dagang untuk nama “Queen Seiko” di Jepang, Amerika Serikat, dan beberapa pasar Amerika Selatan. Temuan ini muncul dari pengajuan yang dipantau oleh @plus9Time.

Di Jepang, aplikasi bernomor 商願2026-57703 diajukan pada 21 Mei 2026. Kelas barang yang dicakup adalah International Class 14, termasuk jam, tali jam, dan kotak jam.

Di Amerika Serikat, pengajuan ke USPTO tercatat dengan nomor seri 99879210 dan diajukan pada 11 Juni 2026. Statusnya masih menunggu penugasan pemeriksa saat ini.

Mengapa nama Queen Seiko punya bobot historis

Queen Seiko lahir pada 1962, tepat setelah peluncuran King Seiko. Pada masa itu, banyak jam tangan wanita lebih menonjolkan unsur dekoratif, tetapi Queen Seiko datang dengan pendekatan yang berbeda.

Model-modelnya menampilkan dial yang mudah dibaca meski berukuran kecil. Jam ini juga memakai crown yang besar agar lebih mudah diputar, serta menawarkan akurasi yang setara dengan versi pria.

Pendekatan itu membuat Queen Seiko menonjol di masanya. Saat perempuan mulai lebih banyak masuk ke dunia kerja, jam ini juga menjadi simbol status bagi banyak pasangan yang memilih paket “his-and-hers”.

Seiko pernah memberi perhatian serius pada segmen wanita

Queen Seiko tidak hanya mengandalkan nama besar. Jam ini disebut memakai dial guilloché yang halus dan mesin mekanis kelas tinggi, yang menunjukkan bahwa Seiko memberi perhatian teknis yang sama seriusnya seperti pada lini pria.

Kesan itu penting karena menunjukkan posisi Queen Seiko bukan sebagai produk aksesori biasa. Seiko menempatkannya sebagai jam tangan yang tetap mengutamakan rekayasa dan keterbacaan, meski dimensinya dibuat lebih kecil.

Konteks setelah kembalinya King Seiko

Waktu pengajuan merek dagang ini juga dianggap menarik karena selaras dengan kebangkitan King Seiko. Lini King Seiko dihidupkan kembali pada 2022 setelah sempat berhenti diproduksi untuk sementara waktu.

Kembalinya King Seiko memancing minat penggemar jam tangan di seluruh dunia. Sejak itu, lini tersebut terus berkembang lewat beberapa koleksi baru.

Karena itu, kemungkinan hadirnya Queen Seiko dipandang sebagai pelengkap historis yang logis. Jika benar direalisasikan, pasangan dua nama ini akan menghidupkan kembali hubungan lama yang dulu menjadi bagian penting dari identitas Seiko.

Namun belum ada pengumuman produk

Meski pengajuan merek dagang sudah muncul di beberapa pasar besar, belum ada produk yang diumumkan. Pengajuan merek dagang juga tidak menjamin sebuah peluncuran akan terjadi.

Seiko sendiri belum memberikan pernyataan resmi. Meski begitu, pengajuan serentak di tiga wilayah besar menunjukkan bahwa nama Queen Seiko setidaknya sedang diamankan untuk sesuatu yang telah direncanakan.

Source: www.notebookcheck.net

Terkait