Minat pada smartwatch murah terus naik karena perangkat di kelas harga Rp 1 jutaan kini tidak lagi sekadar pelengkap gaya. Di Juni 2026, banyak model sudah menawarkan layar AMOLED, pemantauan kesehatan, mode olahraga, dan baterai yang sanggup bertahan lebih dari satu minggu.
Kondisi ini membuat persaingan di segmen wearable terjangkau semakin ketat. Bagi calon pembeli, situasi tersebut menguntungkan karena pilihan makin banyak, sementara fitur yang dulu identik dengan produk premium kini hadir di kelas yang lebih ramah kantong.
Salah satu perangkat yang paling menarik perhatian adalah Huawei Band 10. Meski secara bentuk lebih dekat ke smart band, perangkat ini membawa fitur yang sudah mendekati smartwatch dengan fokus pada kesehatan, aktivitas harian, dan efisiensi daya.
Huawei membekali Band 10 dengan pemantauan kesehatan yang lengkap. Fitur yang tersedia mencakup analisis kualitas tidur, pengukur tingkat stres, serta beragam mode olahraga untuk pengguna yang aktif bergerak sepanjang hari.
Keunggulan lain Huawei Band 10 ada pada daya tahan baterai. Perangkat ini disebut mampu digunakan lebih dari satu minggu, sebuah nilai penting bagi pengguna yang tidak ingin terlalu sering mengisi ulang perangkat wearable.
Di tengah banyaknya pilihan, Redmi Watch 6 Lite juga masuk dalam daftar yang layak diperhatikan. Berdasarkan spesifikasi resmi Xiaomi, model ini menawarkan layar AMOLED yang cerah dan puluhan mode olahraga untuk mendukung penggunaan harian maupun aktivitas kebugaran.
Redmi Watch 6 Lite juga membawa pemantauan detak jantung 24 jam dan pengukuran SpO2. Xiaomi melengkapinya dengan baterai yang dapat bertahan hingga beberapa hari dalam penggunaan normal serta desain ringan yang nyaman dipakai seharian.
Pilihan menarik lain di kelas terjangkau
Amazfit Bip 6 cocok untuk pengguna yang menginginkan layar besar dan navigasi responsif. Berdasarkan informasi resmi Amazfit, perangkat ini mendukung pemantauan detak jantung, kadar oksigen darah, kualitas tidur, dan fitur kebugaran yang terhubung ke aplikasi pendamping di smartphone.
Dari realme, realme Watch S2 Lite hadir dengan desain modern dan layar sentuh berkualitas tinggi. Fitur yang dibawa mencakup notifikasi panggilan, pesan, pengingat aktivitas, serta berbagai mode olahraga untuk pengguna dengan mobilitas tinggi.
Haylou Solar Neo juga layak dipertimbangkan bagi pembeli yang mengutamakan tampilan premium. Smartwatch ini menawarkan sertifikasi ketahanan air, pemantauan detak jantung, penghitung langkah, dan pilihan watch face yang bisa disesuaikan.
Kieslect KR Mini 3 menonjol lewat layar AMOLED yang tajam. Pada beberapa variannya, perangkat ini juga mendukung panggilan via Bluetooth, selain fitur pemantauan kesehatan harian dan baterai yang cukup awet untuk pemakaian normal.
Mibro Lite 3 menjadi alternatif bagi pengguna yang menyukai desain bergaya premium. Berdasarkan spesifikasi resmi perusahaan, perangkat ini dibekali pemantauan denyut jantung, pengukur SpO2, pelacakan aktivitas olahraga, dan daya tahan baterai yang kompetitif di kelasnya.
Zeblaze GTR Mini lebih cocok untuk pengguna yang rutin berolahraga. Model ini menawarkan berbagai mode latihan, pemantauan kesehatan secara real-time, bodi ringan, serta layar dengan tingkat kecerahan yang baik agar informasi tetap mudah dibaca di luar ruangan.
Honor Choice Watch Lite juga masuk radar smartwatch murah yang patut dilirik. Perangkat ini menawarkan antarmuka sederhana, sinkronisasi notifikasi yang stabil, fitur kesehatan yang cukup lengkap, dan desain minimalis untuk olahraga maupun kerja.
Bagi pengguna pemula, itel Alpha Watch 2 menjadi opsi paling ekonomis. Fitur dasarnya mencakup penghitung langkah, pemantauan detak jantung, pengingat aktivitas, dan notifikasi dari smartphone.
Apa yang perlu diperhatikan sebelum membeli
Selain merek, jenis layar menjadi faktor penting saat memilih smartwatch murah. Panel AMOLED umumnya memberi tampilan lebih tajam, warna lebih hidup, dan konsumsi daya lebih efisien dibanding layar LCD.
Daya tahan baterai juga perlu diperhitungkan sejak awal. Berdasarkan berbagai pengujian media teknologi, smartwatch dengan ketahanan minimal tujuh hari biasanya memberi pengalaman pakai yang lebih praktis karena tidak menuntut pengisian ulang terlalu sering.
Fitur kesehatan kini menjadi nilai jual utama di kelas terjangkau. Sebagian besar model terbaru sudah mendukung pemantauan detak jantung, kadar oksigen darah, kualitas tidur, hingga pengingat untuk bergerak setelah duduk terlalu lama.
Namun, fungsi tersebut tetap harus dipahami sebagai informasi kebugaran. Data yang ditampilkan smartwatch bukan pengganti pemeriksaan medis profesional.
Kompatibilitas dengan smartphone juga tidak boleh diabaikan. Sebagian besar smartwatch modern sudah mendukung Android dan iPhone melalui aplikasi resmi masing-masing merek, sehingga notifikasi pesan, panggilan, dan aplikasi lain bisa langsung dipantau dari pergelangan tangan.
Di tengah persaingan yang semakin ramai, perangkat seperti Huawei Band 10 menunjukkan bahwa harga terjangkau tidak lagi identik dengan fitur seadanya. Untuk pengguna yang mencari wearable murah tapi canggih di Juni 2026, pilihan di kisaran Rp 1 jutaan kini jauh lebih beragam dan semakin relevan untuk kebutuhan kesehatan, olahraga, dan produktivitas harian.
