Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat lonjakan komentar spam yang mempromosikan judi online di media sosial. Dua platform yang paling banyak terdampak adalah Instagram dan Facebook, yang berada di bawah naungan Meta.
Temuan ini menunjukkan pola promosi ilegal yang makin agresif di ruang digital. Alih-alih hanya mengandalkan situs, pelaku kini memanfaatkan kolom komentar pada akun-akun dengan interaksi tinggi.
Komdigi soroti platform Meta
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, menyebut promosi judi online paling banyak tersebar di Instagram dan Facebook. Komdigi pun akan segera bertemu perwakilan Meta untuk menindaklanjuti temuan tersebut.
Alexander juga mengimbau platform lain memperketat pengawasan terhadap aktivitas serupa. Menurut dia, metode spam komentar memperlihatkan bahwa pelaku terus mencari celah baru untuk menyebarkan promosi ilegal.
Ribuan komentar sudah ditangani
Komdigi telah menangani 126.180 komentar spam pada periode 1 Juni sampai 28 Juni 2026 di platform media sosial. Dari jumlah itu, porsi terbesar ada di situs dengan 111.279 temuan.
Setelah situs, data penanganan juga mencatat file sharing sebagai kategori terbesar berikutnya. Di bawahnya ada YouTube dengan 4.579 temuan, lalu Meta dengan 4.549, dan X dengan 622.
Alexander menjelaskan bahwa penutupan situs judi online tidak membuat promosi ikut berhenti. Saat satu situs ditutup, situs baru disebut cepat muncul, lalu digunakan kembali untuk promosi.
Kolom komentar jadi sasaran baru
Komdigi menilai pergeseran ke kolom komentar sebagai modus baru para pelaku. Mereka sengaja menyasar akun-akun dengan jumlah interaksi besar agar promosi terlihat lebih luas dan cepat menyebar.
Pola ini membuat pengawasan tidak lagi cukup hanya berfokus pada tautan situs. Alexander menekankan bahwa akun dengan komentar ramai kini ikut menjadi medan promosi yang harus diawasi lebih ketat.
Komdigi sudah melakukan pemutusan akses atau takedown terhadap situs yang terindikasi judi online. Namun, kementerian melihat pelaku terus menyesuaikan cara agar tetap bisa menjangkau pengguna media sosial.
Imbauan untuk pengguna media sosial
Komdigi meminta masyarakat tidak mengakses, membagikan, atau berinteraksi dengan konten promosi judi online. Interaksi sekecil apa pun di kolom komentar dinilai dapat membantu memperluas jangkauan konten tersebut.
Di tengah maraknya spam komentar, perhatian publik juga diarahkan ke cara platform menangani penyebaran konten ilegal. Pengawasan yang lebih ketat dinilai menjadi kunci agar promosi judi online tidak terus berpindah bentuk dan berpindah lokasi di ruang digital.
