Steam Controller Ini Bisa Merayap Sendiri ke Dock, Mod Unik Ini Ternyata Belum Selalu Akurat

Author: Qoo Media

Sebuah mod unik untuk Steam Controller menunjukkan ide yang terasa seperti adegan film fiksi ilmiah. Gamepad buatan Valve itu bisa diarahkan kembali ke dock pengisian dayanya sendiri dengan bantuan getaran dan pelacakan kamera.

Proyek ini menarik perhatian karena tidak sekadar menampilkan aksesori baru, melainkan cara baru memanfaatkan motor getar pada controller. Alih-alih hanya memberi umpan balik saat bermain, getaran dipakai untuk mendorong perangkat bergerak di atas permukaan menuju charging puck.

Controller “pulang sendiri” ke dock

Mod tersebut dibuat oleh Ray Foss dalam bentuk alat berbasis browser bernama Auto-Charge Tracker. Dalam video yang ia bagikan di Twitter, Steam Controller tampak bergetar dan bergerak sendiri ke arah dock pengisian dayanya.

Cara kerjanya menggabungkan kamera dan titik pelacakan pada controller. Kamera melacak beberapa titik tertentu di perangkat, lalu sistem menentukan arah yang dibutuhkan dan mengaktifkan motor getar agar gamepad bergerak ke target.

Pendekatan ini membuat charging puck bukan hanya tempat isi ulang, tetapi juga tujuan navigasi yang bisa didekati secara otomatis. Hasilnya memang belum seperti robot presisi tinggi, tetapi konsepnya sudah cukup untuk menunjukkan potensi fitur yang tidak biasa pada controller modern.

Valve sendiri merancang Steam Controller agar bisa diisi daya melalui USB atau lewat puck pengisian. Puck itu juga berfungsi sebagai wireless receiver, sehingga posisinya memang menjadi bagian penting dalam ekosistem perangkat tersebut.

Masih belum selalu akurat

Meski tampil mengesankan, Foss mengakui sistem ini belum sepenuhnya mulus. Ia menyebut titik pelacakan pada Steam Controller bisa sedikit “finicky” saat alat berusaha menentukan posisi target.

Karena itu, Auto-Charge Tracker tidak selalu bekerja akurat setiap saat. Dalam praktiknya, controller kadang masih bisa meleset dari charging puck, sehingga hasil akhirnya belum konsisten di setiap percobaan.

Keterbatasan itu penting karena proyek ini lebih cocok dilihat sebagai eksperimen kreatif daripada solusi pengisian daya otomatis yang siap dipakai massal. Namun justru di situ letak daya tariknya, karena mod ini menunjukkan bagaimana perangkat konsumen dapat diberi fungsi baru lewat kombinasi software, kamera, dan perangkat keras yang sudah ada.

Foss juga menyediakan proyek tersebut di GitHub bagi yang ingin melihatnya lebih dekat. Kehadiran kode dan alat berbasis browser membuat proyek ini terasa sebagai karya komunitas modding yang terbuka untuk dieksplorasi.

Muncul saat Steam Controller sedang ramai dibicarakan

Eksperimen ini hadir ketika Steam Controller baru Valve sedang menjadi perbincangan. Gamepad tersebut dijual dengan harga $100 dan disebut telah habis terjual dengan cepat.

Permintaan yang tinggi juga berdampak pada jadwal pengiriman. Valve telah mengonfirmasi bahwa sebagian pesanan Steam Controller baru akan tiba pada 2027, tergantung kapan pesanan dilakukan.

Untuk pemesanan yang lebih awal, jendela pengiriman lain yang disebut mencakup September 2026 dan Desember 2026. Situasi ini membuat akses ke perangkat tidak merata, karena tidak semua pembeli bisa segera mencobanya.

Kondisi stok dan jadwal kirim yang panjang ikut menambah rasa penasaran terhadap berbagai eksperimen komunitas. Saat perangkat belum mudah didapat semua orang, video mod seperti Auto-Charge Tracker justru bisa memperluas sorotan terhadap kemampuan unik controller itu.

Bukan satu-satunya eksperimen pada controller baru Valve

Steam Controller juga sempat muncul dalam kabar lain terkait fitur tersembunyi. Sebuah easter egg yang baru ditemukan memungkinkan gamepad bergetar untuk menciptakan lagu, bahkan menirukan suara Wilhelm scream yang terkenal.

Temuan itu memperlihatkan bahwa motor getar pada perangkat ini punya ruang eksplorasi lebih luas daripada fungsi standar. Auto-Charge Tracker membawa gagasan tersebut lebih jauh dengan menjadikan getaran sebagai alat gerak, bukan hanya media efek suara atau respons haptik.

Di luar lini controller, Valve juga baru mengungkap detail penting soal Steam Machine. Perusahaan itu menetapkan harga awal $1,049 dan jadwal rilis 25 Juni setelah penundaan selama beberapa bulan.

Valve mengatakan pemilihan pembeli Steam Machine dilakukan secara acak dari kumpulan orang yang mendaftar pada jendela pra-rilis yang sangat singkat. Email kepada calon pembeli terpilih disebut sudah mulai dikirim.

Bagi penggemar perangkat keras Valve, kemunculan Auto-Charge Tracker menambah daftar eksperimen yang membuat ekosistem ini terasa hidup. Walau masih kerap meleset dari dock, ide memanfaatkan kamera dan getaran untuk “memulangkan” controller ke charging puck sudah cukup untuk menunjukkan betapa kreatifnya komunitas di sekitar Steam Controller.

Source: www.xda-developers.com
Terbaru