Redmi K Pad Ternyata Sudah Lama Dijual di Tetangga, Indonesia Kebagian Nama Xiaomi Pad Mini

Tablet mini Xiaomi ternyata bukan barang baru di pasar Asia Tenggara. Perangkat yang dikenal sebagai Redmi K Pad itu sudah lebih dulu hadir di Malaysia dan Singapura dengan nama global Xiaomi Pad Mini.

Informasi ini menarik perhatian karena tablet berukuran ringkas seperti ini dinilai punya pasar yang kuat. Perangkat 7 sampai 8 inci dianggap pas untuk mobilitas, membaca, hingga bermain gim tanpa terasa terlalu besar.

Akun @bootechnoid sempat menyoroti hal tersebut pada Desember 2025. Ia menilai tablet mungil Xiaomi itu sayang tidak bisa dibeli di Indonesia, padahal potensinya disebut cukup besar.

Di pasar luar Indonesia, nama yang dipakai adalah Xiaomi Pad Mini. Sementara di Indonesia, perangkat itu dikenal sebagai Redmi K Pad.

Ukuran layar menjadi salah satu daya tarik utama tablet ini. Panel 8,8 inci disebut nyaman untuk dibawa santai dan masih enak dipakai bermain gim, bahkan dengan satu tangan.

Bukan hanya ukuran yang menonjol, spesifikasinya juga tergolong agresif untuk kelas tablet mini. Perangkat ini disebut membawa MediaTek Dimensity 9400 Plus, RAM 16GB, dan penyimpanan 512GB.

Harga yang beredar juga menempatkannya di segmen menengah atas. Menurut @bootechnoid, harga Xiaomi Pad Mini jika dikonversi berada di kisaran Rp8 jutaan.

Nama global berbeda, konsep produk tetap sama

Perbedaan nama antara Xiaomi Pad Mini dan Redmi K Pad menunjukkan strategi pemasaran yang berbeda di tiap pasar. Meski begitu, konsep produknya tetap sama, yakni tablet kompak dengan fokus pada performa dan portabilitas.

Hal ini penting karena segmen tablet mini tidak seramai tablet layar besar. Saat sebuah produk dengan ukuran ringkas hadir membawa chipset kelas tinggi dan memori besar, posisinya langsung menonjol.

Dalam pembahasan yang berkembang, perangkat ini juga kerap dikaitkan dengan Redmi K Pad 2. Model tersebut dibahas sebagai penerus dengan peningkatan yang lebih jelas di sisi performa dan fitur.

Redmi K Pad 2 disebut punya orientasi kuat ke gaming dan produktivitas. Tablet ini bahkan disebut bisa difungsikan sebagai second monitor untuk MacBook dan mendukung pengiriman file mirip AirDrop lewat Xiaomi Interconnectivity.

Fitur konektivitas antarperangkat itu menjadi nilai tambah penting. Pengguna disebut bisa mengirim file atau gambar dengan cepat dan mudah selama fitur Xiaomi Interconnectivity dipasang.

Spesifikasi Redmi K Pad 2 yang ikut menyita perhatian

Redmi K Pad 2 disebut mencatat skor AnTuTu lebih dari 3,6 juta. Angka itu membuatnya diposisikan sebagai tablet gaming dengan performa sangat tinggi.

Dari sisi layar, Redmi K Pad 2 masih mempertahankan ukuran 8,8 inci. Panel yang dipakai adalah IPS LCD dengan resolusi 3K dan refresh rate 165Hz.

Kecerahan layar disebut mencapai 1.100 nits. Tablet ini juga mendukung Dolby Vision untuk meningkatkan pengalaman visual.

Audio juga menjadi salah satu fokus perangkat ini. Sistem speaker disebut memakai sound by Bose dengan karakter bass yang terasa kuat.

Untuk dapur pacu, Redmi K Pad 2 disebut memakai MediaTek Dimensity 9500. Varian tertingginya membawa RAM 16GB dan penyimpanan internal 512GB.

Dalam pengujian penggunaan gim, perangkat ini disebut mampu menjalankan Wuthering Waves pada preset tinggi secara stabil di 60fps. Untuk PUBG Mobile, setting frame rate Ultra Extreme 120fps juga diklaim bisa dibuka.

Di Mobile Legends, perangkat ini disebut dapat menjalankan pengaturan Ultra pada 120fps. Touch sampling rate 540Hz dan gyro hardware juga ikut disebut sebagai penunjang pengalaman bermain.

Produktivitas, baterai, dan konektivitas

Tablet ini bukan hanya ditujukan untuk bermain gim. Redmi K Pad 2 juga disebut bisa dipakai bersama gamepad sambil dihubungkan ke monitor eksternal karena port USB-C-nya mendukung display output.

Sistem operasinya memakai HyperOS 3 berbasis Android 16. Pengguna juga disebut bisa mengaktifkan Workstation Mode untuk membantu multitasking.

Untuk daya tahan, baterainya berkapasitas 9.100 mAh. Pengisian cepat 67W HyperCharge juga sudah disertakan.

Di sektor kamera, tersedia kamera belakang 13MP dan kamera depan 8MP. Hasil kameranya disebut lumayan dan masih bisa diandalkan untuk kebutuhan dasar.

Konektivitas nirkabelnya sudah memakai WiFi 7 dan Bluetooth 5.4. Namun perangkat ini disebut belum memiliki varian seluler.

Fitur lain yang ikut dibawa adalah sensor sidik jari untuk keamanan. Dengan kombinasi ukuran ringkas, performa tinggi, dan harga yang disebut lebih terjangkau dibanding OPPO Pad Mini serta Legion Y700 Gen 5, lini Redmi K Pad terus menarik perhatian, terutama setelah diketahui nama globalnya sudah lebih dulu beredar di Malaysia dan Singapura sebagai Xiaomi Pad Mini.

Terkait