ManageEngine memperkenalkan ManageEngine Marketplace sebagai ekosistem partner-developer untuk memperluas kemampuan platform manajemen TI enterprise. Melalui wadah ini, organisasi bisa menemukan ekstensi, integrasi, add-on, plug-in, hingga AI agent yang dapat diterapkan secara lebih aman dan terkelola.
Pengumuman ini disampaikan dalam ManageEngine User Conference 2026 di Jakarta. Langkah tersebut hadir di tengah meningkatnya adopsi kecerdasan buatan dan makin rumitnya infrastruktur TI perusahaan.
Ekosistem yang mempercepat inovasi enterprise
Marketplace ini dirancang agar perusahaan tidak perlu membangun integrasi dari awal untuk menambah fungsi baru. ManageEngine menempatkan platform tersebut sebagai pusat distribusi sekaligus pintu masuk untuk mengelola berbagai ekstensi yang dibuat partner-developer.
Pendekatan ini ditujukan untuk mempercepat adopsi inovasi, tetapi tetap menjaga keamanan, tata kelola, dan kepatuhan. Bagi lingkungan enterprise, tiga hal itu menjadi syarat penting saat perusahaan mulai mengintegrasikan teknologi baru ke dalam sistem operasional.
CEO ManageEngine Rajesh Ganesan mengatakan perkembangan AI telah membuat proses pengembangan perangkat lunak menjadi lebih mudah. Namun, ia menegaskan organisasi tetap membutuhkan mekanisme yang memastikan setiap inovasi memenuhi standar keamanan, kualitas, dan governance perusahaan.
“ManageEngine Marketplace memberikan ruang bagi developer untuk menghadirkan kapabilitas baru yang melampaui fitur bawaan platform kami,” ujar Rajesh. Ia menambahkan bahwa pelanggan juga bisa mengadopsi inovasi tersebut dengan tingkat kepercayaan yang sama terhadap keamanan, kualitas, dan tata kelola.
Sudah puluhan partner dan ratusan ekstensi
Berdasarkan data perusahaan, saat peluncuran marketplace itu sudah ada lebih dari 17 organisasi partner-developer yang membangun lebih dari 170 ekstensi siap pakai. Ekstensi tersebut juga telah diunduh lebih dari 10.000 kali oleh pelanggan di berbagai negara.
Data itu menunjukkan adanya minat nyata terhadap model distribusi berbasis ekosistem. ManageEngine melihat kolaborasi antara developer, partner, dan pelanggan sebagai cara untuk menghadirkan solusi yang lebih relevan dengan kebutuhan bisnis yang terus berubah.
Marketplace ini juga membuka peluang bagi developer untuk menjangkau basis pelanggan enterprise yang lebih luas. Director & Product Owner HyphenEdge (EraSmith), Anuj Garg, menilai kanal ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat distribusi, tetapi juga sebagai pintu masuk menuju peluang bisnis baru.
Menurut Anuj, developer dapat membangun sumber pendapatan berulang melalui ekstensi yang dikembangkan di atas platform ManageEngine. Model ini memberi ruang bagi partner untuk mengembangkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik pelanggan enterprise.
Zia Agents masuk lewat marketplace
Selain menjadi pusat distribusi ekstensi, ManageEngine Marketplace juga menjadi gerbang utama untuk mengakses Zia Agents. AI agent otonom milik ManageEngine ini dapat diterapkan di berbagai platform ManageEngine maupun solusi pihak ketiga.
Fungsinya diarahkan untuk membantu mengotomatisasi beban kerja TI yang kompleks dan meningkatkan produktivitas organisasi. ManageEngine menilai pendekatan ini memungkinkan adopsi AI dilakukan secara lebih bertanggung jawab karena tetap berada dalam kontrol, visibilitas, dan tata kelola yang sesuai kebutuhan enterprise.
Perusahaan menempatkan marketplace sebagai ekosistem kolaboratif yang mempertemukan perusahaan, partner-developer, independent software vendor atau ISV, dan pelanggan. Dalam model ini, ManageEngine menyediakan platform inti beserta standar keamanan, integrasi, dan tata kelola.
Di sisi lain, partner-developer memanfaatkan extension framework untuk membangun serta mendistribusikan solusi kepada pelanggan. Pelanggan kemudian memperoleh akses ke kapabilitas baru yang bisa disesuaikan tanpa harus menambah kompleksitas operasional.
Validasi untuk menjaga kualitas solusi
ManageEngine juga menyiapkan proses validasi untuk setiap ekstensi yang diajukan ke marketplace. Pemeriksaan itu mencakup fungsionalitas, keamanan, kepatuhan, dan quality assurance sebelum solusi dipublikasikan.
Langkah tersebut dibuat agar inovasi bisa melaju lebih cepat tanpa mengorbankan standar yang dibutuhkan organisasi enterprise. Di tengah makin luasnya pemanfaatan AI, perusahaan menilai keseimbangan antara kecepatan inovasi dan kontrol menjadi semakin penting.
ManageEngine Marketplace pada akhirnya bukan hanya toko ekstensi, tetapi juga fondasi ekosistem yang menghubungkan developer, partner, dan pelanggan dalam satu alur yang lebih terkelola. Dengan dukungan validasi, kontrol keamanan, dan akses ke Zia Agents, platform ini diarahkan untuk membantu perusahaan memperluas kapabilitas TI tanpa kehilangan kendali atas tata kelola dan kualitas.
Source: www.medcom.id






