Game indie Meccha Chameleon mencuri perhatian karena dibuat hanya oleh 2 orang dalam waktu 2 bulan, lalu mencatat penjualan yang sangat besar. Pada 5 Juli, game ini diklaim sudah terjual 15 juta kopi.
Jika dihitung memakai harga game di Steam yang sekitar Rp 58.499 per kopi, nilai penjualannya bisa mendekati Rp 877 miliar. Angka itu belum memperhitungkan potongan distribusi Steam, pajak, harga regional, dan diskon penjualan.
Penjualan besar di tengah promosi minim
Keunikan Meccha Chameleon bukan hanya pada tim kecil dan waktu pengembangan yang singkat. Salah satu pengembang, Haganeiro, menyebut game ini tumbuh berkat promosi dari mulut ke mulut tanpa biaya promosi sepeser pun.
Popularitasnya juga didorong oleh streamer dan kreator konten yang menampilkan gameplay Meccha Chameleon. Sejak peluncuran, tim pengembang juga aktif merilis pembaruan hampir setiap hari, mulai dari perbaikan bug, penambahan bahasa, hingga peta baru.
Ratusan ribu pemain aktif
Data SteamDB per Selasa (7/7/2026) sore pukul 16.00 WIB menunjukkan game ini dimainkan sekitar 40.600 orang secara bersamaan. Dalam 24 jam terakhir dari waktu tersebut, jumlah pemain terbanyak tercatat 141.582 orang.
Adapun all-time peak Meccha Chameleon mencapai 340.534 pemain. Angka itu menempatkannya di posisi ke-44 daftar game Steam yang paling banyak dimainkan secara bersamaan, tepat di bawah Resident Evil Requiem yang berada di posisi ke-43 dengan 344.214 pemain.
| Data | Angka | Keterangan |
|---|---|---|
| Jumlah pengembang | 2 orang | Lemorion dan Haganeiro |
| Waktu pembuatan | 2 bulan | Proses pengembangan awal |
| Penjualan | 15 juta kopi | Klaim per 5 Juli |
| Harga Steam | Rp 58.499 | Harga per kopi |
| Pemain bersamaan | 40.600 | Data SteamDB, Selasa 7/7/2026 pukul 16.00 WIB |
| 24-hour peak | 141.582 | Dalam 24 jam terakhir |
| All-time peak | 340.534 | Rekor tertinggi pemain bersamaan |
Gameplay sederhana yang mudah dipahami
Popularitas game ini juga terkait dengan gameplay yang sederhana. Pemain dibagi menjadi dua tim, yaitu Hider dan Hunter, dalam format petak umpet yang mudah dipahami pemain baru.
Berbeda dari petak umpet biasa, pemain Hider tidak berubah menjadi benda. Mereka harus menyemprotkan cat ke seluruh tubuh karakter yang awalnya berwarna putih agar menyatu dengan lingkungan seperti bunglon.
Semakin mirip warna tubuh dengan latar belakang, semakin sulit pemain ditemukan oleh lawan. Konsep itu memunculkan banyak momen lucu dan kreatif di dalam permainan.
Tak sedikit pemain yang menyamarkan diri menjadi bagian dari lukisan, tembok, atau objek lain di dalam peta. Momen-momen seperti ini juga mudah dibagikan di media sosial dan ikut menarik pemain lain.
Ide sederhana yang terus dikembangkan
Haganeiro menjelaskan bahwa ide Meccha Chameleon berawal dari konsep sederhana, yaitu mengecat tubuh dalam permainan petak umpet. Sehari setelah ide itu muncul, ia dan Lemorion langsung mulai mengembangkan game tersebut.
Dalam pengerjaan, Haganeiro menangani sistem permainan, sementara Lemorion membuat model karakter dan peta. Keduanya kemudian terus menyempurnakan gameplay selama proses produksi.
Saat ini, Meccha Chameleon tersedia di platform PC dan GeForce Now. Belum ada informasi apakah game ini akan hadir di konsol atau platform mobile.
