Andal Kharisma HCM Dorong HR Lepas dari Kerja Manual, AI dan Payroll Jadi Andalan

Author: Qoo Media

Pengelolaan SDM yang masih mengandalkan sistem terpisah dan pekerjaan manual dapat memperlambat keputusan bisnis. PT Andal Software Sejahtera kini memperkenalkan Andal Kharisma HCM untuk menyatukan proses HR dalam satu ekosistem berbasis cloud.

Platform ini menempatkan otomatisasi payroll, pengelolaan talenta, evaluasi kinerja, dan pembelajaran digital dalam satu layanan. Pendekatan tersebut ditujukan untuk mengurangi pekerjaan administratif berulang sekaligus memperluas visibilitas operasional tim HR.

Andal Kharisma HCM dikembangkan oleh PT Andal Software Sejahtera, anak perusahaan PT Datascrip. Sistem ini dirancang agar perusahaan dapat mengelola data karyawan secara lebih terhubung, akurat, dan mudah dikendalikan.

Menurut CEO PT Andal Software Sejahtera Richard Laksana, digitalisasi tidak cukup bila hanya memindahkan proses HR ke layar digital. “HR tidak cukup hanya didigitalisasi di permukaan. Yang dibutuhkan perusahaan adalah sistem yang membantu proses HR berjalan lebih terstruktur, lebih terukur, dan lebih mudah dikendalikan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Empat Modul untuk Proses HR yang Saling Terhubung

Platform ini dibangun melalui empat modul utama yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Masing-masing modul mencakup fungsi inti dari administrasi tenaga kerja hingga pengembangan kompetensi karyawan.

Modul Fokus Utama Fungsi yang Disebutkan
Andal Payroll Administrasi penggajian Payroll, pajak, BPJS, pembayaran gaji, jurnal akuntansi
Andal Talent Pengelolaan talenta Lowongan, seleksi, asesmen, onboarding
Andal Performance Evaluasi kinerja Penyusunan KPI dan pemantauan kompetensi
Andal Learning Pembelajaran karyawan Evaluasi AI dan rekomendasi pembelajaran personal

Dalam pengelolaan talenta, Andal Talent mendukung proses rekrutmen secara end-to-end. Perusahaan dapat mengatur publikasi lowongan, menjalankan seleksi kandidat, melakukan asesmen, hingga menyiapkan proses onboarding melalui modul tersebut.

Andal Performance digunakan untuk membantu penyusunan Key Performance Indicator atau KPI serta evaluasi berkala. Modul ini juga memungkinkan perusahaan memantau perkembangan kompetensi karyawan dengan pendekatan yang lebih objektif.

AI Masuk ke Pengembangan Kompetensi

Salah satu aspek yang ditonjolkan adalah pemanfaatan AI pada Andal Learning. Modul pembelajaran digital itu menyediakan evaluasi berbasis AI dan rekomendasi materi yang lebih personal sesuai kebutuhan tiap karyawan.

Pemanfaatan AI tersebut diarahkan pada pengembangan kompetensi, bukan sekadar penyimpanan materi pelatihan. Dengan pembelajaran yang lebih terarah, perusahaan memiliki sarana untuk menghubungkan kebutuhan kemampuan karyawan dengan proses pengembangan yang berjalan.

Payroll Otomatis untuk Mengurangi Beban Administrasi

Pada sisi administrasi, Andal Payroll mendukung regulasi ketenagakerjaan dan perpajakan Indonesia. Cakupannya meliputi pengelolaan PPh 21, PTKP, TER, BPJS Kesehatan, serta BPJS Ketenagakerjaan.

Platform ini juga mendukung integrasi pembayaran gaji dan pembuatan jurnal akuntansi secara otomatis. Fitur tersebut dapat mengurangi tugas administratif yang selama ini menyita waktu tim HR.

Seperti dilaporkan www.suara.com, sistem turut menyediakan dashboard analitik untuk menyajikan data operasional SDM secara real time. Perusahaan tidak perlu mengolah laporan manual terlebih dahulu untuk melihat informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan.

Kontrol Akses dan Pendampingan Implementasi

Dari sisi tata kelola data, Andal Kharisma HCM dilengkapi autentikasi berbasis Keycloak dan dukungan Single Sign-On atau SSO. Pengaturan hak akses berdasarkan peran pengguna juga disediakan untuk memperkuat pengelolaan data perusahaan.

PT Andal Software Sejahtera menawarkan konsultasi, asesmen kebutuhan, migrasi data, dan konfigurasi sistem dalam proses implementasi. Pendampingan juga diberikan hingga tahap go-live agar transformasi HR dapat dijalankan secara bertahap dan terukur.

Richard Laksana menilai transformasi HR perlu ditempatkan sebagai strategi bisnis jangka panjang. Menurutnya, proses tersebut berkaitan dengan pembentukan sistem kerja yang lebih disiplin, akses data yang lebih mudah, serta kemampuan organisasi mendukung pertumbuhan.

<<>>

Source: www.suara.com
Terbaru