Samsung membawa perubahan besar pada Galaxy Watch Ultra 2 dengan baterai silikon 800 mAh, tetapi bodinya justru lebih tipis dan ringan dari generasi sebelumnya. Perpaduan ini menempatkan jam tangan premium tersebut sebagai perangkat yang menyasar pengguna olahraga berat hingga aktivitas luar ruangan.
Galaxy Watch Ultra 2 juga mengusung layar dengan tingkat kecerahan puncak 5.000 nits serta chip Snapdragon Wear Elite. Samsung memperkenalkan perangkat ini dalam acara Galaxy Unpacked di London, Inggris, pada 22 Juli 2026.
Baterai Lebih Besar, Dimensi Lebih Ringkas
Kapasitas baterai Galaxy Watch Ultra 2 mencapai 800 mAh, naik sekitar 35 persen dibanding baterai 590 mAh pada Galaxy Watch Ultra generasi pertama. Samsung menggunakan teknologi baterai silikon yang disebut memiliki kepadatan energi lebih tinggi daripada baterai konvensional.
Teknologi tersebut memungkinkan kapasitas baterai bertambah tanpa membuat ukuran perangkat membesar secara signifikan. Ketebalan bodi dipangkas dari 12,1 mm menjadi 10,7 mm, sementara bobotnya diklaim 26 persen lebih ringan.
| Aspek | Galaxy Watch Ultra 2 | Galaxy Watch Ultra Generasi Pertama |
|---|---|---|
| Baterai | 800 mAh | 590 mAh |
| Ketebalan | 10,7 mm | 12,1 mm |
| Ukuran layar | 1,52 inci | 1,5 inci |
Layar 1,52 inci pada Galaxy Watch Ultra 2 memberikan area lebih luas untuk melihat notifikasi, peta, data olahraga, dan aplikasi. Kecerahan hingga 5.000 nits ditujukan agar informasi tetap mudah terbaca saat pengguna berada di bawah sinar matahari terik.
Chip Baru dan Ketahanan untuk Aktivitas Ekstrem
Samsung menyebut Galaxy Watch Ultra 2 sebagai Galaxy Watch pertama yang memakai Snapdragon Wear Elite Platform. Menurut John Englehardt dari Samsung, platform tersebut menawarkan peningkatan performa CPU hingga 32 persen dan GPU hingga 19 persen.
Chip yang dibuat dengan proses fabrikasi 3 nanometer ini disebut membantu efisiensi daya, respons antarmuka, dan perpindahan antaraplikasi. Samsung juga menyatakan chipset tersebut dapat meningkatkan akurasi pembacaan data aktivitas serta kesehatan pengguna.
Untuk ketahanan fisik, perangkat ini menggunakan bodi titanium, mengantongi sertifikasi IP69K, dan tahan air hingga 10 ATM. Galaxy Watch Ultra 2 juga menjadi Galaxy Watch pertama yang memenuhi standar EN13319 untuk aksesori penyelaman.
Standar tersebut mendukung pemantauan data seperti kedalaman, suhu air, dan durasi penyelaman. Jam tangan ini juga dapat menghitung metrik yang menunjukkan berapa lama penyelam dapat berada di bawah air dengan aman.
Empat Fitur Kesehatan Berbasis Galaxy AI
Samsung menyematkan empat fitur kesehatan baru berbasis Galaxy AI, yaitu Vitals, Heart Health Score, Daily Cardio Load, dan Fitness Index. Fitur-fitur ini diarahkan untuk memberi gambaran kondisi pengguna sebelum maupun selama menjalani aktivitas fisik.
Vitals berfungsi sebagai sistem peringatan dini dengan mempelajari kondisi dasar pengguna selama sekitar tujuh malam. Setelah itu, fitur ini memantau detak jantung, variabilitas detak jantung, oksigen darah, suhu kulit, dan laju pernapasan.
Jika ada data yang menyimpang dari pola normal pengguna, jam dapat mengirim notifikasi beserta rekomendasi seperti mengurangi intensitas olahraga atau beristirahat. Samsung menegaskan informasi tersebut bukan diagnosis medis dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter.
Heart Health Score merangkum BMI, durasi tidur rata-rata selama sepekan, aktivitas fisik tujuh hari, Vascular Load, serta kondisi baseline dalam satu skor. Hasilnya membantu pengguna melihat kategori kondisi kesehatan jantung dan menerima rekomendasi personal.
Daily Cardio Load ditujukan terutama untuk pelari dengan menghitung intensitas latihan, beban maksimum, detak jantung real-time, dan progres latihan harian. Fitur ini membutuhkan data selama tujuh hari, sedangkan hasil yang lebih optimal disebut dapat diperoleh setelah pemakaian 20 hari berturut-turut.
Fitness Index mengolah VO2max, detak jantung, langkah harian, dan durasi aktivitas untuk menghasilkan skor kebugaran. Pengguna juga dapat menentukan target, termasuk peningkatan kemampuan lari, lalu menerima rekomendasi latihan.
Navigasi Offline hingga Pre-order Indonesia
Bagi pelari lintas alam dan pendaki, Galaxy Watch Ultra 2 mendukung unggahan berkas GPX untuk membuka rute secara offline. Perangkat juga dapat menampilkan profil elevasi agar pengguna mengetahui bagian rute yang berupa tanjakan, dataran, atau turunan.
Fitur Nutrition Alert dapat mengingatkan pengguna untuk minum atau mengisi kembali energi setelah aktivitas panjang. Untuk penyelaman, Samsung bekerja sama dengan Mares dan menawarkan biaya berlangganan yang lebih terjangkau pada periode peluncuran.
Samsung membuka pre-order Galaxy Watch Ultra 2 di Indonesia mulai 22 Juli 2026 pukul 20.00 WIB hingga 13 Agustus 2026. Harganya Rp 10.499.000, dengan promo trade-in hingga Rp 6,1 juta, cashback hingga Rp 2,8 juta untuk pembelian bersama Galaxy Z Fold 8 series, metal band gratis, serta langganan Strava 60 hari.
