Di era transformasi digital yang semakin pesat, kebutuhan akan sumber daya manusia (SDM) di bidang kecerdasan buatan (AI) menjadi semakin mendesak. Universitas Pelita Harapan (UPH) melalui Fakultas Artificial Intelligence (FAI) berkomitmen untuk menjawab tantangan ini dengan menyediakan pendidikan berkualitas yang mempersiapkan generasi unggul dalam teknologi AI. Dikenal sebagai lembaga yang mengedepankan kurikulum berstandar internasional, FAI UPH telah meluncurkan program studi ini pada 5 Maret 2025.
Tuntutan industri akan talenta AI sangatlah nyata. Laporan Work Trend Index 2024 dari Microsoft dan LinkedIn menunjukkan bahwa 69% perusahaan di Indonesia bersikukuh hanya merekrut kandidat yang memiliki keterampilan AI dan 76% perusahaan lebih memilih kandidat dengan sedikit pengalaman kerja namun menguasai AI. Kementerian Kominfo bahkan memprediksi Indonesia akan kekurangan sekitar 9 juta talenta digital hingga 2035. Dalam konteks ini, FAI UPH hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut.
Seluruh mahasiswa di FAI UPH akan mendapatkan pengalaman belajar yang mendalam tentang berbagai topik AI, termasuk Machine Learning, Computer Vision, Natural Language Processing, dan banyak lagi. Pembelajaran dilakukan dengan pendekatan praktik dan fasilitas canggih, seperti laboratorium AI yang modern dan akses ke layanan Cloud Computing. Ini tentunya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk bersaing di panggung global, karena semua program disampaikan dalam bahasa Inggris.
Komitmen Terhadap Pendidikan Berkualitas
Dekan FAI UPH, Dr. Rizaldi Sistiabudi, menekankan pentingnya AI sebagai alat yang dapat meningkatkan kapasitas manusia, bukan menggantikan mereka. Dalam seminar yang diikuti oleh lebih dari 700 siswa SMA, Dr. Rizaldi menjelaskan evolusi AI melalui tiga tahap: Artificial Narrow Intelligence (ANI), Artificial General Intelligence (AGI), dan Artificial Super Intelligence (ASI). Ia menegaskan bahwa penguasaan AI akan menjadi faktor penentu sukses di masa depan.
FAI UPH tidak hanya fokus pada kurikulum, tetapi juga menyediakan berbagai bentuk bantuan pendidikan yang memungkinkan siswa berprestasi mengakses pendidikan berkualitas. Program ini dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan finansial berbagai peserta didik, sehingga memberikan peluang yang lebih luas bagi generasi muda tanpa terkendala masalah ekonomi.
Kemitraan Strategis untuk Peluang Karier
FAI UPH juga menjalin kemitraan strategis dengan berbagai perusahaan terkemuka seperti MetaCarbon dan Lippo Group, yang membuka jalur karier yang jelas bagi lulusannya. Selain itu, pengalaman praktik melalui skema pembelajaran berbasis magang dan proyek industri memastikan mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga inovator kreatif dan kritis.
Dalam upaya membangun SDM yang mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa, program Bantuan Pendidikan di FAI UPH juga diimbangi dengan jaminan penempatan kerja bagi lulusannya. Hal ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan antara pendidikan dan kebutuhan industri, serta meningkatkan employability mahasiswa di berbagai sektor strategis, termasuk finansial, kesehatan, dan teknologi.
Pengembangan Potensi Melalui Riset dan Inovasi
Mahasiswa berprestasi di FAI UPH juga memiliki kesempatan untuk terlibat dalam riset yang dapat memperluas wawasan akademis mereka serta memperkuat fondasi karier di bidang penelitian. Dengan melibatkan mahasiswa dalam proyek riset baik lokal maupun internasional, UPH berkontribusi untuk menciptakan inovasi yang dapat menjawab tantangan yang dihadapi dunia saat ini.
Dengan dukungan terhadap calon-calon pemimpin di bidang kecerdasan buatan, FAI UPH berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu menciptakan teknologi untuk masa depan. Maka, bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang AI, FAI UPH menjadi pilihan tepat dengan fondasi yang kuat dan peluang yang jelas untuk sukses.







