
Pemerintah Indonesia baru saja mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 28 Tahun 2025 yang diharapkan menjadi tonggak penting dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi blockchain di tanah air. Regulasi ini tidak hanya menandai pengakuan resmi terhadap blockchain, tetapi juga menjadi sinyal bahwa pemerintah siap mendorong pertumbuhan ekosistem digital yang dapat bersaing secara global.
Dengan diberlakukannya PP 28/2025, teknologi blockchain kini menjadi bagian dari strategi digital nasional yang diatur dan diawasi secara ketat. Ini adalah langkah penting bagi Indonesia untuk tidak tertinggal dalam pengembangan ekonomi digital global. Melalui regulasi ini, pemerintah berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan inovatif bagi para pelaku usaha, terutama di bidang perdagangan aset kripto.
Resna Raniadi, Chief Operating Officer (COO) Upbit Indonesia, menyatakan bahwa regulasi ini adalah angin segar bagi para pelaku usaha. Dalam hal ini, ia menekankan pentingnya penguatan keamanan serta diversifikasi penyimpanan aset digital. “Kami berharap diperlukan kebijakan diversifikasi penyimpanan agar aset tidak terkonsentrasi pada satu entitas atau lokasi saja,” kata Resna. Dengan langkah ini, diharapkan risiko sistemik dapat diminimalisir dan kepercayaan publik terhadap investasi di aset digital dapat tumbuh.
### Peluang dan Tantangan
Meskipun PP 28/2025 memberikan harapan, masih terdapat tantangan yang perlu dihadapi. Upbit Indonesia menyoroti pentingnya penunjukan otoritas pengawas yang tidak hanya berfokus pada perlindungan pengguna, tetapi juga memiliki orientasi pada pengembangan bisnis dan ekosistem. “Regulasi yang diterapkan perlu menciptakan keseimbangan antara keamanan dan inovasi agar tidak menghambat pertumbuhan pelaku usaha,” tambah Resna.
Beberapa ketentuan dalam regulasi ini dinilai masih belum cukup mendukung inovasi dan ekspansi bagi pelaku usaha. Oleh karena itu, diperlukan penyempurnaan regulasi lewat dialog aktif antara regulator dan pelaku usaha. Ini termasuk pemahaman menyeluruh tentang dinamika industri yang terjadi saat ini.
### Strategi Implementasi
Untuk mendukung implementasi PP 28/2025, Upbit Indonesia berjanji akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan lainnya. Mereka berencana menggunakan forum diskusi terbuka, kampanye edukasi, dan peluncuran inisiatif untuk membangun ekosistem blockchain yang aman, inovatif, dan inklusif bagi seluruh masyarakat.
Upbit Indonesia optimis bahwa jika langkah-langkah ini dilakukan dengan baik, regulasi ini akan mendorong adopsi teknologi blockchain yang lebih luas dan memperkuat posisi Indonesia di kancah ekonomi digital global.
### Kesiapan Industri
Pentingnya PP 28/2025 juga terletak pada kesiapan industri untuk beradaptasi dengan perubahan. Banyak pelaku usaha yang telah menantikan regulasi ini sebagai landasan untuk menciptakan produk dan layanan baru berbasis blockchain. Peraturan ini akan memberikan kepastian hukum yang diperlukan untuk investasi di sektor ini, sekaligus membuka peluang baru bagi inovasi yang mungkin sebelumnya terhambat oleh regulasi yang tidak jelas.
Indonesia memiliki potensi besar di bidang teknologi digital, terutama dengan populasi muda yang semakin melek teknologi. Regulasi seperti PP 28/2025 menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan sumber daya ini dan menciptakan ekosistem yang dapat mendukung inovasi.
### Kesimpulan
Dengan PP 28/2025, Indonesia memasuki era baru dalam pengembangan teknologi blockchain. Regulasi ini diharapkan akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi digital di tanah air, dengan fokus pada keamanan, perlindungan pengguna, dan dorongan inovasi bagi pelaku usaha. Melalui kolaborasi kuat antara pemerintah dan industri, masa depan blockchain di Indonesia tampak cerah, menawarkan banyak peluang bagi semua pihak yang terlibat.





