MyRepublic & Komdigi Luncurkan CSR “Roketin Generasi Tunas Digital” untuk Masa Depan Teknologi

MyRepublic Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Roketin Generasi Tunas Digital”. Program ini ditujukan untuk meningkatkan literasi digital sekaligus melindungi anak-anak Indonesia sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak.

Peluncuran resmi Roketin Generasi Tunas Digital dilakukan pada 21 November 2025 oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, bersamaan dengan pembukaan MyRepublic Rocket Week 2025 di Jakarta. CEO MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mendidik generasi muda agar lebih cerdas dan aman dalam mengakses dunia digital.

Sebelum peluncuran resmi, program ini telah dijalankan di 112 sekolah dengan tujuan mengedukasi siswa tentang pentingnya literasi digital. Program tersebut juga melibatkan pemilihan Duta Roketin Tunas Digital yang berperan sebagai agen perubahan literasi digital di lingkungan sekolah. “Kami menargetkan cakupan program ini dapat mencapai 300 sekolah untuk menjangkau sekitar 90 ribu siswa, guru, dan orang tua,” ungkap Timotius.

Salah satu bentuk dukungan MyRepublic dalam program ini adalah penyediaan akses internet gratis selama satu tahun kepada sekolah-sekolah yang terpilih. Langkah ini diharapkan memperkuat jaringan pendidikan digital sekaligus memberikan akses internet yang aman bagi anak-anak di berbagai daerah. Dengan adanya akses internet yang andal dan terlindungi, generasi muda dapat belajar dan berkembang secara optimal di tengah perkembangan teknologi yang pesat.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Roketin Generasi Tunas Digital. Ia menekankan pentingnya tidak hanya memberikan akses internet cepat, tetapi juga memberikan edukasi dan perlindungan digital agar anak dapat tumbuh dengan pengalaman digital yang positif dan aman. “Ini akan sangat membantu jika akses yang diberikan juga dibarengi dengan pemahaman digital yang mendalam serta perlindungan yang memadai,” katanya.

Pengukuhan 9 siswa sebagai Duta Roketeni Generasi Tunas Digital menjadi momen simbolis untuk meningkatkan kesadaran literasi digital di kalangan pelajar. Duta ini bertugas menyebarkan wawasan mengenai digital literacy dan keamanan digital kepada teman-teman mereka serta komunitas sekolah. Model ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih cerdas dan aman dari risiko digital.

Program Roketin Generasi Tunas Digital tidak hanya fokus pada aspek akses dan literasi, tetapi juga menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah yang mengedepankan perlindungan anak di ranah digital. Hal ini sejalan dengan tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemanfaatan teknologi informasi yang bertanggung jawab.

Secara keseluruhan, kolaborasi antara MyRepublic dan Komdigi melalui program Roketin Generasi Tunas Digital menghadirkan sebuah solusi nyata untuk meningkatkan literasi digital dan memperkuat perlindungan anak di dunia maya. Dukungan internet gratis serta edukasi berkelanjutan di sekolah-sekolah menjadi kunci sukses dalam mewujudkan generasi digital yang cerdas dan terlindungi di Indonesia.

Baca selengkapnya di: www.medcom.id

Berita Terkait

Back to top button