Pelabuhan Ciwandan Banten Beroperasi Lancar dan Tetap Jaga Keamanan Optimal

Banjir akibat hujan deras sejak Jumat, 2 Januari 2026, menyebabkan genangan air meluas di tiga kecamatan di Cilegon, Banten, yaitu Ciwandan, Cibeber, dan Jombang. Kawasan Ciwandan, terutama Kampung Kebanjiran, menjadi lokasi terdampak terparah dengan banjir merendam jalan utama, termasuk akses strategis dari depan Pabrik Semen hingga Jalan Lingkar Selatan (JLS).

Meski kondisi tersebut menghambat mobilitas warga dan lalu lintas tersendat, operasional Pelabuhan Ciwandan yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) tetap berjalan normal. Ali Sodikin, Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, menyatakan bahwa pihaknya aktif memantau situasi lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait guna menjaga kelancaran akses logistik.

Koordinasi Intens demi Kelancaran Operasional
Pelindo memperkuat sinergi lintas sektor dalam menangani dampak banjir di area sekitar pelabuhan. Hal ini bertujuan mengurangi gangguan terhadap masyarakat sekaligus menjaga fungsi pelabuhan sebagai titik strategis penghubung distribusi barang. Pengawasan dilakukan secara ketat agar tidak ada aktivitas yang terhenti akibat genangan air.

Perusahaan juga mengambil langkah responsif dengan menyalurkan 500 paket bantuan sembako bagi warga terdampak banjir di Kawasan Ciwandan. Ali Sodikin menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada masyarakat yang mengalami kendala akibat banjir yang mengganggu akses menuju kawasan industri dan pelabuhan.

Dukungan Pelindo untuk Masyarakat Sekitar
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pelindo dalam mengurangi dampak sosial dari bencana alam. Selain menjaga operasi pelabuhan, upaya sosial juga menjadi prioritas agar masyarakat tetap terlindungi. Langkah ini sejalan dengan misi perusahaan untuk memastikan keberlangsungan aktivitas ekonomi sekaligus mendukung kesejahteraan lingkungan sekitar.

Pelindo terus meningkatkan komunikasi serta kerja sama dengan pemerintah dan instansi terkait untuk memastikan kondisi jalan dan fasilitas pendukung di sekitar pelabuhan tetap aman dan dapat diakses. Hal ini sangat penting mengingat Pelabuhan Ciwandan merupakan bagian vital dalam jaringan distribusi logistik nasional, khususnya wilayah Banten dan sekitarnya.

Pemerintah daerah dan Pelindo juga terus memonitor perkembangan cuaca serta potensi banjir agar langkah mitigasi dapat diambil lebih awal. Pendekatan proaktif ini bertujuan mengurangi risiko gangguan operasional di pelabuhan yang dapat berakibat pada kelancaran distribusi barang dan aktivitas industri di wilayah tersebut.

Exit mobile version