Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu, 7 Januari 2026 dibuka dengan penguatan signifikan dan langsung mencetak rekor tertinggi baru. IHSG naik 27,02 poin atau 0,30% ke level 8.960,63 dengan posisi tertinggi intraday mencapai 8.970,87.
Pergerakan pasar didukung oleh aktivitas transaksi yang cukup tinggi dengan volume perdagangan mencapai 4,84 miliar saham dan nilai transaksi sekitar Rp 2,85 triliun. Secara keseluruhan, sebanyak 291 saham mengalami kenaikan, 220 saham turun, dan 185 saham tercatat stagnan, menandakan dominasi penguatan saham.
Kinerja Sektoral yang Mendorong IHSG
Sektor energi menjadi salah satu penggerak utama kenaikan IHSG dengan peningkatan sebesar 0,91%, didorong oleh sentimen positif dari harga komoditas global yang menguat. Selain itu, sektor basic juga mengalami lonjakan signifikan sebesar 1,85%, diikuti oleh sektor industri yang naik 0,81%. Sementara sektor non-siklikal dan teknologi justru mengalami koreksi tipis masing-masing sebesar 0,31% dan 0,06%.
Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia bertambah menjadi sekitar Rp 16.384 triliun, menandakan masuknya modal yang cukup besar dalam perdagangan hari ini.
Daftar Saham dengan Pergerakan Terbaik dan Terburuk
Berikut ini beberapa saham yang menunjukkan kenaikan signifikan dan beberapa yang terkoreksi pada perdagangan hari ini:
- XP Dividend Fund (XPDV) naik 24,62%
- PT XP Strategic Growth (XPSG) bertambah 24,42%
- PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) melonjak 24,39%
- PT XP Liquid (XPLQ) naik 20,07%
- PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) menguat 19,47%
Di sisi lain, saham-saham dengan tekanan jual cukup dalam antara lain:
- XDIF, dikelola oleh Danareksa Investment Management, turun 14,98%
- XISC, milik Indo Premier Investment Management, melemah 13,90%
- XISB, juga dari Indo Premier, turun 13,64%
- XBLQ, dari Batavia Prosperindo Aset Manajemen, turun 12,09%
- Soho Global Health Tbk (SOHO) turun 7,97%
Secara umum, penguatan IHSG kali ini menunjukkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi dan kinerja pasar modal Indonesia di awal 2026. Analis pasar optimis IHSG dapat melanjutkan tren positifnya dan menembus level 9.000 dalam waktu dekat. Hal ini memberikan sinyal yang baik bagi investor untuk melihat potensi keuntungan dari pasar saham nasional.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com