Grab Salurkan Dana Rp 100 Miliar untuk Tingkatkan Kesejahteraan Mitra dan Program BPJS

Grab Indonesia telah mengucurkan dana sebesar Rp 100 miliar untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi ojek online (ojol). Program ini diberi nama Grab Untuk Indonesia dan dilaksanakan dalam tiga babak yang bertujuan memperkuat perlindungan sosial dan mendukung pengembangan mitra.

Salah satu fokus utama program ini adalah memberikan BPJS Ketenagakerjaan secara gratis kepada mitra pengemudi berprestasi. Hal tersebut untuk memperluas perlindungan dan memastikan mitra merasa aman serta memiliki jaminan sosial. CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menyatakan bahwa keberlanjutan bisnis akan terwujud ketika mitra merasa berdaya dan memiliki masa depan yang jelas.

Selain BPJS gratis, Grab juga melanjutkan pemberian Bonus Hari Raya (BHR) pada periode Ramadan dan Idul Fitri tahun 2026. BHR merupakan bentuk apresiasi tambahan bagi mitra yang berprestasi sebagai ungkapan rasa syukur dan mempererat semangat kebersamaan. Menurut Neneng, Ramadan adalah momen yang tepat untuk menata niat dan berbagi keberkahan dengan mitra.

Program ketiga dalam rangkaian ini adalah pengembangan kualitas mitra melalui Grab Academy. Inisiatif ini memberikan pelatihan dan peningkatan kapasitas agar mitra dapat meraih peluang baru di industri digital. Kebijakan ini juga selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas perlindungan sosial dalam ekosistem ekonomi digital.

Neneng menjelaskan bahwa semua langkah tersebut dijalankan tanpa mengubah model kemitraan atau struktur bagi hasil yang sudah berjalan. Grab berupaya menjaga fleksibilitas kemitraan sambil meningkatkan perlindungan dan apresiasi bagi mitra. Komitmen ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang berkelanjutan dengan manfaat berimbang bagi semua pihak.

Secara singkat, investasi Rp 100 miliar ini meliputi tiga pilar utama:

1. Pemberian BPJS Ketenagakerjaan gratis bagi mitra berprestasi.
2. Penyaluran Bonus Hari Raya sebagai bentuk apresiasi.
3. Pengembangan kapasitas mitra melalui Grab Academy.

Dengan program-program tersebut, Grab ingin memastikan mitra pengemudi ojol tidak hanya mendapat pendapatan, tetapi juga memperoleh jaminan sosial dan kesempatan peningkatan diri. Langkah ini menjadi contoh penting dalam mendukung pelaku ekonomi digital di Indonesia secara inklusif dan berkelanjutan.

Exit mobile version