Ultrajaya Investasi Besar Dukung Program MBG untuk Perkuat Sektor Susu Dalam Negeri

PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk berkomitmen menginvestasikan dana sebesar Rp 1,14 triliun untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah. Investasi ini bertujuan memastikan ketersediaan pasokan susu UHT berkualitas yang menjadi salah satu bahan pokok dalam program tersebut.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa industri pengolahan susu memegang peranan penting dalam penyediaan pangan bergizi bagi masyarakat. Ia menyatakan bahwa penguatan sektor ini krusial untuk keberlanjutan program MBG agar masyarakat dapat menikmati asupan gizi yang optimal secara berkelanjutan.

Investasi dan Fasilitas Produksi Baru

Ultrajaya membuka pabrik terbaru di Kawasan Industri MM2100, Cibitung, Kabupaten Bekasi sejak Desember 2025. Pabrik ini telah memiliki tiga lini produksi susu UHT dalam kemasan 125 ml dan 200 ml yang khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan Program MBG. Tambahan lini produksi akan mulai beroperasi pada Maret 2026 guna mendukung kapasitas yang semakin meningkat.

Penerapan teknologi industri 4.0 pada fasilitas baru Ultrajaya membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Teknologi ini juga mampu menghemat energi sekaligus menjaga mutu produk secara konsisten, kata Menteri Agus. Digitalisasi dan otomasi produksi menjadi kunci untuk mendukung permintaan susu berkualitas di pasar domestik.

Dukungan Pemerintah untuk Industri Susu Nasional

Kementerian Perindustrian mendorong pemanfaatan susu segar domestik sebagai bahan baku utama dalam mendukung program MBG. Selain itu, pemerintah mengajak pelaku industri seperti PT Ultrajaya untuk berpartisipasi dalam seleksi National Lighthouse Industry 4.0. Program ini bertujuan menjadikan perusahaan susu sebagai pionir digitalisasi dan otomatisasi produksi di Indonesia.

Penguatan kemitraan antara produsen susu dan peternak lokal juga menjadi fokus pemerintah dalam rangka menjamin pasokan bahan baku. Kemenperin telah menginisiasi digitalisasi di tempat penampungan susu untuk menjaga kualitas, kandungan protein, serta kesegaran susu segar.

Sinergi untuk Ketahanan Pangan

Melalui investasi besar-besaran, penerapan teknologi mutakhir, dan kolaborasi erat dengan peternak serta koperasi susu, Kemenperin optimistis industri pengolahan susu dalam negeri dapat mendukung ketahanan pangan nasional. Langkah ini tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk lokal, tetapi juga membantu menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis secara berkelanjutan.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan inisiatif terpadu di sektor produksi, penyediaan susu UHT berkualitas di pasar domestik diharapkan semakin stabil. Program MBG pun bisa berjalan optimal guna meningkatkan kesehatan dan nutrisi masyarakat Indonesia.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com

Berita Terkait

Back to top button