DPR Soroti Pentingnya Sinkronisasi Pajak untuk Kelancaran Dunia Usaha Indonesia

Anggota Komisi XI DPR, Kamrussamad, menegaskan pentingnya sinergi antara kebijakan perpajakan pemerintah dan kebutuhan dunia usaha di tengah dinamika ekonomi yang semakin kompleks pada tahun 2026. Dia menyoroti bahwa kebijakan fiskal tidak hanya bertujuan untuk mengoptimalkan penerimaan negara, tetapi juga harus mampu membangun kepercayaan investor serta menjaga daya beli masyarakat agar ekonomi tetap bergerak.

Kamrussamad menegaskan bahwa fokus kebijakan perpajakan harus memberikan dampak nyata pada dunia usaha, khususnya dalam menciptakan rasa percaya diri bagi investor baik dari dalam maupun luar negeri. Menurutnya, efektivitas kebijakan fiskal paling tepat diukur dari perputaran ekonomi di sektor riil, sehingga menjaga daya beli masyarakat menjadi kunci utamanya.

Kepastian Regulasi dan Investasi

Selain menjaga daya beli, Kamrussamad menekankan pentingnya kepastian hukum dan regulasi yang berkesinambungan sebagai fondasi investasi. Dunia usaha memerlukan aturan yang jelas dan stabil agar dapat merencanakan dan menjalankan bisnis dengan aman. Perubahan kebijakan yang sering dan inkonsisten justru menimbulkan ketidakpastian yang berpotensi menghambat pertumbuhan.

Dia juga mendorong pembenahan sistem perizinan supaya lebih efektif dan transparan. Birokrasi yang cepat dan bersahabat terhadap pelaku usaha sangat diperlukan agar proses investasi tidak terhambat oleh prosedur yang rumit. Menurut Kamrussamad, birokrasi yang berbelit-belit menjadi salah satu faktor yang membuat investor ragu untuk menanamkan modal di Indonesia.

Kinerja Investasi dan Tantangan ke Depan

Data terbaru memperlihatkan bahwa realisasi investasi di Indonesia tumbuh sebesar 12,7% sepanjang 2025 dan telah menyerap sekitar 2,7 juta tenaga kerja. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia berada di jalur yang benar dalam mendorong investasi dan memperkuat sektor riil. Namun, Kamrussamad mengingatkan bahwa tantangan nyata bukan hanya pada jumlah komitmen investasi, melainkan pada percepatan realisasi komitmen tersebut menjadi proyek konkrit di lapangan.

Percepatan realisasi investasi sangat penting untuk membuka lapangan kerja anyar dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Kamrussamad menegaskan bahwa ada perbedaan signifikan antara komitmen investasi dan realisasi, sehingga perlu didorong langkah-langkah strategis agar janji investasi segera terealisasi.

Langkah Strategis untuk Sinkronisasi Pajak dan Dunia Usaha

Dalam menghadapi tantangan tersebut, ada beberapa langkah strategis yang perlu diperhatikan pemerintah dan pemangku kepentingan:

  1. Menyusun kebijakan fiskal yang responsif terhadap kondisi pasar dan kebutuhan investor.
  2. Menjamin kepastian regulasi yang berkesinambungan untuk menciptakan iklim investasi yang stabil.
  3. Memperbaiki sistem perizinan dengan mekanisme yang transparan dan efisien.
  4. Meningkatkan kapasitas birokrasi agar lebih adaptif dan proaktif terhadap kebutuhan dunia usaha.
  5. Mengawal percepatan realisasi komitmen investasi sehingga dapat langsung memberikan manfaat pada penciptaan lapangan kerja.

Dengan strategi yang tepat, kebijakan perpajakan dan dunia usaha dapat berjalan sinkron, mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. DPR terus mengawasi dan mendorong pemerintah agar tujuan ini dapat tercapai secara optimal di tahun-tahun mendatang.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com
Exit mobile version