Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI terus menjadi solusi utama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang membutuhkan modal dengan bunga rendah. Pada Maret 2026, BRI menyediakan tabel angsuran terbaru sebagai acuan pembayaran cicilan KUR yang praktis dan transparan. Debitur dapat menggunakan tabel ini untuk menghitung kemampuan pembayaran bulanan sesuai plafon dan tenor pinjaman yang dipilih.
Bank Rakyat Indonesia (BRI) tetap mendominasi penyaluran KUR di Indonesia. Selama tahun 2025, BRI menyalurkan KUR hingga Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur dengan sektor utama penerima di bidang produksi seperti pertanian, perikanan, dan industri pengolahan mencapai lebih dari 64%. Bahkan sejak 2015 sampai akhir 2025, total penyaluran KUR BRI mencapai Rp1.435 triliun kepada sekitar 46,4 juta penerima.
Jenis KUR BRI dan Plafon Pinjaman
BRI mengelola dua jenis KUR untuk mendukung berbagai kebutuhan pelaku usaha. KUR Mikro Bank BRI ditujukan bagi debitur yang membutuhkan modal sampai Rp50 juta tanpa agunan tambahan. Sedangkan KUR Kecil Bank BRI menyediakan pinjaman mulai dari Rp50 juta hingga maksimal Rp500 juta, dengan persyaratan usaha yang lebih ketat. Kedua jenis ini dapat dipakai sebagai modal kerja atau investasi dengan bunga efektif sebesar 6% per tahun.
Syarat Mengajukan KUR BRI
Untuk KUR Mikro, calon debitur harus berstatus individu yang telah menjalankan usaha aktif minimal enam bulan dan tidak sedang memiliki kredit perbankan selain kredit konsumtif. Dokumen administrasi seperti KTP, KK, dan surat izin usaha wajib dilampirkan. Sedangkan untuk KUR Kecil, calon debitur harus memiliki Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau surat izin usaha setara.
Detail Persyaratan Pinjaman
- KUR Mikro memiliki masa pinjaman maksimal 3 tahun untuk kredit modal kerja dan 5 tahun untuk kredit investasi.
- KUR Kecil memberikan masa pinjaman maksimal 4 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk investasi.
- KUR Mikro tidak mengenakan biaya administrasi dan provisi, sementara KUR Kecil mensyaratkan agunan sesuai ketentuan bank.
Cara Pengajuan KUR BRI
Pengajuan dapat dilakukan secara online melalui laman resmi https://kur.bri.co.id dengan langkah pengisian data usaha dan pengunggahan dokumen lengkap. Selanjutnya, debitur menunggu survei dari petugas bank. Selain itu, pengajuan juga bisa dilakukan secara langsung di kantor cabang BRI dengan membawa dokumen persyaratan dan membuka rekening jika belum memilikinya.
Tabel Angsuran KUR BRI Maret 2026
Tabel angsuran KUR BRI ini merupakan panduan simulasi cicilan per bulan sesuai plafon dan tenor yang diambil. Berikut contoh angsuran untuk plafon tertentu dengan tenor 12 hingga 60 bulan:
- Plafon Rp10 juta, cicilan mulai dari Rp865.267 (12 bulan) hingga Rp198.012 (60 bulan).
- Plafon Rp50 juta, cicilan mulai dari Rp4.326.337 (12 bulan) hingga Rp990.060 (60 bulan).
- Plafon Rp100 juta, cicilan mulai dari Rp8.652.675 (12 bulan) hingga Rp1.980.120 (60 bulan).
Calon debitur dianjurkan menggunakan tabel ini untuk memperkirakan beban cicilan tiap bulan dan menyesuaikannya dengan kemampuan finansial usaha.
Dengan kemudahan pengajuan dan bunga yang kompetitif, KUR BRI tetap menjadi pilihan terbaik bagi pengusaha UMKM dalam memperluas usahanya. Melalui pemahaman syarat dan tabel angsuran, pelaku usaha dapat merencanakan pembiayaan dengan matang dan optimal. Perkembangan data penyaluran KUR juga mencerminkan upaya BRI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara inklusif.





