Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) pada awal tahun 2026 mencapai angka yang sangat menggembirakan, menembus sekitar 4 juta ton. Lonjakan ini terjadi berkat upaya agresif pemerintah dalam menyerap produksi gabah dan beras petani lokal melalui Perum Bulog sejak awal tahun.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, menyatakan realisasi penyerapan beras hingga pertengahan Maret hampir mencapai 1 juta ton. Angka ini merupakan bagian dari target nasional sebesar 4 juta ton sepanjang tahun 2026.
Perbandingan Realisasi Penyerapan Beras
Data Bapanas menunjukkan realisasi serapan beras sampai 11 Maret sudah mencapai 963,2 ribu ton. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan kuartal pertama 2025 yang hanya mencapai 719,3 ribu ton. Secara persentase, terjadi kenaikan sekitar 33,9 persen.
Peningkatan serapan beras ini bukan hanya soal volume, tetapi juga mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjaga kesejahteraan petani padi. Hal ini dibuktikan dari perkembangan positif indeks harga yang diterima petani.
Indeks Harga Petani Padi Melesat
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), indeks harga petani padi pada September 2025 mencapai titik tertinggi selama tujuh tahun terakhir, yakni 146,28. Angka ini jauh melampaui puncak indeks pada beberapa tahun sebelumnya, seperti 109,22 pada Desember 2019 dan 137,75 pada Desember 2023.
Pada 2024, indeks tertinggi tercatat di angka 146,08 pada bulan Februari. Sedangkan pada Februari 2026, indeks harga petani berada di level 144,84, sedikit lebih tinggi dibanding Januari 2026 yang sebesar 144,72.
Ketersediaan Cadangan Beras Aman hingga Akhir Tahun
Amran menegaskan bahwa stok cadangan beras pemerintah saat ini dalam kondisi yang sangat aman. Menurutnya, jumlah cadangan saat ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan beras nasional hingga akhir 2026.
Ia juga menambahkan bahwa pencapaian cadangan beras tertinggi ini menegaskan kestabilan sektor pangan Indonesia. Hal ini menjadi jaminan tersedianya pangan pokok yang cukup dan mendorong perlindungan bagi petani padi di dalam negeri.
Ringkasan Data Cadangan Beras Pemerintah 2026
- Target penyerapan beras nasional: 4 juta ton
- Realisasi penyerapan hingga pertengahan Maret: sekitar 1 juta ton
- Kenaikan penyerapan dari periode sama tahun lalu: 33,9%
- Indeks harga petani tertinggi sejak 7 tahun terakhir: 146,28 (September 2025)
- Indeks harga petani Februari 2026: 144,84
Dengan kondisi cadangan beras yang kuat dan harga petani yang stabil, pemerintah optimistis dapat menjaga ketahanan pangan nasional sepanjang 2026. Langkah penyerapan hasil panen serta perhatian terhadap kesejahteraan petani menjadi kunci utama dalam menjaga stok cadangan tetap terjaga dengan baik.
Baca selengkapnya di: www.suara.com






