WOM Finance Bagikan Dividen Rp12,28 per Saham, Ini Jadwal Pembayarannya

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. atau WOM Finance (WOMF) resmi menyetujui pembagian dividen tunai senilai Rp42,76 miliar. Nilai itu setara Rp12,28 per saham dan mencerminkan maksimal 30% dari laba bersih tahun buku 2025.

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 30 Maret 2026. Perseroan kemudian mengumumkan jadwal pembagian dividen kepada publik melalui keterbukaan informasi pada Sabtu, 4 April 2026.

Besaran dividen dan dasar pembagiannya

WOM Finance menyiapkan dividen tunai sebesar Rp42,76 miliar untuk para pemegang saham. Angka itu berasal dari kinerja perseroan pada 2025, ketika WOMF membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp142,55 miliar.

Selain laba, WOMF juga mencatat saldo laba ditahan sebesar Rp1,37 triliun dan total ekuitas Rp1,98 triliun per 31 Desember 2025. Dengan dasar tersebut, perusahaan menilai pembagian dividen masih sejalan dengan kebutuhan penguatan struktur permodalan dan pengembalian nilai kepada investor.

Jadwal pembagian dividen WOM Finance

Berikut jadwal penting yang perlu dicatat investor pemegang saham WOMF:

  1. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 8 April 2026
  2. Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 9 April 2026
  3. Cum dividen di pasar tunai: 10 April 2026
  4. Ex dividen di pasar tunai: 13 April 2026
  5. Recording date: 10 April 2026
  6. Tanggal pembayaran dividen: 4 Mei 2026

Cincin Lisa Hadi, Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan WOMF, mengatakan dividen hanya diberikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada recording date. Ia menyebut batas pencatatan itu berlaku sampai 10 April 2026 pukul 16.00 WIB.

Apa arti cum date, ex date, dan recording date

Bagi investor ritel, tiga istilah ini penting karena menentukan hak atas dividen. Cum date berarti hari terakhir investor masih bisa membeli saham dan tetap berhak menerima dividen, sedangkan ex date menandai hari ketika saham sudah tidak lagi melekat dengan hak dividen.

Recording date adalah tanggal saat emiten mencatat nama pemegang saham yang berhak menerima dividen. Karena itu, investor yang ingin memperoleh dividen WOMF perlu memastikan kepemilikan sahamnya sudah masuk sebelum batas waktu tersebut.

Cara pembayaran dividen kepada pemegang saham

WOM Finance menegaskan pembayaran dividen akan dilakukan melalui Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Jika diperlukan, dana juga dapat ditransfer langsung ke rekening pemegang saham sesuai mekanisme yang berlaku.

Skema ini lazim digunakan emiten di pasar modal karena membuat proses distribusi lebih rapi dan terpantau. Pemegang saham umumnya tidak perlu mengajukan klaim manual selama data rekening efek dan kepemilikan saham tercatat dengan benar.

Sorotan kinerja WOMF pada 2025

Pembagian dividen ini tidak lepas dari performa keuangan WOMF sepanjang 2025. Laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk mencapai Rp142,55 miliar dan menjadi dasar utama keputusan pembagian dividen tunai.

Di sisi lain, posisi ekuitas WOMF yang mencapai Rp1,98 triliun menunjukkan fondasi modal yang masih terjaga. Kondisi ini memberi ruang bagi perusahaan pembiayaan tersebut untuk menyeimbangkan kebutuhan ekspansi bisnis dan pembagian keuntungan kepada pemegang saham.

Hal yang perlu diperhatikan investor

Investor yang memegang saham WOMF menjelang jadwal cum date perlu mencermati tanggal perdagangan agar tidak kehilangan hak dividen. Pembelian saham setelah ex date biasanya tidak lagi memberikan hak atas dividen yang sedang diumumkan emiten.

Bagi pasar, pengumuman dividen kerap menjadi sinyal bahwa sebuah perusahaan memiliki arus laba yang sehat dan mampu menjaga komitmen kepada pemegang saham. Pada kasus WOMF, nilai Rp12,28 per saham menjadi acuan utama bagi investor yang menunggu pembayaran pada 4 Mei 2026.

Baca selengkapnya di: finansial.bisnis.com
Exit mobile version