IHSG Terseret Ke 6.971, Sempat Hijau Lalu Tumbang Di Penutupan

IHSG kembali tertekan pada penutupan perdagangan Selasa, 7 April 2026, dan berakhir di level 6.971. Indeks saham acuan Bursa Efek Indonesia itu turun 18,39 poin atau 0,26% setelah sempat bergerak di zona hijau pada sesi I.

Pergerakan IHSG hari ini berlangsung dalam rentang 6.942 hingga 7.022. Tekanan jual membuat indeks gagal bertahan di atas level psikologis 7.000, meski sempat memberi sinyal penguatan di awal perdagangan.

Perdagangan didominasi saham melemah

Data perdagangan di Bursa Efek Indonesia menunjukkan nilai transaksi harian mencapai Rp13,48 triliun. Volume perdagangan tercatat 27,16 miliar saham dengan frekuensi 1,76 juta kali transaksi.

Di pasar reguler, 250 saham ditutup menguat, 407 saham melemah, dan 158 saham stagnan. Komposisi ini menunjukkan tekanan jual masih lebih besar dibandingkan minat beli, sehingga IHSG kesulitan mempertahankan momentum positif.

Sempat menguat, lalu kembali tertekan

Pada sesi I, IHSG sempat bergerak ke wilayah hijau sebelum berbalik arah. Pola tersebut menandakan pasar masih mencari arah di tengah sentimen yang berubah cepat sepanjang perdagangan.

Pergerakan intraday yang cukup lebar juga mencerminkan kehati-hatian investor. Pelaku pasar cenderung merespons perkembangan eksternal dan menahan posisi saat volatilitas meningkat.

Bursa Asia justru menguat

Di saat IHSG melemah, mayoritas bursa saham Asia ditutup menguat. Penguatan terjadi di tengah lonjakan harga minyak dunia yang ikut memengaruhi sentimen perdagangan regional.

Indeks Nikkei 225 Jepang naik tipis kurang dari 0,1% ke level 53.429,56. S&P/ASX 200 Australia menguat 1,7% menjadi 8.728,80, Kospi Korea Selatan naik 0,8% ke 5.494,78, dan Shanghai Composite bertambah 0,3% ke 3.890,16.

Rangkuman data perdagangan IHSG hari ini

  1. Penutupan IHSG: 6.971
  2. Perubahan harian: turun 18,39 poin atau 0,26%
  3. Rentang perdagangan: 6.942-7.022
  4. Nilai transaksi: Rp13,48 triliun
  5. Volume transaksi: 27,16 miliar saham
  6. Frekuensi transaksi: 1,76 juta kali
  7. Saham menguat: 250
  8. Saham melemah: 407
  9. Saham stagnan: 158

Sentimen regional masih menjadi perhatian investor

Kenaikan harga minyak dunia ikut menjadi salah satu faktor yang dipantau pasar Asia pada perdagangan hari ini. Kondisi tersebut kerap memengaruhi sektor energi, biaya logistik, dan proyeksi inflasi, sehingga investor biasanya menyesuaikan strategi secara lebih selektif.

Di sisi lain, penutupan bursa Hong Kong karena hari libur membuat perdagangan regional berjalan dengan dinamika yang berbeda. Dalam kondisi seperti ini, arah IHSG biasanya tetap sangat dipengaruhi oleh arus modal, pergerakan saham berkapitalisasi besar, dan respons investor terhadap sentimen global.

IHSG yang kembali turun ke 6.971 menegaskan bahwa level 7.000 masih menjadi area psikologis penting bagi pasar saham domestik. Pergerakan pada sesi-sesi berikutnya akan sangat ditentukan oleh respons investor terhadap sentimen global, harga komoditas, dan minat beli di saham-saham utama.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com
Exit mobile version