Harga Pertamax per Sabtu, 11 April 2026, tercatat masih stabil di banyak wilayah Indonesia. PT Pertamina Patra Niaga belum menerapkan perubahan harga baru, sehingga sebagian besar konsumen masih membeli BBM nonsubsidi itu dengan tarif yang mengacu pada ketetapan efektif sejak 1 April 2026.
Bagi pemilik kendaraan pribadi, informasi ini penting karena selisih harga antardaerah tetap muncul meski belum ada penyesuaian nasional. Di wilayah Jawa dan Bali, Pertamax RON 92 masih dijual Rp 12.300 per liter, sementara di beberapa daerah lain harga bisa lebih tinggi tergantung kebijakan wilayah penjualan dan distribusi SPBU.
Harga Pertamax di sejumlah wilayah
Berikut gambaran harga Pertamax yang berlaku di berbagai wilayah Indonesia per 11 April 2026 berdasarkan data Pertamina Patra Niaga:
- Jawa dan Bali: Rp 12.300 per liter
- Riau: Rp 12.900 per liter
- Bengkulu: Rp 12.600 per liter
- Beberapa wilayah lain: Rp 12.600 per liter
- Sejumlah area yang tercatat stabil: Rp 12.300 per liter
Perbedaan harga ini menunjukkan bahwa Pertamax tidak selalu dipasarkan dengan angka yang sama di semua daerah. Faktor logistik, sarana distribusi, dan kebijakan wilayah menjadi salah satu alasan harga bisa berbeda meski produknya sama.
Daftar harga Pertamax terbaru per wilayah
| Wilayah | Harga per Liter |
|---|---|
| Wilayah tertentu | Rp 11.550 |
| Wilayah tertentu | Rp 12.300 |
| Riau | Rp 12.900 |
| Bengkulu | Rp 12.600 |
| Wilayah tertentu | Rp 11.750 |
| Wilayah tertentu | Rp 12.600 |
| Wilayah tertentu | Rp 12.900 |
| Wilayah tertentu | Rp 12.300 |
| Wilayah tertentu | Rp 12.600 |
| Wilayah tertentu | Rp 12.900 |
| Wilayah tertentu | Rp 12.600 |
| Wilayah tertentu | Rp 12.900 |
| Wilayah tertentu | Rp 12.600 |
| Wilayah tertentu | Rp 12.300 |
| Wilayah tertentu | Rp 12.600 |
| Wilayah tertentu | Rp 12.300 |
| Wilayah tertentu | Rp 12.600 |
| Wilayah tertentu | Rp 12.600 |
| Wilayah tertentu | Rp 12.600 |
| Wilayah tertentu | Rp 12.600 |
Data tersebut menggambarkan bahwa harga Pertamax di lapangan masih berada pada rentang yang relatif berdekatan. Di banyak titik, harga tetap bertahan di Rp 12.300 atau Rp 12.600 per liter, meski ada beberapa wilayah yang mencatat tarif Rp 12.900 per liter.
Mengapa harga bisa berbeda antarwilayah
Pertamina Patra Niaga biasanya menyesuaikan harga BBM nonsubsidi dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan wilayah distribusi. Karena itu, harga di satu provinsi bisa tidak sama dengan daerah lain, meski sama-sama menjual Pertamax dengan spesifikasi RON 92.
Konsumen yang rutin mengisi BBM sebaiknya mengecek harga sebelum ke SPBU agar bisa memperkirakan biaya operasional kendaraan dengan lebih akurat. Langkah ini juga membantu pengemudi harian, pelaku logistik kecil, dan pengguna kendaraan pribadi dalam mengatur pengeluaran bahan bakar.
Catatan bagi pengguna kendaraan
Bagi masyarakat di daerah dengan harga Rp 12.900 per liter, selisih pembelian tentu lebih terasa dibanding wilayah yang masih bertahan di Rp 12.300. Dalam penggunaan rutin, perbedaan itu dapat memengaruhi total biaya bulanan, terutama untuk kendaraan dengan mobilitas tinggi.
Sementara itu, bagi daerah yang masih berada di kisaran Rp 12.300 hingga Rp 12.600 per liter, tarif Pertamax pada periode ini menunjukkan kondisi yang cukup stabil. Hingga 11 April 2026, belum terlihat kebijakan baru yang mengubah harga secara umum di SPBU seluruh Indonesia.
