Alamtri Resources Tetapkan Kurs Dividen Final Rp17.245 Per Dolar, Investor Siap Cuan Rp3,40 Triliun

Author: Qoo Media

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menetapkan kurs konversi untuk dividen tunai final tahun buku 2025 sebesar Rp17.245 per dolar AS. Kurs itu mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia pada 29 April 2026 dan menjadi dasar perhitungan pembagian dividen kepada pemegang saham.

Keputusan tersebut membuat total dividen tunai final yang akan dibagikan perseroan mencapai Rp3,40 triliun. Dana itu dialokasikan untuk 28.800.494.200 saham yang beredar, sesuai hasil rapat umum pemegang saham tahunan yang digelar pada 17 April 2026.

Dasar pembagian dividen ADRO

Sekretaris Perusahaan ADRO, Maharani Cindy, menyampaikan bahwa pengumuman kurs dividen ini merupakan tindak lanjut dari keputusan RUPS Tahunan. Dalam keterbukaan informasi, perusahaan menegaskan nilai rupiah final dividen ditetapkan berdasarkan kurs yang berlaku pada acuan Bank Indonesia.

Maharani menyebut total dividen tunai final tahun buku 2025 yang akan disalurkan dalam rupiah mencapai Rp3,40 triliun. Dengan dasar itu, setiap pemegang satu lembar saham ADRO berhak menerima dividen sebesar Rp118,26.

Harga saham ADRO pada posisi cum date 27 April 2026 tercatat di level Rp2.510. Dari angka tersebut, yield dividen final yang terbentuk berada di kisaran 4,71 persen, sehingga kebijakan pembagian ini menjadi salah satu perhatian investor yang mencari imbal hasil dari saham batu bara dan sumber daya alam.

Posisi dividen dalam strategi korporasi

Penetapan kurs dividen final memperlihatkan bagaimana ADRO menjaga kepastian nilai pembagian kepada pemegang saham meski denominasi awalnya menggunakan dolar AS. Mekanisme ini penting karena memberi kejelasan jumlah rupiah yang akan diterima investor domestik.

Kebijakan tersebut juga menunjukkan konsistensi perseroan dalam menyalurkan laba kepada pemegang saham setelah kinerja tahun buku 2025 ditutup. Dengan basis saham beredar yang besar, nilai total dividen yang mencapai Rp3,40 triliun menjadi salah satu distribusi kas yang menonjol di tengah pasar modal.

Di sisi lain, pengumuman dividen ADRO datang bersamaan dengan langkah perusahaan di entitas anak, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR). Anak usaha itu juga mengumumkan rencana pembagian dividen dengan total nilai USD 120 juta setelah mempertimbangkan laba bersih tahun 2025 yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar USD 271,21 juta.

Kepemilikan ADRO di ADMR ikut menguat

ADRO juga terus memperbesar peran strategisnya di ADMR. Pada Oktober 2025, perseroan menambah kepemilikan sebanyak 231 juta lembar saham dengan nilai investasi Rp331,48 miliar.

Tambahan investasi tersebut membuat porsi kepemilikan ADRO di ADMR naik menjadi 85,01 persen. Dalam keterbukaan informasi, langkah itu disebut dilakukan dengan status kepemilikan langsung, yang menandakan posisi ADRO semakin dominan di anak usaha mineral tersebut.

Pergerakan kepemilikan ini relevan karena menunjukkan hubungan erat antara kebijakan dividen induk dan anak usaha. Di saat ADRO menyiapkan distribusi dividen final dalam rupiah, ADMR juga menyiapkan pembagian dividen bagi pemegang sahamnya sesuai jadwal yang telah diumumkan.

Jadwal penting dividen ADMR

Bagi investor ADMR, daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai ditetapkan pada 29 April 2026. Pembayaran dividen untuk emiten mineral tersebut dijadwalkan berlangsung pada 6 Mei 2026.

Adapun rangkaian jadwal dividen ADMR dimulai dari cum dividen pasar reguler dan negosiasi pada 27 April 2026, lalu ex dividen pada 28 April 2026. Setelah itu, cum dividen pasar tunai jatuh pada 29 April 2026 dan ex dividen pasar tunai pada 30 April 2026.

Dengan serangkaian keputusan itu, perhatian pasar kini tertuju pada realisasi distribusi dividen ADRO dan ADMR yang sama-sama melibatkan nilai besar. Penetapan kurs Rp17.245 per dolar AS menjadi kunci yang memastikan dividen final ADRO tersaji dalam nominal rupiah yang jelas bagi pemegang saham.

Terbaru