IHSG kembali tertekan pada pembukaan perdagangan Jumat, 5 Juni 2026, dan langsung bergerak di zona merah. Pada pukul 9.45 WIB, indeks tercatat berada di level 5.722 setelah turun 116 poin atau 1,99%.
Pelemahan itu menunjukkan tekanan jual masih dominan di awal sesi. Level 5.722 kini menjadi area yang dicermati pelaku pasar untuk melihat apakah IHSG mampu bertahan atau justru melanjutkan koreksi.
IHSG Masuk Zona Merah Sejak Awal Perdagangan
Pergerakan awal pasar saham menunjukkan sentimen yang belum membaik. Berdasarkan data yang diterima redaksi, koreksi IHSG terjadi cukup dalam sejak sesi pembukaan.
Penurunan hampir 2% membuat pasar bergerak hati-hati. Kondisi ini biasanya memicu pelaku pasar menimbang ulang posisi, terutama saat tekanan jual berlangsung bersamaan dengan perubahan sentimen yang cepat.
Data Pergerakan IHSG Pukul 9.45 WIB
- Level terakhir: 5.722
- Perubahan poin: -116
- Perubahan persentase: -1,99%
- Mata uang pembayaran: Rupiah
Angka tersebut menegaskan bahwa pelemahan IHSG bukan sekadar fluktuasi kecil. Tekanan yang muncul pada awal perdagangan membuat arah pasar masih rentan berubah mengikuti perkembangan sentimen berikutnya.
Pasar Masih Menunggu Arah Selanjutnya
Pelaku pasar diminta tetap waspada terhadap faktor global dan domestik yang dapat memengaruhi laju indeks. Dalam kondisi seperti ini, pergerakan lanjutan IHSG biasanya sangat bergantung pada seberapa besar tekanan jual bertahan sepanjang sesi.
Data volume perdagangan dan nilai transaksi total juga masih diperbarui seiring berjalannya perdagangan di Bursa Efek Indonesia. Informasi terkini itu penting dipantau karena dapat memberi gambaran apakah pelemahan hari ini hanya terjadi di awal sesi atau berkembang menjadi koreksi yang lebih luas.
Source: mediaindonesia.com