Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair Kemayoran 2026 kini tidak hanya identik dengan belanja produk konsumsi seperti ciki dan elektronik. Di arena pameran terbesar di Indonesia itu, masyarakat juga bisa berburu emas batangan sebagai bagian dari pilihan investasi yang ditawarkan kepada pengunjung.
Tren ini muncul di tengah tingginya minat masyarakat terhadap aset aman atau safe haven saat ekonomi global masih dipenuhi ketidakpastian. Kehadiran pelaku usaha logam mulia di Jakarta Fair menunjukkan bahwa pameran rakyat juga mulai menjadi ruang yang relevan untuk mengenalkan instrumen investasi kepada publik.
Emas Jadi Daya Tarik Baru di PRJ
Galeri 24 menjadi salah satu peserta yang memanfaatkan Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk mendekatkan produk emas ke masyarakat. Kepala Divisi Komersial dan Pengembangan Bisnis Galeri 24, Ihdina Intri Rahma, menyebut pameran seperti Jakarta Fair memberi peluang untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk emas, baik untuk investasi maupun koleksi.
Ia menegaskan keikutsertaan perusahaan di ajang tersebut merupakan bentuk komitmen untuk membuat masyarakat lebih mudah memulai investasi. Galeri 24 juga ingin menghadirkan pilihan perhiasan emas berkualitas dengan harga yang kompetitif.
Diskon dan Hadiah untuk Pengunjung
Selama Jakarta Fair berlangsung, Galeri 24 menyiapkan sejumlah penawaran untuk menarik minat pengunjung. Promo yang tersedia antara lain diskon hingga 2,5 persen untuk koleksi perhiasan emas dan diskon 3,5 persen untuk pembelian koleksi berlian.
Pengunjung yang bertransaksi juga berkesempatan mengikuti undian gatcha dengan berbagai hadiah menarik. Khusus pembelian emas batangan Galeri 24 sebanyak 1 kilogram, pelanggan akan memperoleh hadiah berupa brankas Solingen.
Ajang Belajar Investasi bagi Beragam Kalangan
Jakarta Fair dinilai cocok menjadi tempat memperkenalkan investasi karena mampu menjangkau pengunjung dari banyak latar belakang. Dari pekerja, pelaku usaha, hingga generasi muda, semua bisa menemukan informasi dan pilihan produk yang sesuai dengan kebutuhan finansial masing-masing.
Sejumlah pelaku industri juga menggunakan pameran ini sebagai sarana edukasi. Mereka tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga memberi pemahaman tentang investasi emas dan pengelolaan keuangan agar masyarakat lebih siap dalam mengambil keputusan.
Dorongan Literasi Keuangan
Ihdina melihat meningkatnya perhatian publik terhadap emas sebagai sinyal positif bagi literasi investasi di Indonesia. Menurut dia, minat yang tumbuh ini menunjukkan semakin banyak masyarakat yang mulai memahami pentingnya diversifikasi aset untuk menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.
Jakarta Fair Kemayoran 2026 sendiri berlangsung pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026 di Arena JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat. Ajang ini menghadirkan ribuan peserta dari berbagai sektor, mulai dari UMKM, otomotif, elektronik, kuliner, hingga produk investasi dan keuangan.
