Fullerton Health memastikan akuisisi AdMedika tidak akan diikuti perubahan nama maupun susunan manajemen. Keputusan ini menjadi sinyal bahwa perusahaan asal Singapura tersebut ingin menjaga identitas lokal AdMedika sambil memperkuat bisnisnya di Indonesia.
Langkah itu diambil setelah Fullerton Health resmi merampungkan akuisisi penuh atas AdMedika Group, yang mencakup PT Administrasi Medika (AdMedika) dan TelkoMedika. Proses akuisisi sebelumnya dilakukan melalui penandatanganan Sale and Purchase Agreement (SPA) oleh PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra) selaku anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk pada 2 Juni 2026.
Menjaga merek yang sudah kuat
CEO Fullerton Health Jeff Hsu menegaskan bahwa keberlanjutan bisnis menjadi prioritas utama. Ia menyebut nama AdMedika akan dipertahankan karena merek lokal itu sudah kuat, memiliki kehadiran lama, dan punya hubungan baik dengan pelanggan.
Hsu juga memastikan tim manajemen AdMedika tidak akan dirombak. Menurut dia, perusahaan melihat AdMedika sebagai platform yang baik dengan sumber daya manusia yang berkualitas.
Fullerton Health memilih membangun di atas fondasi yang sudah ada, bukan menggantinya dari nol. Pendekatan ini dinilai penting karena basis konsumen AdMedika sudah mapan di pasar Indonesia.
Fokus pada teknologi dan SDM
Setelah akuisisi, investor baru itu memusatkan perhatian pada penguatan kapasitas perusahaan. Tiga area utama yang disorot adalah pengembangan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pemanfaatan jaringan regional di Asia.
Hsu mengatakan pengembangan kapabilitas lebih penting dibanding perombakan struktur fundamental bisnis yang selama ini sudah berjalan. Integrasi diharapkan bisa membawa operasional AdMedika ke standar yang lebih tinggi.
Salah satu rencana yang disorot adalah pemanfaatan kecerdasan buatan atau AI untuk analisis data pelanggan. Fullerton Health ingin teknologi analisis data dikembangkan agar perusahaan bisa memahami kebutuhan pelanggan secara lebih komprehensif.
Jaringan regional jadi nilai tambah
Selain teknologi, Fullerton Health juga menyiapkan program eksposur regional bagi karyawan. Perusahaan melihat kehadiran lintas negara sebagai bagian penting dari strategi jangka panjang.
Rencana itu mencakup integrasi layanan lintas negara yang memungkinkan pasien dari Indonesia maupun negara Asia lain seperti Singapura dan Filipina mengakses fasilitas medis secara terhubung. Model ini diharapkan memberi nilai tambah tanpa mengganggu identitas pasar domestik.
Hsu merangkum arah strategi perusahaan ke dalam tiga fokus utama, yakni teknologi, pengembangan sumber daya manusia, dan kehadiran regional. Dengan pola ini, Fullerton Health ingin memperkuat layanan sekaligus menjaga karakter AdMedika yang sudah dikenal di pasar lokal.
Masuknya AdMedika Group ke dalam ekosistem baru ini juga mempertegas ekspansi bisnis layanan kesehatan korporasi Fullerton Health di Indonesia. Di saat yang sama, perusahaan berupaya memastikan transisi kepemilikan tidak mengubah wajah AdMedika yang selama ini sudah dikenal oleh pelanggan.
