Taman Budaya BPJS Di Minahasa, Simbol Kolaborasi Baru Dalam Ekosistem JKN

Author: Qoo Media

BPJS Kesehatan meresmikan Taman Budaya di Taman God Bless, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, sebagai ruang publik yang juga memuat pesan edukasi tentang Program JKN. Kehadiran taman ini diarahkan menjadi simbol kolaborasi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem JKN.

Peresmian tersebut menegaskan bahwa penyelenggaraan Program JKN tidak hanya bertumpu pada BPJS Kesehatan, tetapi pada kerja bersama seluruh pihak yang terlibat. Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Vetty Yulianty Permanasari, menyebut JKN sebagai program strategis nasional yang keberhasilannya menjadi tanggung jawab bersama.

Penguatan tata nilai di ruang publik

BPJS Kesehatan menjadikan Taman Budaya ini sebagai bagian dari implementasi Tata Nilai INISIATIF kepada masyarakat. Nilai itu terdiri dari Integritas, Kolaborasi, Pelayanan Prima, dan Inovatif, yang sebelumnya diperkuat melalui Transformasi Mutu Layanan sejak 2023.

Vetty menilai tata nilai tersebut tidak cukup hanya dijalankan di internal lembaga. Ia menegaskan seluruh ekosistem JKN juga perlu memahami dan menerapkannya agar kualitas layanan terus meningkat dan citra Program JKN semakin kuat.

Melalui taman budaya, BPJS Kesehatan ingin menghadirkan media edukasi publik yang mudah diakses masyarakat. Upaya ini juga ditujukan untuk menyamakan pemahaman dan tujuan di antara pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan JKN.

Dukungan daerah dan fungsi edukasi

BPJS Kesehatan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa yang menyediakan lokasi di Taman God Bless. Lokasi tersebut dipandang tepat untuk menghadirkan ruang publik yang bermanfaat sekaligus merepresentasikan kerja sama antarlembaga.

Vetty menyebut taman itu diharapkan menjadi simbol kolaborasi yang mendorong keberhasilan Program JKN. Ia juga menekankan bahwa dukungan stakeholder menjadi kunci untuk menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan setara bagi peserta.

Data yang disampaikan BPJS Kesehatan menunjukkan skala layanan JKN yang sangat besar. Per 1 Juni 2026, kepesertaan JKN disebut telah mencapai lebih dari 285 juta jiwa atau lebih dari 98 persen dari seluruh penduduk Indonesia.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga bekerja sama dengan 23.682 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan 3.221 rumah sakit serta klinik utama di seluruh Indonesia. Angka tersebut menggambarkan luasnya jaringan layanan yang harus dijaga melalui koordinasi antarpihak.

Harapan Pemkab Minahasa

Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, menyampaikan bahwa Taman Budaya BPJS Kesehatan mencerminkan komitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurut dia, keberadaan taman itu tidak hanya memperindah ruang publik, tetapi juga menjadi media edukasi yang membawa nilai positif.

Robby mengapresiasi inisiatif BPJS Kesehatan dan menilai nilai integritas, kolaborasi, pelayanan prima, dan inovatif dapat menjadi semangat bersama dalam membangun masyarakat Minahasa. Ia juga melihat ruang publik ini bisa mendukung pembentukan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Ia menambahkan, taman tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan warga untuk berolahraga, berinteraksi, dan memperoleh edukasi kesehatan. Dalam pandangannya, pemanfaatan ruang publik yang sehat merupakan bagian penting dari upaya promotif dan preventif yang perlu ditanamkan sejak dini.

Simbol kerja bersama dalam ekosistem JKN

Kehadiran Taman Budaya BPJS Kesehatan di Minahasa menunjukkan bahwa penguatan JKN tidak hanya dilakukan lewat layanan administrasi dan fasilitas kesehatan. BPJS Kesehatan juga memakai pendekatan ruang publik untuk membangun kesadaran, kedekatan, dan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai yang menopang program tersebut.

Kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting dari strategi itu, karena penguatan ekosistem JKN membutuhkan dukungan lintas sektor. Di Minahasa, taman budaya ini kini menjadi salah satu wujud nyata upaya bersama untuk menjaga layanan JKN tetap berkualitas dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Source: www.viva.co.id
Terbaru