PALM Siap Bagi Dividen Rp50,34 Miliar, Yield Cuma Sekitar 1%

PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) bersiap menyalurkan dividen tunai untuk tahun buku 2025 setelah mendapat lampu hijau dari para pemegang saham. Emiten yang berada di bawah naungan kongsi Grup Provident, Saratoga, dan Garibaldi “Boy” Thohir itu menetapkan nilai dividen Rp3,20 per saham.

Aksi pembagian laba ini menempatkan PALM sebagai salah satu emiten yang kembali memberi imbal hasil kepada investor di tengah kinerja laba yang besar. Total dividen yang disiapkan perusahaan mencapai Rp50,34 miliar, setara sekitar 27% dari laba bersih perseroan sepanjang 2025 yang tercatat Rp1,85 triliun.

Persetujuan lewat RUPS

Keputusan pembagian dividen disepakati melalui Rapat Umum Pemegang Saham yang digelar pada 17 Juni. Persetujuan itu menjadi dasar bagi perusahaan untuk menjalankan jadwal pembagian dividen kepada para pemegang saham yang berhak.

Dari sisi pasar, besaran dividen tersebut terlihat kecil jika dibandingkan dengan harga sahamnya. Mengacu pada penutupan perdagangan Jumat (19/6/2026) di level Rp316 per saham, yield dividen PALM berada di kisaran 1%.

Struktur kepemilikan saham

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan PT Provident Capital Indonesia masih menjadi pemegang saham pengendali mayoritas PALM dengan porsi 58,02%. Di bawahnya, Garibaldi “Boy” Thohir memegang 10,89% saham, sedangkan Winato Kartono memiliki 7,79%.

Komposisi kepemilikan ini menegaskan posisi kendali yang masih kuat di tangan Provident Capital Indonesia. Di saat yang sama, keterlibatan nama-nama besar di belakang emiten ini terus menjadi perhatian pelaku pasar.

Jadwal dividen bagi investor

PALM juga sudah merilis jadwal resmi pembagian dividen di pasar modal. Tahapan cum dividen dan ex dividen akan berlangsung di pasar reguler, negosiasi, dan pasar tunai sesuai ketentuan yang ditetapkan perusahaan.

Berikut jadwal pelaksanaan dividen PALM untuk tahun buku 2025:

Tahapan aktivitasTanggal pelaksanaan
Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi25 Juni 2026
Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi26 Juni 2026
Cum dividen di pasar tunai29 Juni 2026
Ex dividen di pasar tunai20 Juni 2026
Recording date29 Juni 2026
Pembayaran dividen17 Juli 2026

Investor yang ingin menerima pembayaran wajib tercatat dalam Daftar Pemegang Saham atau berada pada tanggal pencatatan yang sudah ditentukan manajemen. Langkah ini menjadi penentu akhir bagi pemegang saham yang berhak atas dividen tunai PALM.

Dengan dividen Rp3,20 per saham dan total alokasi Rp50,34 miliar, pasar kini menanti implementasi jadwal pembagian yang sudah disiapkan perusahaan. Bagi investor yang memburu pendapatan dari emiten investasi ini, kepastian tanggal menjadi hal utama sebelum hak dividen masuk ke rekening.

Terkait