Kapal Pertamina Pride Lolos dari Selat Hormuz, Pasokan Energi Ke Indonesia Kini Dikebut

Author: Qoo Media

PT Pertamina International Shipping (PIS) memastikan kapal tanker raksasa Pertamina Pride berhasil keluar dengan aman dari Selat Hormuz. Dengan itu, dua kapal PIS yang sempat tertahan di kawasan Teluk Arab akibat eskalasi geopolitik kini sudah bebas dari area konflik.

Kabar ini menjadi penting karena Pertamina Pride membawa beban besar bagi pasokan energi nasional. Kapal jenis Very Large Crude Carrier (VLCC) itu kini bergerak menuju Terminal BBM Cilacap dan dijadwalkan tiba pada 23 Juli 2026.

Dua Kapal PIS Sudah Keluar dari Kawasan Konflik

Sebelumnya, kapal Gamsunoro sudah lebih dulu berhasil dievakuasi dari kawasan yang sama. Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, mengatakan bahwa setelah Gamsunoro, Pertamina Pride juga telah melintasi Selat Hormuz pada malam hari.

“Menyusul keberhasilan kapal Gamsunoro, kapal Pertamina Pride juga telah keluar dari area Teluk Arab dan melintasi Selat Hormuz, semalam. Artinya, kedua kapal milik PIS yang tertahan sejak Maret lalu kini bisa kembali melanjutkan perjalanan dan beroperasi seperti biasa,” ujar Vega dalam keterangan tertulis, Kamis (9/7/2026).

Evakuasi Dilakukan dengan Penilaian Risiko Ketat

Menurut PIS, pergerakan Pertamina Pride dilakukan secara taktis mulai Selasa (7/7/2026) pukul 13.00 waktu Dubai atau 16.00 WIB. Titik paling krusial di Selat Hormuz kemudian berhasil dilewati pada Rabu (8/7/2026) dini hari pukul 00.15 WIB.

Keberhasilan itu tidak terjadi begitu saja. PIS menerapkan penilaian risiko yang ketat dan puluhan persyaratan berlapis sebelum kapal diberi lampu hijau untuk bergerak.

Persyaratan tersebut mencakup pembaruan asuransi, kesiapan teknis, kesiapan operasional, kesiagaan kru, dan jaminan keamanan. Sepanjang pelayaran keluar, posisi kapal juga dipantau tanpa henti selama 24 jam melalui koordinasi antara awak kapal dan tim crisis center PIS di darat.

Kapal Status Rute Terakhir Keterangan
Gamsunoro Sudah dievakuasi Keluar dari kawasan konflik Teluk Arab Lebih dulu berhasil meninggalkan area berisiko
Pertamina Pride Berhasil keluar aman Melintasi Selat Hormuz menuju Indonesia Memuat hingga 2 juta barel minyak mentah

Menuju Cilacap untuk Perkuat Pasokan Nasional

Pihak manajemen memastikan seluruh kru dan awak kapal dalam kondisi sehat dan aman. Pertamina Pride kini langsung memacu kecepatannya menuju Indonesia untuk memperkuat pasokan energi nasional.

Kapal tersebut membawa kapasitas angkut hingga 2 juta barel minyak mentah. Dengan proyeksi pelayaran 15 hari, Pertamina Pride dijadwalkan bersandar di Terminal BBM Cilacap pada 23 Juli 2026.

PIS juga menegaskan akan terus memantau dinamika keamanan jalur maritim internasional dan memperkuat sinergi lintas otoritas agar keselamatan operasional distribusi logistik tetap terjaga. Perusahaan turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar RI di Tehran, dan seluruh pihak yang membantu proses itu.

Source: www.suara.com
Terbaru