Cashless Bukan Cuma Praktis, QRIS Kini Ikut Bantu Kontrol Pengeluaran Harian

Author: Qoo Media

Gaya hidup tanpa uang tunai membuat pembayaran digital makin dekat dengan rutinitas harian. Dari membeli kopi, membayar parkir, makan siang, hingga belanja kebutuhan kecil, transaksi kini sering selesai hanya dengan memindai QRIS.

Di balik kemudahan itu, pembayaran digital juga mulai dipakai sebagai alat bantu mengelola keuangan. Setiap transaksi yang tercatat otomatis memberi gambaran yang lebih jelas tentang ke mana uang harian mengalir.

Data OVO menunjukkan 99% transaksi pengguna di merchant offline dilakukan menggunakan QRIS. Angka ini menegaskan bahwa QRIS sudah menjadi metode pembayaran utama untuk transaksi tatap muka.

Temuan Angka Makna
Transaksi offline OVO memakai QRIS 99% QRIS dominan untuk pembayaran tatap muka
Transaksi makanan dan minuman via QRIS OVO di bawah Rp25.000 42% QRIS banyak dipakai untuk kebutuhan kecil harian

Menariknya, sekitar 42% transaksi makanan dan minuman melalui QRIS OVO bernilai di bawah Rp25.000. Pola ini menunjukkan bahwa pembayaran digital tidak lagi identik dengan transaksi besar, melainkan juga kebutuhan kecil seperti kopi, camilan, makan siang, dan parkir.

QRIS Makin Dekat dengan Kebutuhan Sehari-hari

Head of Strategy, Integrated Marketing Communication, Transport, OVO & Bank, Asep Haekal, mengatakan QRIS kini bukan hanya dipakai untuk transaksi besar. Ia menyebut layanan itu juga semakin relevan dengan kebiasaan masyarakat yang makin cashless.

“QRIS kini bukan hanya digunakan untuk transaksi besar, tetapi juga semakin dekat dengan kebutuhan harian pengguna, termasuk transaksi bernilai kecil seperti membeli makanan, minuman, hingga membayar parkir. Melalui QRIS OVO, kami ingin menghadirkan pengalaman pembayaran yang praktis, aman, dan relevan dengan kebiasaan masyarakat yang semakin cashless,” ujar Asep.

Pergeseran ini membuat QRIS tidak lagi sekadar alat bayar. Bagi banyak pengguna, fitur histori transaksi di aplikasi justru menjadi nilai tambah karena semua pengeluaran tercatat otomatis dan mudah dilihat kembali.

Histori Transaksi Membantu Mengontrol Pengeluaran

Catatan transaksi membantu pengguna mengenali pola belanja harian, mulai dari transportasi, kopi, makanan, hingga hiburan. Dengan rutin mengecek histori, pengguna bisa menilai apakah pengeluaran masih sesuai anggaran yang sudah disusun.

Kebiasaan sederhana ini penting karena transaksi kecil yang dilakukan berulang dapat berdampak besar jika tidak dipantau. Karena itu, menjadi smart spender tidak berarti menghindari pembayaran digital, tetapi memanfaatkannya secara lebih bijak agar pengeluaran tetap terencana.

Kemudahan lain dari QRIS adalah pengguna tidak perlu lagi menyiapkan uang pas atau menunggu kembalian. Pembayaran dilakukan sesuai nominal transaksi melalui aplikasi, sehingga prosesnya lebih cepat dan praktis untuk kebutuhan harian.

Jangkauan Luas dan Manfaat Tambahan

QRIS juga dipakai di berbagai merchant, mulai dari pusat perbelanjaan, restoran, coffee shop, ritel modern, UMKM, hingga pembayaran parkir. Dengan jangkauan yang luas, masyarakat bisa memakai satu metode pembayaran untuk banyak kebutuhan tanpa bergantung pada uang tunai.

OVO juga menawarkan nilai tambah lewat promo dan OVO Points sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. OVO Points merupakan poin yang diperoleh dari berbagai transaksi menggunakan OVO dan dapat dimanfaatkan untuk membantu pembayaran pada transaksi berikutnya.

Promo pun bisa menjadi manfaat tambahan selama digunakan untuk transaksi yang memang sudah direncanakan. Pengguna tetap perlu memperhatikan syarat dan ketentuan, periode promo, serta merchant yang berpartisipasi agar keuntungan yang didapat benar-benar relevan dengan kebutuhan.

Pada akhirnya, era cashless tidak hanya memudahkan pembayaran, tetapi juga memberi ruang bagi pengguna untuk lebih disiplin memantau pengeluaran. Dengan histori transaksi, promo yang tepat, dan penggunaan OVO Points secara bijak, kebiasaan belanja harian bisa tetap praktis tanpa kehilangan kontrol.

Source: mediaindonesia.com
Terbaru