Biaya Pendidikan Makin Mahal, Danamon Buka Jalan Dana Sekolah Anak Lebih Terencana

Kenaikan biaya pendidikan membuat banyak keluarga perlu menata ulang rencana keuangan sejak awal. Danamon melihat kebutuhan itu sebagai peluang untuk menghadirkan solusi yang tidak hanya membantu pendanaan, tetapi juga memberi perlindungan bagi rencana pendidikan anak.

Melalui kolaborasi dengan Universitas Prasetiya Mulya dan PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, bank tersebut meluncurkan Danamon Prasmul EduWealth. Layanan ini dirancang untuk menggabungkan perencanaan pendidikan, pendanaan, dan perlindungan dalam satu ekosistem.

Biaya Pendidikan Naik, Perencanaan Tak Bisa Ditunda

Consumer Funding & Wealth Business Head Danamon Ivan Jaya mengatakan biaya pendidikan yang terus meningkat membuat keluarga perlu mempersiapkan dana sejak dini. Menurut dia, perencanaan yang lebih awal membantu orang tua menyiapkan kebutuhan pendidikan anak secara lebih terarah.

“Pendidikan merupakan salah satu investasi terpenting bagi masa depan keluarga. Seiring meningkatnya biaya pendidikan dari tahun ke tahun, perencanaan yang dilakukan sejak dini, termasuk perencanaan keuangan, menjadi semakin penting agar orang tua dapat mempersiapkan kebutuhan pendidikan anak secara lebih terarah,” kata Ivan dalam keterangannya, Senin (13/7/2026).

Ivan menambahkan bahwa Danamon Prasmul EduWealth ditujukan untuk membantu nasabah menyiapkan kebutuhan dana pendidikan secara bertahap dan terencana dengan solusi keuangan yang holistik.

Data BPS Menunjukkan Tekanan Biaya yang Terus Bergerak Naik

Berdasarkan data Statistik Penunjang Pendidikan Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata biaya pendidikan jenjang SMA naik dari sekitar Rp 4,6 juta pada 2018 menjadi sekitar Rp 10,2 juta pada 2024. Sementara itu, rata-rata biaya pendidikan tinggi yang sempat menurun kembali naik menjadi sekitar Rp 19 juta pada 2024.

Tren ini membuat perencanaan pendidikan dinilai tidak lagi cukup hanya dengan menabung. Keluarga juga perlu mempertimbangkan perlindungan terhadap risiko yang dapat mengganggu keberlanjutan pendidikan anak.

Jenjang PendidikanBiaya 2018Biaya 2024
SMARp 4,6 jutaRp 10,2 juta
Pendidikan tinggiTidak disebutkanRp 19 juta

Kolaborasi Pendidikan, Perbankan, dan Asuransi

Ivan menilai kolaborasi antara sektor pendidikan, perbankan, dan asuransi dapat membantu keluarga menyusun rencana pendidikan yang lebih komprehensif. Mulai dari penetapan tujuan pendidikan, pengelolaan pendanaan, hingga perlindungan atas risiko, semuanya diharapkan bisa berjalan dalam satu rangkaian yang lebih rapi.

“Sebagai mitra keuangan terpercaya, Danamon berkomitmen menghadirkan solusi yang membantu nasabah mencapai berbagai tujuan finansial jangka panjang,” kata dia. “Kami berharap kolaborasi ini dapat mendorong lebih banyak keluarga Indonesia membangun kebiasaan perencanaan keuangan yang disiplin demi mewujudkan cita-cita pendidikan anak.”

Perlindungan Jadi Bagian Penting Dari Rencana Jangka Panjang

Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia Lauren Sulistiawati mengatakan perencanaan pendidikan jangka panjang juga memerlukan perlindungan agar keluarga tetap siap menghadapi risiko yang tidak terduga. Ia menegaskan bahwa rencana seperti ini perlu disusun secara menyeluruh.

“Pendidikan anak merupakan salah satu tujuan penting bagi banyak keluarga,” kata Lauren. “Namun, rencana jangka panjang seperti ini perlu disiapkan secara lebih menyeluruh, termasuk melalui perlindungan yang dapat membantu keluarga tetap memiliki kesiapan finansial saat menghadapi risiko kehidupan,” ujarnya.

Pendidikan Berkualitas Butuh Persiapan Matang

Ketua Pengurus Yayasan Prasetiya Mulya Prof. Dr. Djisman S. Simandjuntak mengatakan pendidikan yang berkualitas membutuhkan persiapan yang matang. Menurut dia, keputusan pendidikan anak tidak seharusnya hanya ditentukan oleh kemampuan finansial keluarga pada satu waktu tertentu.

Djisman juga menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor diperlukan agar keluarga bisa menyusun perencanaan pendidikan yang lebih terarah di tengah meningkatnya tantangan biaya pendidikan dan kebutuhan kompetensi di masa depan. “Kami percaya bahwa pendidikan bukan hanya tentang memilih universitas terbaik, tetapi juga tentang memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih potensi terbaiknya,” tegasnya.

Source: money.kompas.com
Terkait