Mutasi Pejabat Kementerian PU Dipastikan Bukan Gara-gara Dokumen Bocor

Author: Qoo Media

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan mutasi pejabat di lingkungannya bukan dipicu oleh kebocoran dokumen rencana perjalanan Menteri PU Dody Hanggodo ke Amerika Serikat. Sumber internal kementerian menyebut pergeseran ASN itu murni bagian dari penyegaran organisasi.

Di tengah ramainya spekulasi di media sosial, kementerian memastikan daftar lebih dari 100 nama ASN yang beredar bukanlah satu gelombang mutasi tunggal. Daftar itu disebut merupakan akumulasi dari sejumlah proses mutasi yang sudah berjalan sejak tahun lalu.

Penyegaran Organisasi, Bukan Reaksi atas Polemik

Sumber internal Kementerian PU kepada Suara.com mengatakan isu mutasi tidak berkaitan dengan dokumen yang bocor. Menurut dia, ada pejabat yang sudah lama menjabat sehingga rotasi diperlukan agar organisasi tidak jenuh.

“Sebenarnya isu mutasi itu bukan kaitannya sama dokumen bocor. Enggak ada hubungannya. Lebih kepada penyegaran di ASN aja. Ada yang sudah sekian tahun menjabat. Jadi biar tidak jenuh,” kata sumber tersebut di Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Pernyataan itu muncul setelah kementerian sebelumnya ramai dibicarakan karena ancaman sanksi terhadap pihak internal yang diduga membocorkan surat rencana perjalanan Dody beserta keluarganya. Isu mutasi lalu ikut melebar di media sosial dan memicu berbagai spekulasi baru.

Daftar ASN yang Beredar Disebut Gabungan Beberapa Proses

Menurut sumber yang sama, daftar lebih dari 100 ASN yang beredar tidak bisa dibaca sebagai satu keputusan besar dalam satu waktu. Sejumlah nama di dalamnya bahkan disebut sudah pensiun atau dipindahkan ke jabatan lain yang lebih baik, karena prosesnya memang berlangsung bertahap.

Fakta Utama Keterangan
Alasan mutasi Penyegaran organisasi dan rotasi ASN
Daftar yang beredar Gabungan dari beberapa proses mutasi sejak tahun lalu
Kaitan dengan dokumen bocor Disebut tidak ada hubungannya
Status Sekjen Apri Artoto masih aktif menjalankan tugas

“Itu dari beberapa kali proses mutasi. Dari tahun lalu. Ada yang sudah pensiun, ada yang dimutasi terus dapat jabatan yang lebih baik. Jadi yang bilang 118 atau 100 lebih dimutasi gara-gara dokumen bocor, itu goreng-gorengan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa proses mutasi tersebut sudah dimulai jauh sebelum isu kebocoran dokumen mencuat. Karena itu, narasi yang menghubungkan keduanya disebut tidak tepat.

Apri Artoto Disebut Masih Menjabat Sekjen

Sumber internal itu turut membantah kabar bahwa Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto ikut dicopot. Hingga kini, kata dia, Apri masih aktif bekerja sebagai sekjen kementerian.

“Enggak ada. Pak Sekjen masih ada di sini, masih kerja beliau. Kalau nyopot Sekjen kan mesti lewat keppres. Enggak bisa sembarangan copot-copot sekjen,” ujarnya.

Isu mengenai Apri sebelumnya ikut menyebar di ruang publik, termasuk kabar bahwa ia akan dipindahkan ke Papua. Namun, sumber internal Kementerian PU menegaskan kabar itu tidak sesuai dengan kondisi yang sedang berjalan.

Sebelumnya, Kementerian PU memang menjadi sorotan setelah muncul kabar gelombang mutasi dan demosi secara besar-besaran. Di saat yang sama, polemik kebocoran surat perjalanan dinas Menteri PU ke Amerika Serikat membuat situasi semakin ramai dibahas.

Dokumen yang beredar memuat nama anggota keluarga menteri dalam proses pengurusan visa dan memicu spekulasi luas di media sosial. Namun, kementerian menempatkan mutasi ASN sebagai urusan internal yang sudah berjalan lebih dulu, bukan reaksi atas kebocoran dokumen tersebut.

Source: www.suara.com
Terbaru